Monday, February 10, 2020

Kelebihan dan Kekurangan Tinggal di Apartemen


Saat ini bisa dibilang cukup jarang mendapatkan perumahan di tengah kota terutama di kota-kota besar dan metropolitan. Hal ini dikarenakan ketersediaan lahan yang terbatas dan harganya yang relatif lebih tinggi ketimbang di lahan-lahan pinggiran. Apa saja kelebihan dan kekurangan tinggal di apartemen? Yuk simak kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Tinggal di Apartemen

Berdekatan dengan lokasi kerja
Para pengembang biasanya memilih lokasi pembangunan apartemen di tempat-tempat strategis yang dekat dengan pusat perkantoran, pendidikan, dan pusat pemerintahan.

Kalangan pengembang tahu betul pasar hunian apartemen akan banyak dicari oleh para pekerja kantoran, mahasiswa, hingga kalangan pegawai negeri sipil (PNS) yang ingin tinggal berdekatan dengan lokasi mereka bekerja.

Harga relatif lebih rendah
Harga apartemen relatif lebih rendah dibandingkan dengan rumah tapak. Sebab, konsumen apartemen hanya membeli bangunan saja. Sementara konsumen rumah tapak membeli bangunan beserta lahan atau tanahnya.

Dari sini bisa dibedakan mana yang lebih mahal dan mana yang lebih murah harganya. Artinya membeli hunian tanpa lahan akan jauh lebih rendah dibanding rumah biasa.

Tak direcoki tetangga
Bagi Anda yang biasa risih dengan recokan tetangga, maka memilih tinggal di apartemen merupakan pilihan tepat. Kebanyakan para penghuni yang tinggal di apartemen biasanya tak mau ikut campur urusan tetangganya. Berbeda dengan tinggal di rumah tapak, biasanya sebagian para tetangga ingin serba tahu urusan orang lain.

Keamanan cukup maksimal
Tinggal di apartemen sejauh ini memang cukup aman. Lantaran, personel keamanan yang boleh dibilang cukup maksimal selama 24 jam. Selain itu, biasanya juga pihak pengelola apartemen memasang CCTV di setiap area.

Kemanan di apartemen ini biasanya cukup ketat. Karena, setiap orang yang masuk harus melewati beberapa tahapam penjagaan petugas.

Fasilitas lumayan banyak
Tinggal di apartemen juga memiliki kelebihan dari segi fasilitas antara lain kolam renang, lobi, lapangan tenis, taman hingga arena bermain anak.

Fasilitas-fasilitas tersebut mungkin jarang ditemukan jika Anda membeli rumah biasa di perumahan tapak pada umumnya. Fasilitas lain yang juga sering diberikan pihak pengelola adalah adanya wifi gratis di titik-titik tertentu.


Kekurangan Tinggal di Apartemen

Tak punya lahan sendiri
Namun, selain banyak kelebihan yang bisa dinikmati ketika tinggal di apartemen, Anda juga akan mengalami beberapa kekurangannya yakni Anda tidak punya tanah sendiri.

Jika tinggal di rumah tapak Anda bisa membuat taman atau mempercantik area lahan yang tersisa, maka tidak demikian ketika Anda tinggal di apartemen. Karena tidak ada lahan sama sekali, maka Anda tidak bisa berbuat banyak untuk mengotak-atik lahan yang ada.

Jarang berinteraksi sosial
Bagi Anda yang biasa hidup bermasyarakat atau berinteraksi dengan tetangga, maka dipastikan jika Anda tinggal di apartemen akan jarang berkomunikasi dengan tetangga.

Para penghuni apartemen cenderung senang menghabiskan waktunya di dalam ruangan ketimbang bercengkrama bersama tetangga. Kalau pun ke luar ruangan, biasanya mereka nongkrong di lobi atau ke mal-mal terdekat.

Biaya perawatan lumayan lebih tinggi
Kekurangan dari apartemen ini juga membebankan kepada penghuni untuk mengeluarkan kocek lebih besar untuk biaya perawatan seperti biaya listrik, air, kebersihan hingga biaya langganan parkir.

Berbeda dengan tinggal di rumah tapak, Anda tidak perlu bayar parkir karena sudah punya garasi sendiri. Anda juga tidak perlu bayar biaya air karena Anda bisa membuat pompa sendiri atau juga bisa berlangganan PDAM yang jauh lebih murah.

Ruang terbatas
Seperti dikatakan di atas, tinggal di apartemen memang serba terbatas. Ruang yang ditempati merupakan keseluruhan bangunan. Yang tersisa paling hanya ruang untuk menjemur pakaian.

Dengan demikian, Anda tidak akan punya halaman rumah, taman atau teras yang bisa Anda gunakan. Berbeda jika Anda tinggal di rumah tapak yang memiliki banyak ruang untuk bisa dinikmati.

Gangguan sinyal telekomunikasi
Tak jarang para penghuni apartemen kesulitan mendapatkan sinyal telekomunikasi. Ini disebabkan karena bangunan apartemen yang tinggi berdampak pada jaringan yang masuk ke ruangan apartemen Anda.

Akses cukup sulit
Para penghuni apartemen biasanya berlomba-lomba mendapatkan unit lokasi yang paling bawah. Semakin mereka mendapatkan lantai paling bawah, maka semakin memudahkan mobilitas mereka.

Namun, bagi yang tidak kebagian unit di lantai bawah, para penghuni harus rela tinggal di apartemen di lantai-lantai atas. Ini artinya, mereka harus melewati lift untuk sampai ke apartemen yang ditempati.

Semakin tinggi lantai gedung maka semakin lama penghuni sampai di apartemennya. Beruntung jika lift yang digunakan lancar. Tak jarang kejadian lift apartemen macet dan tidak berfungsi sehingga mengharuskan para penghuni menggunakan tangga konvensional.


Sumber :
https://www.cekaja.com/info/kelebihan-dan-kekurangan-tinggal-di-apartemen/

Pertimbangan Sebelum Memilih Apartemen atau Rumah


Membeli properti butuh biaya besar sehingga harus dipikirkan dengan matang. Sebelum membeli properti, pertimbangkan properti seperti apa yang dibutuhkan dan di mana lokasi yang diinginkan. Jenis hunian yang Anda beli sudah tentu akan ditempati dalam waktu yang lama.

Umumnya properti yang digunakan sebagai hunian terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • Hunian vertikal, seperti apartemen, rumah susun, atau kondominium.
  • Rumah tapak.

Dasar keputusan membeli jenis hunian adalah kebutuhan dan tujuan jangka panjang seperti apa yang ingin dicapai. Sebab hak dan kewajiban yang terkait dengan hunian vertikal dan rumah tapak tidaklah sama. Bahkan, ada perbedaan antara rumah tapak dan hunian vertikal yang menambah atau mengurangi daya tarik masing-masing. Membeli tempat yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan adalah pertimbangan yang penting.

Pertimbangan umum yang biasanya digunakan sebelum membeli hunian, di antaranya:
  • Lokasi dan biaya.
  • Luas bangunan yang diinginkan.

Pentingnya memerhatikan pertimbangan di atas karena rumah akan menjadi tempat yang akan dihuni dalam jangka waktu yang lama.


Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Apartemen atau Rumah
Sebelum memilih jenis hunian yang ingin dibeli, ada baiknya juga mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

1. Pahami Status Hak Milik Rumah dan Apartemen
Status hak milik rumah dan apartemen perlu diketahui lebih dulu oleh calon pembeli. Membeli rumah tapak sama artinya dengan memiliki rumah dan tanahnya sekaligus. Sementara membeli apartemen, Anda hanya memiliki ruangan di dalamnya.

Paling tidak Anda juga bisa menikmati fasilitas yang disediakan untuk digunakan secara bersama-sama dengan penghuni lain. Istilahnya adalah kepemilikan bersama (strata title).

2. Pertimbangkan Proses dan Biaya Pemeliharaan
Membeli rumah berarti Anda bertanggung jawab untuk semua perawatannya. Ini tentu ada kaitannya dengan biaya perawatan. Sementara membeli apartemen, pengelola yang bertanggung jawab untuk pemeliharaannya. Besarnya biaya yang dikeluarkan tergantung pada kebijakan pengelola apartemen tersebut.

3. Fitur Komunitas Apartemen Lebih Tertata dengan Rapi
Membeli dan tinggal di apartemen memiliki kelebihan seperti fitur komunitas. Fitur yang dimaksud di sini semisal lapangan tenis, kolam renang, atau fasilitas berbasis masyarakat lainnya yang menjadi lebih mudah digunakan dan dipelihara. Sementara jika membeli rumah tradisional, fitur tersebut akan mengeluarkan biaya yang mahal karena dari pembangunan hingga pemeliharaan ditanggung sendiri.


Pertimbangkan Hal Ini Juga Sebelum Membeli
Sebelum membeli jenis hunian, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing. Di bawah ini adalah sejumlah tips yang bisa dijadikan pedoman.
  • Pertimbangkan lokasi, apakah rumah atau apartemen yang ingin Anda beli itu berlokasi strategis atau tidak.
  • Bandingkan harga untuk mendapatkan harga terbaik sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan.
  • Pertimbangkan tujuan, apakah untuk tempat tinggal atau Investasi. Apa pun tujuannya, sebenarnya membeli properti tak ada ruginya karena harga properti selalu naik. Anda bisa memanfaatkan KPR bila tidak punya dana utuh.
  • Pertimbangkan fasilitas yang ditawarkan, misalnya apakah properti yang ingin dibeli memiliki fasilitas yang lengkap, seperti sport center hingga supermarket.
  • Pertimbangkan keamanan dan perawatan. Apartemen dengan fasilitas tambahan semisal fasilitas lift membuat penghuni apartemen mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Perhatikan juga segi keamanannya, apakah rawan bencana alam, gempa, dekat bandara, banjir, dan lain sebagainya.
  • Cek legalitas pengembang properti untuk menghindari kerugian akibat properti yang dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan atau sengketa hukum lainnya. Untuk rumah, sertifikat Surat Hak Milik (SHM) sudah pasti harus ada. Sementara untuk apartemen, hanya diberikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang batas waktu penggunaannya hanya sampai 20 tahun.
  • Perhatikan privasi. Apartemen lebih terjaga privasinya dibandingkan rumah. Namun, kelebihan rumah adalah Anda lebih mudah bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya.

Dengan mempertimbangkan faktor di atas, setidaknya Anda akan lebih spesifik lagi menentukan jenis hunian yang ingin dibeli.


Pertimbangkan Perbandingan Antara Apartemen dan Rumah

Jika Anda masih juga bingung menentukan apakah akan membeli apartemen atau rumah, coba perhatikan keuntungan membeli rumah dan apartemen berikut ini. Pilih mana yang lebih mendominasi keinginan Anda. Jika sudah, Anda bisa memutuskan untuk membeli hunian yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan tentunya.

Keuntungan Memiliki Apartemen
1. Lokasi Lebih Mudah Dijangkau Karena Strategis dan Dekat Perkantoran
Apartemen sangat cocok bagi Anda yang memiliki mobilitas yang tinggi. Biasanya lokasi apartemen berada di tempat-tempat yang strategis di wilayah perkotaan sehingga dari segi akses akan jauh lebih cepat dan mudah.

2. Fasilitas Lebih Komplet dan Mewah
Pada umumnya, fasilitas mewah dan lengkap merupakan daya tarik yang ditawarkan apartemen. Fasilitas standar yang biasanya diberikan pengelola apartemen, di antaranya lapangan tenis, kolam renang, pusat kebugaran, tempat spa atau sauna, dan lain sebagainya.

3. Alasan Praktis Sering Kali Menjadi Tujuan Utama Membeli Apartemen
Apartemen memang memberikan solusi gaya hidup praktis bagi pembelinya. Sebab semua fasilitas yang berhubungan dengan kebersihan dan pemeliharaan gedung akan menjadi tanggung jawab pihak pengelola. Pemilik apartemen hanya cukup membayar service charge saja. Dan perlu diingat biaya tersebut tidak termasuk dalam biaya KPA bila memiliki apartemen dengan dicicil.

4. Memiliki Apartemen Meningkatkan Prestise bagi Pemiliknya
Maraknya iklan di media seolah memberikan dukungan bahwa apartemen adalah simbol kesuksesan, bentuk kemandirian finansial, dan juga status sosial yang tinggi. Jika dilihat dari lokasi dan fasilitas yang diberikan apartemen yang hampir mirip dengan hotel, memang persepsi seperti ini tidak ada salahnya.


Setelah mengetahui keuntungan membeli apartemen, Anda bisa membandingkannya dengan keuntungan membeli rumah seperti di bawah ini.

Keuntungan Memiliki Rumah
1. Membeli Rumah Artinya Membeli Lahan Juga
Dengan membeli rumah, Anda memiliki lahan untuk membuat tata ruang yang menarik, seperti taman, ruang bermain anak, tempat untuk bersantai, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga dapat mengubah bentuknya sesuai dengan keinginan. Hal ini tidak bisa terjadi pada apartemen yang biasanya ruangnya terbatas dan lahannya milik bersama.

2. Rumah Punya Keunggulan Mudah Dijual Kembali
Rasa jenuh tinggal di apartemen menyebabkan rumah makin lama makin diminati masyarakat. Selain mudah untuk dijual kembali, sertifikat rumah juga bisa digadaikan saat Anda membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak.

3. Pemilik Rumah Merasa Lebih Nyaman Karena Punya Dua Legalitas
Pemilik rumah lebih terjamin karena punya dua kepemilikan, yaitu rumah dan tanah dalam bentuk sertifikat yang legal. Kemudahan dalam mengelola rumah dari sisi anggaran keuangan membuat rumah lebih fleksibel untuk perencanaan keuangan jangka panjang.


Sumber :
https://www.cermati.com/artikel/lebih-baik-membeli-apartemen-atau-rumah-ini-jawabannya