Sunday, September 19, 2021

Mengatasi Hawa Panas di Rumah

7 Tujuh Cara Mengatasi Hawa Panas di Rumah

20/09/2021, 10:39 WIB 

Memiliki rumah yang nyaman merupakan impian setiap orang. Salah satu faktor kenyamanan adalah suhu. Rumah yang panas tentu tidak nyaman untuk ditinggali. Banyak orang mengatasinya dengan menggunakan AC yang pastinya memakan banyak biaya. 

Namun, ternyata ada beberapa cara untuk mengurangi panas pada rumah melalui desain yang tepat.  

Berikut adalah tujuh cara mengatasi rumah ketika menghadapi panasnya udara. 


1. Gunakan Kaca anti ultra violet 

Bangun tidur dengan sinar matahari yang lembut dari jendela bisa terasa menyenangkan. Namun, matahari sore yang panas dapat secara drastis meningkatkan suhu rumah. 

Untuk mengatasi itu, bisa menggunakan kaca anti UV untuk jendela, memiliki e-coating rendah untuk melindungi rumah dari panas. E-coating rendah memantulkan sinar inframerah, dan sinar UV tetapi memungkinkan spektrum cahaya yang terlihat melalui jendela. 

Anda dapat membuka tirai untuk membiarkan sinar matahari masuk tanpa mendapatkan efek panas dan radiasi matahari yang merusak rumah. 


2. Pilih warna cat netral 

Warna yang lebih gelap menyerap lebih banyak panas karena menyerap lebih banyak energi dari lingkungan. Agar rumah Anda tetap sejuk di tengah terik panasnya matahari, pilih warna-warna seperti putih, krem, biru pucat, atau merah muda. Warna-warna ini tidak hanya memantulkan cahaya tetapi juga membuat rumah terkesan lebih luas. 


3. Menanam tanaman penyerap kelembaban 

Tanaman seperti palem, pakis, anggrek, sirih gading, anthurium, ficus lyrata, lidah mertua merupakan tanaman yang menyukai kelembapan dan bertindak sebagai penurun kelembapan alami. 

Dedaunannya yang hijau dan lebat dikenal sebagai penyerap kelembapan dari udara. Terlepas dari kualitas ini, tanaman hias bertindak sebagai pembersih udara alami dan menambah suasana ke rumah Anda. 


4.  Pasang ventilasi 

Anda perlu meningkatkan aliran udara di rumah anda jika anda ingin mendinginkannya dengan benar. Udara pengap dan tercemar yang beredar di rumah dapat membuat anda merasa lembab dan tidak nyaman. Anda dapat memasang kipas angin di area dengan kelembapan tinggi seperti kamar mandi, ruang cuci, dan dapur. 

Buka jendela di pagi dan sore hari untuk membiarkan udara segar masuk. Selain itu, pasang ventilasi di loteng anda untuk menciptakan aliran udara ke atas. Udara dingin mengalir melalui ventilasi sementara udara yang lebih hangat naik dari rumah anda dan keluar dari ventilasi. 


5. Gunakan bahan tahan Air untuk atap 

Jika atap Anda terbuat dari bahan yang cepat panas dan mengakumulasi kelembaban, ganti dengan genteng yang tahan terhadap air, bernama genteng glazur. Genteng tersebut dapat melindungi dari panas dan kelembapan. 


6. Gunakan insulasi yang terbaik untuk iklim panas dan lembab  

Tidak semua insulasi cocok untuk iklim panas. Insulasi selulosa, misalnya, memiliki kekuatan untuk menyerap kelembaban dan dapat menyebabkan pertumbuhan jamur. Papan busa dan fiberglass cocok untuk perlindungan terhadap kelembaban dan kerusakan jamur. 

Untuk meminimalkan perolehan panas, Anda dapat memilih insulasi pancaran dan reflektif karena bekerja dengan memantulkan panas dan paling cocok untuk daerah tropis. Sebagian besar dipasang di langit-langit loteng untuk mengurangi perpindahan panas dari atap ke area lain di rumah Anda. 


7. Pasang Dehumidifier dan Kipas Langit-langit 

Jika anda mencari cara untuk menghemat biaya yang dapat mendinginkan rumah, pasang kipas langit-langit atau dehumidifier. Baca juga: Trik Mendekorasi Jendela Rumah agar Lebih Ciamik Dengan kipas langit-langit, anda dapat meningkatkan pengaturan termostat menjadi sekitar 15°C. 

Sementara, dehumidifier dapat mengurangi tingkat kelembapan yang tinggi dan memerangi efek negatif dari kelembapan yang tinggi. Tingkat kelembaban yang tinggi dapat menyebabkan tungau debu, jamur, dan lumut. Selain itu, mereka dapat menyebabkan gatal, ruam kulit, dan iritasi lainnya.


Sumber :

https://www.kompas.com/properti/read/2021/09/20/103902021/7-tujuh-cara-mengatasi-hawa-panas-di-rumah?page=all#page2.

Thursday, September 9, 2021

Juragan Kosan Lagi Pada BU

Juragan Kosan Lagi Pada BU, Kos-Kosan Diobral dari UI-Binus!

CNBC Indonesia 10 September 2021 13:40


Dampak pandemi COVID-19, sejumlah sektor ekonomi terkena imbasnya, seperti halnya pada bisnis kos-kosan yang ada di wilayah lingkungan kampus UIN Ciputat, Tangerang Selatan. Seperti Diketahui selama pandemi COVID-19 ini, sebagian perguruan tinggi di Jawa Barat melangsungkan kegiatan belajar secara virtual. 

Banyak mahasiswa perantau memilih untuk kembali ke kampung halaman, terlebih kondisi ini telah berlangsung cukup a melaksanakan kelas online. Akmal (38) salah satu pengelola kosan mengatakan selama pandemi COVID-19 ini, sejumlah kamar yang dijaganya sudah lama kosong karena ditinggalkan penghuninya. 

Pemilik bisnis kos-kosan atau indekos mulai menjual aset propertinya belakangan ini. Hal ini dikarenakan okupansi kosan yang mulai menurun semenjak pandemi Covid-19, utamanya di wilayah kampus seperti di sekitar Kampus Binus Kemanggisan, Jakarta Barat hingga kampus UI Margonda Depok.

Wilayah Kemanggisan misalnya, tak hanya dihuni oleh para mahasiswa, namun juga para pekerja kantoran. Pandemi membuat kegiatan kantor berkurang dan kampus lebih banyak berlangsung secara online.

Di situs jual beli properti Lamudi setidaknya ada 64 rumah kosan dijual di Kemanggisan. Salah satunya adalah rumah kos-kosan baru terdiri dari 25 kamar tidur, 14 d iantaranya memiliki kamar mandi dalam, sementara yang tidak memiliki kamar mandi dalam bisa menggunakan 3 kamar mandi luar. Luas tanahnya 230m2 dan luas bangunan 450m2.

"Penghasilan saat ini minimal Rp 17.5 juta/bulan. Ada space usaha atau toko untuk di sewakan ke Indomart/alfa dll dengan potensi harga sewa 100 Juta / Bulan. Harga: Rp 5.25 miliar, nego," janji penjual dalam keterangannya.

Masih di wilayah yang sama dijual rumah kosan dengan harga lebih murah, yakni Rp 2 miliar untuk 16 kamar, itu pun masih bisa negosiasi. Di dalamnya terdapat garasi motor termasuk furnished dengan Ac , Cctv , Bed , Seprei , Meja , Lemari , Kulkas , Dapur , dan Tempat Jemur.

"Selangkah dari Kampus Binus Anggrek. Lokasi hanya 220 meter / 3 menit dengan berjalan kaki. Persis di belakang kampus. Dekat ke Taman Anggrek , Central Park , Slipi Jaya , Senayan, Permata Hijau," tulis penjual.

Selain itu, ada juga rumah kosan dengan luas tanah 81m2 dan luas bangunan 324m2 dibanderol dengan Rp 2,1 miliar. Terdiri dari 16 kamar tidur dan 16 kamar mandi. Pemilik menginginkan dana segar sebesar Rp 2,1 miliar namun masih ada ruang negosiasi.


UI Margonda Juga Sama

Pemilik kosan yang akan menjual aset propertinya tersebar di setiap sudut di sekitar kampus, mulai dari bagian belakang seperti Kukusan Teknik dan Kukusan Kelurahan, Beji kemudian bagian depan Jalan Margonda Raya seperti Gg. Kober, bahkan hingga area Kelapa Dua.

Di Kukusan Teknik, terdapat sebuah kosan dengan luas tanah 130m2 dan luas bangunan 250m2 dengan harga sewa per kamar Rp 600 ribu. Namun, pemilik juga mencantumkan minusnya yakni tidak ada carport mobil.

"Sewa terisi 4 pintu karena pandemi. Sebelum pandemi selalu terisi sebagian kamar. Ada yang perlu renovasi karena lama tak dihuni. Harga Rp 1,3 miliar," tulis penjual.

Masih di area yang sama, tepatnya di Jl. Carita Kukusan, Kec Beji, Kota Depok, terdapat kosan dijual dengan jumlah kamar sebanyak 6 kamar serta Luas tanah mencapai 200 m2 dan luas bangunan 116 m2. Nampaknya pemilik ingin segera melepas asetnya dan siap menurunkan harganya cukup jauh.

"Rp 1,5 miliar, kosan dijual cepat BU (butuh uang) di Depok nego sampai deal," tulis penjual.

Sementara itu di bagian depan kampus UI yakni Margonda terdapat kosan tua di Jl Kober. Karena besar kemungkinan harus direnovasi, pemilik hanya mencantumkan harga tanah. Luas tanah 502m2, Luas bangunan: 360m2 Jumlah kamar dan Kamar mandi masing-masing 16, serta ukuran kamar 3x3.

Pemilik menjanjikan Omset per tahun: Rp.134.400.000 dengan sewa kamar/bulan: Rp.700 ribu per 1 orang atau 900 ribu per 2 orang.

"Harga Rp 3,5 miliar nego dengan sertifikat hak milik (SHM) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Lokasi strategis hanya 80 meter ke jalan raya, dekat ke kampus UI, Gunadarma serta dekat ke stasiun UI dan Pondok Cina," tulis penjual.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/news/20210910130521-4-275265/juragan-kosan-lagi-pada-bu-kos-kosan-diobral-dari-ui-binus

Wednesday, September 1, 2021

Inspirasi Atap Rumah Datar

5 Inspirasi Atap Rumah Datar untuk Hunian yang Multifungsi dan Estetik

01/09/2021

Saat membangun atau merenovasi rumah, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, salah satunya atap rumah. Atap rumah datar kini kian digandrungi masyarakat karena memiliki banyak keuntungan yang patut dipertimbangkan. 

Selain itu, pada atap rumah yang datar, dapat digunakan sebagai tempat bersantai atau membuat balkon, taman, teras, hingga kolam renang. Meski demikian, membuat rumah atap datar tak boleh sembarangan. Haruslah menggunakan jasa dari para ahli agar pembangunan atap rumah tidak menimbulkan kebocoran atau membahayakan penghuninya. 

Dilansir dari Homify pada Rabu (1/9/2021), berikut 7 ide desain rumah atap datar yang dapat dijadikan referensi. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Kolam renang di atas atap rumah datar Rumah dengan atap datar menghadirkan gaya rumah yang modern dan mewah sehingga menciptakan rumah masa depan yang elegan serta futuristik. 

Kamu bisa menambahkan kolam renang dengan perpaduan latar kayu untuk desain rumah atap datar yang fungsional dan modern. Rumah atap datar yang miring dan ringan.

Nah, bagi kamu yang mendambakan rumah atap datar dengan sentuhan yang artsy serta futuristik, dapat menggunakan atap rumah datar yang didesain miring. Selain terlihat unik, gaya atap datar miring ini juga berfungsi maksimal untuk wilayah dengan curah hujan tinggi sehingga air hujan akan dengan mudah terbuang ke tanah melalui atap miring. 

Atap rumah datar dari kayu yang mengesankan Dengan atap datar dan kombinasi kayu yang menghangatkan, akan menciptakan keindahan hunian yang klasik dan elegan. Pertimbangkan juga untuk merawat taman atau pekarangan rumah agar pemandangan dari atap rumah jadi lebih cantik. 

Selain itu, ini juga bisa dijadikan balkon atau teras untuk bersantai bersama keluarga juga teman. Rumah modern dengan atap datar. Menggunakan atap datar pada hunian sebenarnya telah memberikan kesan modern pada tempat tinggalmu, tapi akan lebih estetik jika memadukannya dengan kaca-kaca besar untuk pencahayaan yang lebih baik sekaligus bentuk rumah yang unik. 

Jika kamu merasa kaca-kaca besar itu membuat privasimu terusik, kamu bisa menggunakannya di bagian belakang rumah yang dikelilingi dengan taman dan pepohonan rindang. 

Rumah kontemporer yang unik Desainnya yang sederhana namun nyaman dihiasi dengan keanggunan dan kecanggihan adalah aspek penting dalam menciptakan desain rumah yang kontemporer dan unik. Meskipun rumahmu hanya terdiri dari satu lantai, tapi pastikan setiap ruangnya berisi barang-barang yang dibutuhkan, termasuk bagian eksterior rumah. Kombinasikan dengan pencahayaan yang sempurna agar lebih nyaman.


Sumber :

https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/01/151000276/5-inspirasi-atap-rumah-datar-untuk-hunian-yang-multifungsi-dan-estetik?page=all#page2.

Sunday, August 15, 2021

Investasi Menguntungkan antara Rumah vs Apartemen

Rumah vs Apartemen, Mana Investasi Paling Menguntungkan?


Rumah tidak hanya menjadi hunian yang nyaman bagi pemiliknya, tapi juga merupakan salah satu bentuk investasi properti yang menguntungkan. Investasi rumah juga terbilang stabil dengan kemungkinan turun harga yang sangat kecil.

Meski tampak menggiurkan, Anda sebenarnya harus jeli jika ingin berinvestasi dalam bentuk rumah. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli rumah untuk investasi. 

Pertama, Anda tentu harus menentukan lokasi yang bagus, agar mudah disewakan atau dijual kembali. Kemudian pertimbangkan fasilitas internal seperti ketersediaan taman, keamanan, dan lainnya. 

Namun, ketika hendak berinvestasi di industri properti, kebanyakan orang dihadapkan pada dua pilihan, yaitu investasi rumah atau apartemen. 

Keduanya tampak menggiurkan, tapi mana yang lebih baik? 

Lantas apa saja kiat-kiat berinvestasi rumah saat pandemi, agar menguntungkan? 


Investasi rumah atau apartemen?

Apakah Anda sedang bingung menentukan investasi rumah atau apartemen? Rumah terlihat lebih menguntungkan karena merupakan bangunan berkualitas yang bisa menaikkan harga sewa. 

Di sisi lain, apartemen dengan tipe studio memiliki harga yang cenderung lebih murah dibandingkan rumah standar tipe 45. 


Jadi, mana yang lebih baik?

Sebelum menentukan pilihan, Anda sebaiknya mengetahui terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan dari masing-masingnya. 


Kelebihan investasi rumah

1. Lebih mudah dijual.

2. Lebih mudah dijadikan jaminan kredit di bank.

3. Bisa disewakan dengan harga tinggi jika bangunan bagus.

4. Tingkat kenaikan harga umumnya lebih tinggi ketimbang apartemen. 


Kekurangan investasi rumah

1. Bangunan mengalami penyusutan nilai hingga 10 persen per tahun, jadi harus direnovasi untuk menaikkan nilai jualnya.

2. Butuh asuransi, minimal kebakaran, untuk berjaga-jaga.

3. Bayar biaya lingkungan, seperti kebersihan dan keamanan.

4. Harus mencari penyewa yang bertanggung jawab, jika tak mau rumah rusak tak terurus saat disewa.


Kelebihan investasi apartemen

1. Harga tipe studio biasanya lebih murah daripada rumah tapak tipe 45.

2. Fasilitas komplet, misalnya ada kolam renang dan pusat kebugaran.

3. Harga sewa unit biasanya lebih tinggi ketimbang rumah.


Kekurangan investasi apartemen

1. Biaya rutin, seperti listrik dan perawatan, lebih tinggi ketimbang rumah.

2. Jika dipakai sebagai jaminan kredit, nilainya 

3. lebih rendah daripada rumah.

4. Lebih kecil ketimbang rumah.

5. Tak bisa direnovasi sesuai dengan keinginan, hanya interior yang bisa diubah.

6. Kadang masalah di unit lain merembet ke unit sendiri, misalnya pipa air unit di atas bocor atau tembok unit samping retak.

7. Return lebih kecil karena biaya rutin yang tinggi.

 

Jadi, itulah kelebihan dan kekurangan dari investasi rumah dan apartemen. Melihat perbandingan tersebut, rumah dan properti di tempat yang sama dengan harga yang sama pula punya fitur masing-masing. 

Untuk menentukan pilihan, hal yang paling awal harus dilakukan adalah mempertimbangkan bujet yang dimiliki. 

Dengan mengetahui perbandingan di antara keduanya, Anda setidaknya memiliki wawasan tambahan sehingga tidak bingung lagi dalam menentukan investasi rumah atau apartemen.


Sumber :

https://www.medcom.id/properti/tips-properti/GNG7D8LN-rumah-vs-apartemen-mana-investasi-paling-menguntungkan

Wednesday, May 5, 2021

Tips Perawatan Rumah

Tips Perawatan Rumah agar Awet dan Tidak Mudah Rusak 

Perawatan adalah satu salah hal penting yang harus dilakukan agar rumah Anda awet, tahan lama dan tidak mudah rusak. Merawat rumah artinya mencakup seluruh isi dan barang-barang yang ada di dalamnya dan memastikan semuanya berfungsi secara normal. 

Jika rumah berusia tua, Anda harus merawat dan meremajakannya agar tetap kokoh. Perawatan rumah tidak cukup dilakukan hanya sekali waktu, melainkan harus menjadi aktivitas yang dilakukan secara rutin. 

Cara terbaik adalah dengan membuat kalender pemeliharaan atau perawatan rumah secara berkala. 

Berikut tiga cara tepat merencanakan perawatan dan pemeliharaan rumah: 


1. Buat jadwal perawatan rumah 

Buatlah jadwal atau kalender parawatan rumah. Tujuannya agar Anda dapat merawat rumah secara teratur. Jadwal tersebut juga dapat menjadi acuan dan pengingat Anda untuk tidak lupa merawat dan melakukan perbaikan. Selain itu, jadwal atau kalender perawatan rumah ini dapat digunakan sepanjang tahun. Artinya, untuk tahun mendatang Anda tetap dapat mengacu pada jadwal ini. 

Anda dapat membuatnya secara manual di kalender atau dengan menggunakan ponsel, pasang juga pengingat agar jika waktu perawatan tiba ponsel Anda berdering. Jadwal perawatan ini juga dapat Anda sesuaikan dengan jadwal kosong atau waktu libur.  


2. List daftar perbaikan rumah 

Tentu tidak semua perawatan dan perbaikan rumah dapat dilakukan dalam sehari penuh. Buatlah jadwal secara detail dan rinci. Misalnya minggu pertama, perbaikan difokuskan pada dinding seperti mengecat, mengubah warna, membersihkan debu yang menempel, dan sebagainya. 

Setelah semua masalah dinding selesai Anda harus beranjak untuk melakukan lainnya, seperti kipas, dan AC. Jika Anda tidak sanggup memperbaikinya, bawalah barang tersebut ke jasa profesional. Sejauh Anda bisa melakukan perawatan dan perbaikan barang di rumah Anda lakukanlah secara mandiri. Hal itu penting terutama untuk menghemat pengeluaran. 


3. Bersikap pro-aktif lakukan perbaikan mendadak 

Meskipun Anda telah memiliki jadwal perawatan rumah, bukan berarti Anda tidak melakukan perbaikan di luar jadwal tersebut. Bersikaplah pro-aktif terhadap perbaikan apa pun yang membutuhkan waktu yang cepat. 

Misalnya ketika engsel atau gagang pintu rusak, segeralah memperbaikinya agar tidak lebih parah. Selain itu sikap pro-aktif ini juga bertujuan agar semua barang-barang segera dapat kembali berfungsi. Cara seperti ini tentu saja dapat meringankan tugas Anda terutama pada jadwal waktu perawatan rumah tiba. 


4. Perbaiki instalasi listrik di rumah 

Salah satu yang tidak boleh luput dari perawatan dan perbaikan rumah adalah instalasi listrik. Anda harus secara rutin mengecek kondisi kabel-kabel listrik. Jika ada kabel yang putus akibat digigit oleh tikus, segeralah perbaiki. 

Jika Anda tidak dapat memperbaikinya, gunakan jasa profesional. Hal itu karena memperbaiki instalasi listrik cukup berisiko dan berbahaya. Selain itu Anda juga dapat memperbaiki instalasi air keran. Jika air terlihat keruh segera konsultasikan kepada profesional dan petugas dan carilah penyebabnya. 


5. Perawatan taman di rumah 

Selain bagian dalam, Anda juga harus memperbaiki dan merawat bagian luar yaitu halaman rumah. Jika Anda memiliki halaman yang luas dan dipenuhi dengan tumbuhan dan tanaman,  lakukanlah perawatan secara rutin. 

Pastikan tidak ada tanaman hama yang dapat membahayakan tanaman-tanaman di sekitarnya. Termasuk semak-semak justru malah mengundang datangnya nyamuk. Perawatan juga dapat dilakukan dengan melakukan penyiraman, penggantian, penanaman, pemotongan dan upaya lainnya untuk memastikan bahwa lingkungan rumah benar-benar bersih, sehat, aman dan juga nyaman.


Sumber :

https://properti.kompas.com/read/2021/05/05/090000521/tips-perawatan-rumah-agar-awet-dan-tidak-mudah-rusak?page=all#page2.

Tuesday, April 27, 2021

Bangun Huniannya Sendiri daripada Beli Rumah

Ketimbang Beli Rumah, Masyarakat Indonesia Lebih Doyan Bangun Huniannya Sendiri

  


Kawan GNFI, rumah menjadi salah satu kebutuhan primer selain sandang dan pangan. Rumah berfungsi sebagai tempat berlindung bagi penghuni dari gangguan cuaca, serta jadi tempat berpulang berkumpul dengan keluarga.

Di Indonesia, 57 juta masyarakat yang telah berumah tangga lebih memilih membangun rumahnya sendiri ketimbang membelinya dari pihak developer atau pengembang. Hal ini sebagaimana yang tercatat dalam laporan ”Statistik Perumahan dan Permukiman 2019” yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS).

80% masyarakat Indonesia yang telah berumah tangga memilih membangun huniannya sendiri ketimbang membelinnya dari pengembang.

Metode membangun hunian sendiri mendapat persentase lebih besar, yakni 80% dibandingkan dengan membelinya dari pihak pengembang atau bukan pengembang.

Rumah hasil dari warisan, hibah, dan lainnya juga mencatat persentase rendah yang bahkan tidak sampai menyetuh angka puluhan.

Tingginya persentase kepemilikan rumah yang dibangun sendiri, lantas disahut oleh Senior Vice President Head of Securitization & Government Assignments PT Sarana Multigriya Finansial, Sid Kumara karena dua alasan, yakni.

Pertama, mereka yang telah berumah tangga memiliki dana cukup untuk membangun rumah. Kedua, keluarga yang sudah memiliki tanah sendiri. “Kalau di Indonesia, tanah diwariskan. Banyak keluarga baru yang sudah memiliki tanah, tinggal membangun rumahnya,” kata Kusuma kepada Lokadata.id, Jumat (6/11).

Faktor tingginya biaya perumahan karena jumlah penduduk yang semakin bertambah namun tak seiring dengan luas tanah yang tersedia, menjadi pemicu masyarakat berumah tangga akhirnya memilih memanfaatkan tanah hasil warisan untuk mendirikan bangunan sendiri.

Selain mengurangi budget, kepuasan lain yang didapat si penghuni rumah, yakni ia dapat menentukan konsep rumahnya sendiri mulai dari ukuran, desain interior sampai kepada rancangan detail ruangan.

Dilansir dari laporan Statistik Perumahan dan Permukiman 2019 yang dipublikasikan BPS, seperti yang dikutp dari Lokadata.id, tingkat kepemilikan rumah yang dibangun sendiri tertinggi ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencatat angka 93%.

Sedangkan kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang, dari pengembang, rumah hasil warisan, hibah dan lainnya mencatatkan angka 1% dari total 1 juta rumah tangga yang memiliki hunian.

Masih dari wilayah Indonesia bagian timur, Maluku Utara menempati posisi kedua sebagai provinsi yang 91% masyarakat rumah tangganya membangun hunian sendiri.

Kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang mencatat angka 2%, dari pengembang 1%, rumah hasil warisan, hibah, dan lainnya mencatat angka 2% dari total 227 ribu rumah tangga yang memiliki hunian.

Selanjutnya, Maluku menempati posisi ketiga sebagai provinsi yang 90persen masyarakat rumah tangganya membangun hunian sendiri.

Adapun kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang mencatat angka 4%, dari pengembang 3%, rumah hasil warisan, hibah, dan lainnya mencatat angka 4% dari total 305 ribu rumah tangga yang memiliki hunian.

Kemudian Provinsi Papua menempati posisi keempat dengan persentase mencapai 88%. Kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang, dari pengembang, rumah hasil warisan, hibah, dan lainnya mencatat angka 1% dari total 733 ribu rumah tangga yang memiliki hunian.

Posisi kelima ditempati Sulawesi Tenggara, sama halnya dengan Papua, persentase yang dicatat Sulteng mencapai 88%.

Sedangkan kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang mencatatkan angka 5%, dari pengembang 3%, rumah hasil warisan, hibah, dan lainnya mencatat angka 5% dari total 541 ribu rumah tangga yang memiliki hunian.

Sementara tingkat kepemilikan rumah yang dibangun sendiri terendah ada di Provinsi DKI Jakarta yang mencatat angka 52%. Faktor tingginya harga lahan menjadi penyebab utama rendahnya persentase DKI Jakarta.

Adapun kepemilikan rumah dengan metode membeli dari bukan pengembang mencatat angka18%, dari pengembang 8% rumah hasil warisan, hibah dan lainnya mencatatkan angka 22% dari total 1,4 juta rumah tangga yang memiliki hunian.


Sumber :

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/04/28/ketimbang-beli-rumah-masyarakat-indonesia-lebih-doyan-bangun-huniannya-sendiri

Sunday, January 10, 2021

Program Sejuta Rumah tahun 2020

Program Sejuta Rumah 2020 Tak Capai Target

Kementerian PUPR membeberkan bahwa realisasi Program Sejuta Rumah sepanjang tahun lalu gagal mencapai target.

08 Januari 2021 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat hasil pembangunan rumah di Indonesia yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah sepanjang tahun lalu mencapai 965.217 unit rumah.

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan meskipun hasil capaian pembangunan perumahan tahun 2020 belum mencapai target yang maksimal yakni 1 juta unit per tahun, hal itu membuat pemerintah harus tetap berupaya mendorong pembangunan perumahan untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

"Hingga akhir tahun 2020 Program Sejuta Rumah mencapai 965.217 unit," ujarnya pada Jumat (8/1/2021).

Capaian program sejuta rumah tersebut terbagi menjadi dua yakni pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 772.324 unit dan rumah untuk non-MBR 192.893 unit.

"Pembangunan rumah untuk MBR yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR tercatat 289.983 unit, kementerian lain 51.136 unit, dan pemerintah daerah 33.925 unit," ucapnya.

Selain itu, pengembang perumahan membangun 388.639 unit. Pembangunan rumah juga banyak dilaksanakan oleh sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR) sebanyak 3.681 unit dan masyarakat membangun rumah secara mandiri 4.960 unit.

"Untuk rumah non-MBR, dilaksanakan oleh pengembang perumahan sebanyak 178.885 unit dan masyarakat sendiri 14.038 unit. Kami tetap berharap tahun ini jumlah pembangunan rumah bisa lebih meningkat," kata Khalawi.

Dia menambahkan pembangunan perumahan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk tetap menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 2015 juga menjadi program strategis nasional yang perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari pengembang, perbankan, sektor industri, dan masyarakat.

Dia mengemukakan sektor perumahan harus tetap berjalan karena dapat membantu pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi Covid-19.

Selain itu pembangunan perumahan yang baik dari sisi kualitas dan layak huni juga dapat membuka lapangan kerja, mendorong kinerja sektor industri sekaligus menjaga kesehatan masyarakat agar bisa terhindar dari terpapar Covid-19.


Sumber :

https://ekonomi.bisnis.com/read/20210108/47/1340460/program-sejuta-rumah-2020-tak-capai-target