Rumah MBR yang Dibangun Pengembang Lebih Banyak Dibanding Pemerintah
Proyek rumah subsidi Karangploso Townhouse, Batu, Malang, dibangun di total lahan seluas 11 hektar. Jumlah rumah yang akan dibangun sekitar 923 unit.
Program Satu Juta Rumah yang selama ini digiatkan oleh pemerintah dinyatakan sudah melampaui target. Berdasarkan data per hari Senin (3/12/2018), Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengklaim jumlah total rumah yang dibangun sebanyak 1.076.856 unit.
Angka itu terdiri dari rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) 729.876 unit dan rumah non-MBR sejumlah 346.980 unit.
Namun, meski program ini dicanangkan oleh pemerintah, jumlah rumah MBR yang dibangun oleh pengembang ternyata lebih banyak dibanding yang dikerjakan pemerintah. Tercatat pengembang swasta dan pelat merah atau BUMN membangun 447.364 unit, sedangkan pemerintah melalui Kementerian PUPR mengerjakan 161.299 rumah yang terdiri dari 12.208 unit rusunawa, 1.189 unit rumah khusus, dan 147.902 unit rumah swadaya.
Menanggapi hal itu, Sekjen DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan, peran pengembang swasta dalam pembangunan rumah MBR ini merupakan wujud partisipasi demi terbangunnya rumah berkualitas, layak huni, dan terjangkau.
"Kami berkonsentrasi membangun rumah untuk MBR karena ingin menunjukkan kepada seluruh dunia bahwa inilah rumah yang terjangkau,” ujar Totok, panggilan akrabnya, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (7/12/2018).
Dia mengaku, partisipasi pengembang swasta seperti ini di Indonesia merupakan satu-satunya di dunia. Di negara lain, rumah MBR hanya dikerjakan oleh pemerintah. "Pemerintah juga mendukung swasta supaya menghadirkan hunian yang berkualitas dan sesuai permintaan masyarakat," imbuh Totok.
Adapun pencapaian untuk rumah bagi MBR ini yaitu 68 persen dari target yang ditentukan sebesar 70 persen.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://properti.kompas.com/read/2018/12/07/153933621/rumah-mbr-yang-dibangun-pengembang-lebih-banyak-dibanding-pemerintah.
Friday, December 7, 2018
Harga Properti Termahal
Hongkong, Tokyo, dan Singapura menjadi kota yang harga propertinya paling mahal di Asia, sedangkan Kuala Lumpur, Manila, dan Jakarta merupakan kota dengan harga properti yang cukup kompetitif alias terjangkau.
Julius Baer melaporkan hasil survei yang dilakukan pada 2018 dan terangkum dalam Wealth Report Asia 2018. Hongkong mempertahankan posisinya sebagai kota termahal untuk properti kelas atas di Asia.
Selama setahun terakhir, harga properti terus meningkat, mencapai 54.307 dollar AS atau sekitar Rp 787 juta per meter persegi. Baca juga: Investor Hongkong Akuisisi Mal Beijing Rp 5,3 Triliun Angka itu melampaui harga di Tokyo, yakni 40.878 dollar AS atau lebih kurang Rp 592 juta per meter persegi.
Rupanya kontrol yang ketat terhadap investasi dan perubahan dalam aturan pajak di China tidak menghalangi arus permodalan. Terlebih lagi, persediaan properti mewah cukup terbatas sehingga harganya terus memlonjak.
Sementara itu, Kuala Lumpur dilaporkan sebagai kota dengan harga properti yang paling kompetitif. Meski harga properti di sana relatif stabil dengan perubahan hanya 0,1 persen dalam mata uang lokal, tetapi nilai kurs ringgit terhadap dollar AS semakin menguat 9,3 persen.
Hal itu membuat respons terhadap pasar properti Kuala Lumpur terus membaik. Perekonomian dan pasar tenaga kerja Malaysia yang semakin menguat mendorong bertambahnya para pembeli properti. Selain itu, para pengembang juga memiliki kesempatan besar untuk mempromosikan proyek mereka kepada konsumen di seluruh wilayah Malaysia.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://properti.kompas.com/read/2018/12/06/102813021/harga-properti-termahal-asia-ada-di-hongkong.
Julius Baer melaporkan hasil survei yang dilakukan pada 2018 dan terangkum dalam Wealth Report Asia 2018. Hongkong mempertahankan posisinya sebagai kota termahal untuk properti kelas atas di Asia.
Selama setahun terakhir, harga properti terus meningkat, mencapai 54.307 dollar AS atau sekitar Rp 787 juta per meter persegi. Baca juga: Investor Hongkong Akuisisi Mal Beijing Rp 5,3 Triliun Angka itu melampaui harga di Tokyo, yakni 40.878 dollar AS atau lebih kurang Rp 592 juta per meter persegi.
Rupanya kontrol yang ketat terhadap investasi dan perubahan dalam aturan pajak di China tidak menghalangi arus permodalan. Terlebih lagi, persediaan properti mewah cukup terbatas sehingga harganya terus memlonjak.
Sementara itu, Kuala Lumpur dilaporkan sebagai kota dengan harga properti yang paling kompetitif. Meski harga properti di sana relatif stabil dengan perubahan hanya 0,1 persen dalam mata uang lokal, tetapi nilai kurs ringgit terhadap dollar AS semakin menguat 9,3 persen.
Hal itu membuat respons terhadap pasar properti Kuala Lumpur terus membaik. Perekonomian dan pasar tenaga kerja Malaysia yang semakin menguat mendorong bertambahnya para pembeli properti. Selain itu, para pengembang juga memiliki kesempatan besar untuk mempromosikan proyek mereka kepada konsumen di seluruh wilayah Malaysia.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://properti.kompas.com/read/2018/12/06/102813021/harga-properti-termahal-asia-ada-di-hongkong.
Thursday, November 29, 2018
Potensi Kerugian dalam Bisnis Properti
Catatan Penting Dalam Mengelola Bisnis Properti
Selain memiliki persentasi keuntungan yang berlipa ganda, ada beberapa catatan penting lainnya yang harus Anda ketahui tentang bisnis investasi properti ini, dan bahkan berpotensi untuk memberikan kerugian yang jauh lebih besar daripada modal yang Anda keluarkan.
Tentu saja sebagai seorang investor, Anda wajib mengetahui beberapa catatan penting dan termasuk kelemahan dalam investasi properti supaya dapat mengantisipasi kerugian dan menambah nilai jual dari properti itu sendiri.
Beban Perawatan
Sebagai investor, harusnya Anda sudah mengetahui kalau bisnis properti ini bukanlah bisnis gratsi dimana Anda tinggal membeli properti kemudian membiarkan properti tersebut berbuah seperti apa yang Anda inginkan.
Makanya, untuk membuat aset Anda ini menghasilkan pendapatan yang tidak terhingga, Anda harus memastikan properti tersebut dalam keadaan baik-baik saja dan tidak terjadi kerusakan apapun.
Selain itu, properti yang dibiarkan rusak akan membuat harga jual dari aset Anda menjadi turun, sehingga kemungkinan besar Anda akan merugi. Makanya, untuk menghindari itu semua, Anda juga harus menyediakan biaya perawatan supaya properti Anda dalam kondisi yang terawat sampai nanti benar-benar bisa dijual dan menghasilkan keuntungan yang besar untuk Anda.
Investasi Padat Modal
Investasi properti bisa juga dikatakan sebagai investasi bersifat padat modal atau capital intensive. Hal tersebut karena semakin besar modal yang ditanamkan dalam properti yang Anda miliki, maka semakin besar pula hasil yang didapatkan investasi properti tersebut. tapi perlu dicatat, ini termasuk juga kepada biaya pembanguanan, perawatan dan tentu saja fasilitas lainnya yang ada dalam aset Anda.
Keterjangkauan Investasi
Seperti kita ketahui, dalam bisnis properti, biasanya harga akan mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan yang Anda.
Harga properti juga akan ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal dan adanya trend yang akan sangat memengaruhi kepada permintaan dan juga penawaran harga dari properti itu sendiri.
Dalam hal ini, Anda perlu mencermati kalau ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham. Dimana pembelian properti ini biasanya akan melibatkan pihak ketiga, bisanya adalah Bank atau pihak lainnya yang akan mencover dulu biaya pembelian.
Biaya Transaksi yang Tinggi
Untuk bisa berinvestasi dalam sektor properti, mau tidak mau Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi jika dibanding dengan berinvestasi di sektor lain. Beberapa biaya yang harus Anda penuhi adalah pajak terkait properti dan lainnya. Selain itu, Anda juga harus memiliki modal yang tinggi, untuk mendapatkan properti dengan daya jual yang tinggi.
Waktu Lama untuk Membeli
Seperti kita ketahui kalau membeli produk properti yang sesuai keinginan tidak akan bisa Anda dapatkan dalam tempo singkat, Anda harus menunggu dalam hitungan minggu, bulan atau bahkan tahun.
Hal ini juga sebenarnya sudah dijelaskan dalam sifat properti yang tidak likuid. Bahkan seorang pakar properti yang berasal dari Amerika Serikat mengatakan kalau Anda ingin berbisnis dalam properti, maka Anda harus mencari 100 properti dengan hanya memilih tiga yang terbaik untuk mendapatkan satu properti yang Anda inginkan. Perhitungan ini juga terkanndung dalam formula 100:3:1.
Terbatasnya Pengetahuan
Bisnis properti bisa disebut sebagai bisnis buta, karena mau tidak mau Anda akan memiliki pengetahuan yang terbatas yang disebabkan karena properti itu bersifat lokal. Tentu saja, harga sebuah rumah di satu tempat tidak akan sama seperti daerah lainnya.
Hal inilah yang membuat Anda sebagai investor harus benar-benar jeli dan harus membuat survei terlebih dahulu terhadap lokasi properti yang Anda incar. Jangan sampai Anda membeli properti di daerah dengan harga lebih tinggi dari standar daerah tersebut.
Penyusutan Bangunan
Mau tidak mau, investasi properti yang berbasis pada tanah dan bangunan ini akan mengalami penyusutan, walaupun dari tahun ke tahun harga jual ini akan meningkat. selain itu, Anda juga harus tahu kalau bangunan berupa rumah secara teoritis memiliki umur pakai maksimal, sehingga bangunan ini bisa saja menyusut.
Celakanya, kalau rumah Anda tidak terjual dalam jangka waktu yang lama, maka bisa-bisa banguann rumah Anda akan hancur atau minimalnya membutuhkan perbaikan. Baik itu perbaikan untuk perawatan maupun perbaikan model atau desain yang tiap waktu selalu berubah-ubah.
Hancur Bila Terjadi Bencana Alam
Kalau dibandingkan dengan investasi yang lainnya, investasi properti ini dianggap memiliki memiliki risiko kehancuran tanah dan bangunan yang bisa disebabkan alam dengan sangat tinggi. Rumah Anda bisa saja hancur karena gempa, Tsunami, tanah longsor, kebakaran dan lain-lain. Walaupun begitu, ini masih bisa Anda atasi dengan asuransi. Walaupun Anda harus membayar preminya tiap bulan.
Dengan mengetahui segala strategi dan berbagai macam potensi kerugian dalam bisnis properti ini, diharapkan Anda akan lebih bijak dan lebih dewasa lagi dalam memilih produk investasi.
Jadi ketika investasi properti Anda mengalami hambatan, maka Anda sudah siap dengan investasi lainnya untuk mencover segala kerugian yang ada. Intinya, keberanian Anda dalam berinvestasi dan perhitungan yang tepat akan membuat Anda seorang pemain besar dalam dunia investasi.
Sumber :
https://edubisnis.net/cara-melakukan-investasi-properti-dengan-cerdas-dan-benar/
Selain memiliki persentasi keuntungan yang berlipa ganda, ada beberapa catatan penting lainnya yang harus Anda ketahui tentang bisnis investasi properti ini, dan bahkan berpotensi untuk memberikan kerugian yang jauh lebih besar daripada modal yang Anda keluarkan.
Tentu saja sebagai seorang investor, Anda wajib mengetahui beberapa catatan penting dan termasuk kelemahan dalam investasi properti supaya dapat mengantisipasi kerugian dan menambah nilai jual dari properti itu sendiri.
Beban Perawatan
Sebagai investor, harusnya Anda sudah mengetahui kalau bisnis properti ini bukanlah bisnis gratsi dimana Anda tinggal membeli properti kemudian membiarkan properti tersebut berbuah seperti apa yang Anda inginkan.
Makanya, untuk membuat aset Anda ini menghasilkan pendapatan yang tidak terhingga, Anda harus memastikan properti tersebut dalam keadaan baik-baik saja dan tidak terjadi kerusakan apapun.
Selain itu, properti yang dibiarkan rusak akan membuat harga jual dari aset Anda menjadi turun, sehingga kemungkinan besar Anda akan merugi. Makanya, untuk menghindari itu semua, Anda juga harus menyediakan biaya perawatan supaya properti Anda dalam kondisi yang terawat sampai nanti benar-benar bisa dijual dan menghasilkan keuntungan yang besar untuk Anda.
Investasi Padat Modal
Investasi properti bisa juga dikatakan sebagai investasi bersifat padat modal atau capital intensive. Hal tersebut karena semakin besar modal yang ditanamkan dalam properti yang Anda miliki, maka semakin besar pula hasil yang didapatkan investasi properti tersebut. tapi perlu dicatat, ini termasuk juga kepada biaya pembanguanan, perawatan dan tentu saja fasilitas lainnya yang ada dalam aset Anda.
Keterjangkauan Investasi
Seperti kita ketahui, dalam bisnis properti, biasanya harga akan mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan yang Anda.
Harga properti juga akan ditetapkan berdasarkan sifat-sifat pasar lokal dan adanya trend yang akan sangat memengaruhi kepada permintaan dan juga penawaran harga dari properti itu sendiri.
Dalam hal ini, Anda perlu mencermati kalau ada satu perbedaan signifikan antara menilai properti dan saham. Dimana pembelian properti ini biasanya akan melibatkan pihak ketiga, bisanya adalah Bank atau pihak lainnya yang akan mencover dulu biaya pembelian.
Biaya Transaksi yang Tinggi
Untuk bisa berinvestasi dalam sektor properti, mau tidak mau Anda harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi jika dibanding dengan berinvestasi di sektor lain. Beberapa biaya yang harus Anda penuhi adalah pajak terkait properti dan lainnya. Selain itu, Anda juga harus memiliki modal yang tinggi, untuk mendapatkan properti dengan daya jual yang tinggi.
Waktu Lama untuk Membeli
Seperti kita ketahui kalau membeli produk properti yang sesuai keinginan tidak akan bisa Anda dapatkan dalam tempo singkat, Anda harus menunggu dalam hitungan minggu, bulan atau bahkan tahun.
Hal ini juga sebenarnya sudah dijelaskan dalam sifat properti yang tidak likuid. Bahkan seorang pakar properti yang berasal dari Amerika Serikat mengatakan kalau Anda ingin berbisnis dalam properti, maka Anda harus mencari 100 properti dengan hanya memilih tiga yang terbaik untuk mendapatkan satu properti yang Anda inginkan. Perhitungan ini juga terkanndung dalam formula 100:3:1.
Terbatasnya Pengetahuan
Bisnis properti bisa disebut sebagai bisnis buta, karena mau tidak mau Anda akan memiliki pengetahuan yang terbatas yang disebabkan karena properti itu bersifat lokal. Tentu saja, harga sebuah rumah di satu tempat tidak akan sama seperti daerah lainnya.
Hal inilah yang membuat Anda sebagai investor harus benar-benar jeli dan harus membuat survei terlebih dahulu terhadap lokasi properti yang Anda incar. Jangan sampai Anda membeli properti di daerah dengan harga lebih tinggi dari standar daerah tersebut.
Penyusutan Bangunan
Mau tidak mau, investasi properti yang berbasis pada tanah dan bangunan ini akan mengalami penyusutan, walaupun dari tahun ke tahun harga jual ini akan meningkat. selain itu, Anda juga harus tahu kalau bangunan berupa rumah secara teoritis memiliki umur pakai maksimal, sehingga bangunan ini bisa saja menyusut.
Celakanya, kalau rumah Anda tidak terjual dalam jangka waktu yang lama, maka bisa-bisa banguann rumah Anda akan hancur atau minimalnya membutuhkan perbaikan. Baik itu perbaikan untuk perawatan maupun perbaikan model atau desain yang tiap waktu selalu berubah-ubah.
Hancur Bila Terjadi Bencana Alam
Kalau dibandingkan dengan investasi yang lainnya, investasi properti ini dianggap memiliki memiliki risiko kehancuran tanah dan bangunan yang bisa disebabkan alam dengan sangat tinggi. Rumah Anda bisa saja hancur karena gempa, Tsunami, tanah longsor, kebakaran dan lain-lain. Walaupun begitu, ini masih bisa Anda atasi dengan asuransi. Walaupun Anda harus membayar preminya tiap bulan.
Dengan mengetahui segala strategi dan berbagai macam potensi kerugian dalam bisnis properti ini, diharapkan Anda akan lebih bijak dan lebih dewasa lagi dalam memilih produk investasi.
Jadi ketika investasi properti Anda mengalami hambatan, maka Anda sudah siap dengan investasi lainnya untuk mencover segala kerugian yang ada. Intinya, keberanian Anda dalam berinvestasi dan perhitungan yang tepat akan membuat Anda seorang pemain besar dalam dunia investasi.
Sumber :
https://edubisnis.net/cara-melakukan-investasi-properti-dengan-cerdas-dan-benar/
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Strategi Untung Maksimal Investasi Properti
Sekarang ini, investasi properti merupakan salah satu sektor investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan supaya tidak terpengaruh dengan dampak inflasi yang semakin sadis.
Bisnis properti ini tidaklah semudah seperti yang ada lihat. Hasil masksimal dari bisnis properti ini sangat tergantung kepada strategi yang Anda jalankan. Dari mulai perencanaan yang harus benar-benar matang, pemilihan lokasi dan lainnya.
Ada beberapa strategi investasi properti yang dinilai cukup sederhana tapi berpotensi menghasilkan keuntungan yang sangat besar, yakni keberanian Anda untuk memulai bisnis properti. Selain itu, Anda juga bisa melaksanakan beberapa strategi berikut ini yang bisa Anda terapkan untuk meraih keuntungan yang berlimpah.
Berikut merupakan beberapa strategi yang bisa Anda gunakan untuk menggaet untung yang maksimal.
Cari Pengembang Yang Baik
Yang pertama harus Anda lakukan adalah mencari pengembang atau developer yang baik.
Untuk mengetahui ini, Anda bisa melihatnya dari track-record yang mereka miliki. Beberapa point yang harus Anda perhitungkan ketika memilih pengembang adalah developer haru memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan harus memiliki margin error yang sangat rendah.
Perlu Anda ketahui juga, semakin besar peluang bisnis properti yang akan Anda buka, maka secara otomatis ini akan membuat lebih banyak developer baru yang berdatangan.
Selain itu, kawasan properti baru dan terpadu biasanya akan dilakukan perusahaan pengembang properti yang besar dan berpengalaman. Maka dari itu, daripada Anda berspekulasi dengan pengembang yang baru, mendingan Anda memilih developer yang sudah memiliki pengalaman dalam berbagai proyek.
Lokasi Properti yang Baik
Dalam bisnis properti, lokasi merupakan salah satu hal yang sangat penting dan harus bisa diperhatikan dengan bijak. Misalnya saja, ketika Anda memilih properti hunian, sebaiknya Anda lebih memilih hunian rumah yang dihuni oleh para end user. Hal tersebut karena kebanyakan pembeli yang merupakan end user, mereka biasanya akan tinggal lama dan bahkan akan mengajak yang lainnya (teman atau keluarga) untuk sama-sama membeli rumah dilokasi yang sama.
Tentu saja ini sangat menguntungkan, karena secara tidak sengaja, si user ini telah mempromosikan lokasi bisnis properti Anda, sehingga biaya promosi akan bisa ditekan sedemikian rupa. Selain itu, tehnik promosi dari mulut ke mulut ini merupakan salah satu tehnik promosi yang paling efektif dan berpoetnsi besar mendatangkan konsumen lainnya.
Lokasi terbaik untuk membuat perumahan adalah tempat-tempat strategis yang sangat dekat dengan pusat kota, yang memiliki akses transportasi yang memadai, baik itu angkutan umum atau fasilitas jalan yang baik, dekat dengan pusat pendidikan, seperti sekolah dan lainnya, dekat dengan kantor pemerintahan, minimalnya kantor kecamatan dan usahakan harus dekat dengan pusat bisnis seperti mall dan pasar.
Fasilitas Memadai
Selain lokasi, beberapa fasilitas dalam perumahan juga sangat penting untuk dicermati. Hal tersebut karena setiap orang pasti menginginkan lokasi properti yang sudah ditunjang oleh fasilitas yang memadai, dari mulai fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, akses transportasi yang memadai dan fasilitas lainnya. Hal ini harus bisa Anda lakukan supaya pembeli bisa lebih nyaman dan mau membeli properti yang Anda tawarkan. Walaupun mungkin harga yang Anda tawarkan akan sedikit mahal.
Selain itu, dengan fasilitas yang lengkap juga, maka Anda seolah-olah berpeluang untuk membuka lahan bisnis lainnya. Misalnya saja, ketika daerah yang Anda bangun tersebut mengalami kemajuan yang pesat, maka bisa saja Anda mendirikan beberapa bangunan sebagai penunjang, misalnya Mall yang lebih dekat ke perumahan, Ruko dan bisnis penunjang lainnya.
Cermati Harga Properti
Bagaimanapun juga, Anda menjalani bisnis properti ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tentu saja harga yang harus Anda tawarkan juga harus masuk akal, dimana bentuk dan kualitas bangunan yang bagus dengan fasilitas yang lengkap, pasti akan dihargai dengan harga yang sedikit mahal jika dibandingkan dengan bangunan yang alakadarnya dengan fasilitas yang pas-pasan.
Selain itu, juga harus mengerti kalau harga yang Anda tawarkan ini sangat sensitif bagi konsumen. Makanya, Anda juga harus memperhatikan perkembangan harga di pasaran. Selain itu, pastikan juga kalau Anda mengetahui dengan pasti harga pasaran properti di kawasan tersebut, dimana harga properti ini biasanya akan cenderung naik setiap saat, tapi tetap saja ini bukan alasan untuk Anda bisa menaikan harga dengan semena-mena.
Melihat Sampel Rumah
Kebanyakan pengembang biasanya akan menawarkan paket rumah yang sudah dibangun dan belum dibangun. Nah, kalau Anda tertarik dengan rumah yang belum dibangun, sebaiknya Anda mencermati sampel atau minimalnya miniatur rumah dengan baik.
Perlu Anda cermati juga, sebaiknya Anda memilih lokasi yang digemari oleh masyarakat sekitar. Hal tersebut karena bisa saja rumah tersebut Anda jual kembali dengan harga tinggi atau bisa juga disewakan kepada orang lain, sehingga Anda akan emndapatkan keuntungan lebih cepat dan tentu saja lebih besar.
Kalau Anda pihak pemilik, sebaiknya Anda menggunakan rumah sample ini sebagai lahan promosi Anda. Hal ini berarti, rumah yang akan Anda bangun ini harus memiliki desain yang sedang trend dan banyak digemari orang. Ketahui juga kalau sample rumah ini merupakan hal yang sensitif, sehingga Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima kritik atau request tambahan dari calon pembeli.
Setelah Anda menguasai dan sudah mulai mempraktekkan strategi utama dalam bisnis investasi tersebut, perlu Anda ketahui kalau ada beberapa strategi lainnya yang harus Anda terapkan sebagai pendamping dari strategi utama tersebut.
Selain itu, strategi cadangan ini juga bisa disebut sebagai strategi pilihan dimana dengan banyaknya opsi, maka kemungkinan berhasil dalam strategi ini akan lebih besar lagi.
Usahakan Sebaiknya Anda Memiliki Aset Properti Ini Tidak Di Satu Tempat
Kalau Anda sudah merasa enjoy untuk berinvestasi properti, pastinya Anda juga ingin menambah investasi Anda supaya potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan bisa berlipat ganda. Walaupun begitu, sebagai strategi pendamping, sebaiknya Anda jangan membeli properti pada satu lokasi saja.
Misalnya saja, Anda membeli properti di Lokasi A dalam Perumahan A1, Anda boleh memiliki aset properti lainnya di Lokasi A dalam Perumahan B1 atau bahkan kalau bisa di Lokasi B perumahan A1.
Hal ini bertujuan supaya Anda bisa melakukan diversifikasi investasi kepada aset yang Anda miliki, sehingga jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada satu perumahan, Anda masih mempunyai lahan bisnis properti lainnya lagi yang bisa Anda manfaatkan untuk mendulang pundi-pundi rupiah.
Contohnya saja, kalau properti di satu kawasan rusak karena bencana alam dan risiko lainnya, maka Anda masih memiliki aset lainnya yang berpotensi menguntungkan Anda.
Selain itu, Anda juga harus memperhatikan lokasi properti yang Anda pilih, hal tersebut karena lokasi merupakan kunci utama dalam investasi properti yang Anda geluti saat ini. Semakin strategis lokasi properti yang Anda miliki, maka potensi keuntungan yang lebih sedang menanti Anda.
Memang benar, kebanyakan properti di kawasan strategis memang mahal, akan tetapi kalau konsumen meminati properti yang Anda miliki, maka tidak ada salahnya Anda melepaskan properti tersebut dengan harga jual yang lebih tinggi.
Selain itu, properti di lokasi strategis sudah dipastikan tidak akan pernah sepi peminat.
Selain itu, ada satu hal lainnya yang ahrus Anda lakukan sebagai penyempurna strategi investasi properti Anda, yakni prmosi. Anda sangat beruntung, karena saat ini Anda sudah dimanjakan dengan media internet dan media lainnya untuk sarana promosi yang cukup tepat dan tentu saja lebih cepat.
Hal tersebut karena, berpromosi di Internet akan berpotensi mendatangkan pembeli dari mana saja, tidak terbatas kepada orang-orang yang ada di daerah Anda.
Selain itu, biasanya berpromosi di Internet akan mudah dijangkau oleh siapa saja dan bisa dilakukan kapan saja, biayanya pun relatif lebih murah, bahkan Anda bisa menggunakan fasilitas gratis, sehingga ongkos atau modal Anda tidak akan terbuang terlalu banyak.
Dengan melakukan strategi-strategi yang sederhana ini, kemungkinan besar usaha properti Anda akan lebih berkembang, kini tinggal keberanian dan konsistensi Anda untuk memaksimalkan semua aset properti yang Anda miliki.
Sumber :
https://edubisnis.net/cara-melakukan-investasi-properti-dengan-cerdas-dan-benar/
Bisnis properti ini tidaklah semudah seperti yang ada lihat. Hasil masksimal dari bisnis properti ini sangat tergantung kepada strategi yang Anda jalankan. Dari mulai perencanaan yang harus benar-benar matang, pemilihan lokasi dan lainnya.
Ada beberapa strategi investasi properti yang dinilai cukup sederhana tapi berpotensi menghasilkan keuntungan yang sangat besar, yakni keberanian Anda untuk memulai bisnis properti. Selain itu, Anda juga bisa melaksanakan beberapa strategi berikut ini yang bisa Anda terapkan untuk meraih keuntungan yang berlimpah.
Berikut merupakan beberapa strategi yang bisa Anda gunakan untuk menggaet untung yang maksimal.
Cari Pengembang Yang Baik
Yang pertama harus Anda lakukan adalah mencari pengembang atau developer yang baik.
Untuk mengetahui ini, Anda bisa melihatnya dari track-record yang mereka miliki. Beberapa point yang harus Anda perhitungkan ketika memilih pengembang adalah developer haru memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi, berpengalaman dengan proyek-proyek besar dan harus memiliki margin error yang sangat rendah.
Perlu Anda ketahui juga, semakin besar peluang bisnis properti yang akan Anda buka, maka secara otomatis ini akan membuat lebih banyak developer baru yang berdatangan.
Selain itu, kawasan properti baru dan terpadu biasanya akan dilakukan perusahaan pengembang properti yang besar dan berpengalaman. Maka dari itu, daripada Anda berspekulasi dengan pengembang yang baru, mendingan Anda memilih developer yang sudah memiliki pengalaman dalam berbagai proyek.
Lokasi Properti yang Baik
Dalam bisnis properti, lokasi merupakan salah satu hal yang sangat penting dan harus bisa diperhatikan dengan bijak. Misalnya saja, ketika Anda memilih properti hunian, sebaiknya Anda lebih memilih hunian rumah yang dihuni oleh para end user. Hal tersebut karena kebanyakan pembeli yang merupakan end user, mereka biasanya akan tinggal lama dan bahkan akan mengajak yang lainnya (teman atau keluarga) untuk sama-sama membeli rumah dilokasi yang sama.
Tentu saja ini sangat menguntungkan, karena secara tidak sengaja, si user ini telah mempromosikan lokasi bisnis properti Anda, sehingga biaya promosi akan bisa ditekan sedemikian rupa. Selain itu, tehnik promosi dari mulut ke mulut ini merupakan salah satu tehnik promosi yang paling efektif dan berpoetnsi besar mendatangkan konsumen lainnya.
Lokasi terbaik untuk membuat perumahan adalah tempat-tempat strategis yang sangat dekat dengan pusat kota, yang memiliki akses transportasi yang memadai, baik itu angkutan umum atau fasilitas jalan yang baik, dekat dengan pusat pendidikan, seperti sekolah dan lainnya, dekat dengan kantor pemerintahan, minimalnya kantor kecamatan dan usahakan harus dekat dengan pusat bisnis seperti mall dan pasar.
Fasilitas Memadai
Selain lokasi, beberapa fasilitas dalam perumahan juga sangat penting untuk dicermati. Hal tersebut karena setiap orang pasti menginginkan lokasi properti yang sudah ditunjang oleh fasilitas yang memadai, dari mulai fasilitas pendidikan, pusat perbelanjaan, pusat olahraga, akses transportasi yang memadai dan fasilitas lainnya. Hal ini harus bisa Anda lakukan supaya pembeli bisa lebih nyaman dan mau membeli properti yang Anda tawarkan. Walaupun mungkin harga yang Anda tawarkan akan sedikit mahal.
Selain itu, dengan fasilitas yang lengkap juga, maka Anda seolah-olah berpeluang untuk membuka lahan bisnis lainnya. Misalnya saja, ketika daerah yang Anda bangun tersebut mengalami kemajuan yang pesat, maka bisa saja Anda mendirikan beberapa bangunan sebagai penunjang, misalnya Mall yang lebih dekat ke perumahan, Ruko dan bisnis penunjang lainnya.
Cermati Harga Properti
Bagaimanapun juga, Anda menjalani bisnis properti ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan. Tentu saja harga yang harus Anda tawarkan juga harus masuk akal, dimana bentuk dan kualitas bangunan yang bagus dengan fasilitas yang lengkap, pasti akan dihargai dengan harga yang sedikit mahal jika dibandingkan dengan bangunan yang alakadarnya dengan fasilitas yang pas-pasan.
Selain itu, juga harus mengerti kalau harga yang Anda tawarkan ini sangat sensitif bagi konsumen. Makanya, Anda juga harus memperhatikan perkembangan harga di pasaran. Selain itu, pastikan juga kalau Anda mengetahui dengan pasti harga pasaran properti di kawasan tersebut, dimana harga properti ini biasanya akan cenderung naik setiap saat, tapi tetap saja ini bukan alasan untuk Anda bisa menaikan harga dengan semena-mena.
Melihat Sampel Rumah
Kebanyakan pengembang biasanya akan menawarkan paket rumah yang sudah dibangun dan belum dibangun. Nah, kalau Anda tertarik dengan rumah yang belum dibangun, sebaiknya Anda mencermati sampel atau minimalnya miniatur rumah dengan baik.
Perlu Anda cermati juga, sebaiknya Anda memilih lokasi yang digemari oleh masyarakat sekitar. Hal tersebut karena bisa saja rumah tersebut Anda jual kembali dengan harga tinggi atau bisa juga disewakan kepada orang lain, sehingga Anda akan emndapatkan keuntungan lebih cepat dan tentu saja lebih besar.
Kalau Anda pihak pemilik, sebaiknya Anda menggunakan rumah sample ini sebagai lahan promosi Anda. Hal ini berarti, rumah yang akan Anda bangun ini harus memiliki desain yang sedang trend dan banyak digemari orang. Ketahui juga kalau sample rumah ini merupakan hal yang sensitif, sehingga Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima kritik atau request tambahan dari calon pembeli.
Setelah Anda menguasai dan sudah mulai mempraktekkan strategi utama dalam bisnis investasi tersebut, perlu Anda ketahui kalau ada beberapa strategi lainnya yang harus Anda terapkan sebagai pendamping dari strategi utama tersebut.
Selain itu, strategi cadangan ini juga bisa disebut sebagai strategi pilihan dimana dengan banyaknya opsi, maka kemungkinan berhasil dalam strategi ini akan lebih besar lagi.
Usahakan Sebaiknya Anda Memiliki Aset Properti Ini Tidak Di Satu Tempat
Kalau Anda sudah merasa enjoy untuk berinvestasi properti, pastinya Anda juga ingin menambah investasi Anda supaya potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan bisa berlipat ganda. Walaupun begitu, sebagai strategi pendamping, sebaiknya Anda jangan membeli properti pada satu lokasi saja.
Misalnya saja, Anda membeli properti di Lokasi A dalam Perumahan A1, Anda boleh memiliki aset properti lainnya di Lokasi A dalam Perumahan B1 atau bahkan kalau bisa di Lokasi B perumahan A1.
Hal ini bertujuan supaya Anda bisa melakukan diversifikasi investasi kepada aset yang Anda miliki, sehingga jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada satu perumahan, Anda masih mempunyai lahan bisnis properti lainnya lagi yang bisa Anda manfaatkan untuk mendulang pundi-pundi rupiah.
Contohnya saja, kalau properti di satu kawasan rusak karena bencana alam dan risiko lainnya, maka Anda masih memiliki aset lainnya yang berpotensi menguntungkan Anda.
Selain itu, Anda juga harus memperhatikan lokasi properti yang Anda pilih, hal tersebut karena lokasi merupakan kunci utama dalam investasi properti yang Anda geluti saat ini. Semakin strategis lokasi properti yang Anda miliki, maka potensi keuntungan yang lebih sedang menanti Anda.
Memang benar, kebanyakan properti di kawasan strategis memang mahal, akan tetapi kalau konsumen meminati properti yang Anda miliki, maka tidak ada salahnya Anda melepaskan properti tersebut dengan harga jual yang lebih tinggi.
Selain itu, properti di lokasi strategis sudah dipastikan tidak akan pernah sepi peminat.
Selain itu, ada satu hal lainnya yang ahrus Anda lakukan sebagai penyempurna strategi investasi properti Anda, yakni prmosi. Anda sangat beruntung, karena saat ini Anda sudah dimanjakan dengan media internet dan media lainnya untuk sarana promosi yang cukup tepat dan tentu saja lebih cepat.
Hal tersebut karena, berpromosi di Internet akan berpotensi mendatangkan pembeli dari mana saja, tidak terbatas kepada orang-orang yang ada di daerah Anda.
Selain itu, biasanya berpromosi di Internet akan mudah dijangkau oleh siapa saja dan bisa dilakukan kapan saja, biayanya pun relatif lebih murah, bahkan Anda bisa menggunakan fasilitas gratis, sehingga ongkos atau modal Anda tidak akan terbuang terlalu banyak.
Dengan melakukan strategi-strategi yang sederhana ini, kemungkinan besar usaha properti Anda akan lebih berkembang, kini tinggal keberanian dan konsistensi Anda untuk memaksimalkan semua aset properti yang Anda miliki.
Sumber :
https://edubisnis.net/cara-melakukan-investasi-properti-dengan-cerdas-dan-benar/
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Monday, October 29, 2018
Tips Beli Perabot Dapur yang Tepat
Beli Rumah Baru, Ini Tips Beli Perabot Dapur yang Tepat
Sebagai pengantin baru dan mempunyai rumah baru tentu bakal disibukkan dengan mengisi peralatan rumah tangga. Peralatan yang biasa dipilih berdasarkan fungsi, model, warna, bentuk dan mampu memperindah bagian dalam rumah.
Yap, salah satu peralatan rumah tangga yang tidak boleh dilupakan ialah peralatan dapur. Namun, sebelum itu jangan sampai membeli peralatan yang dapat menguras kantong. Tidak mau juga kan membeli peralatan yang mahal dan nanti malah tidak terpakai.
Maka dari itu, cermati dahulu peralatan dapur yang bakal Anda butuhkan. Perhatikan juga dengan seksama jenis peralatan dapur dan fungsinya. Ingat, bukan yang diinginkan ya. Berikut tips sebelum Anda membeli peralatan dapur.
Budget
Ini adalah hal pertama yang harus Anda cermati sebelum membeli peralatan rumah tangga. Anda bisa tentukan budget yang bakal Anda pakai untuk membeli peralatan dapur. Ingat, jangan sampai melewati batas budget yang sudah ditentukan.
Anda boleh saja membayar dengan uang tunai atau menggunakan cicilan. Namun, jangan sampai over budget yaa.
Catat peralatan yang diperlukan
Setelah menetukan budget yang akan dialokasikan ke peralatan dapur, Anda bisa mencatat peralatan apa saja yang bakal Anda beli. Catat dengan seksama merek sampai harganya. Pastikan juga Anda mengetahui dengan benar peralatan dapur dan fungsinya, sehingga peralatan tersebut benar tepat guna.
Dengan mencatat daftar barang yang akan dibeli bisa ditentukan skala prioritas barang kebutuhan yang benar-banar penting dan meminimalisir keinginan yang tak perlu.
Setelah itu, dari barang urutkan prioritas barang-barang yang akan dibeli. Tentunya dimulai dengan barang-barang yang memang amat diperlukan sehari-hari Anda bakal pakai.
Untuk peralatan dapur, mulai dari pisau, wajan penggorengan, pengupas kentang, pembuka kaleng, centong nasi sampai pengocok telur. Pilih mana yang bakal Anda beli.
Pilih kualitas terbaik
Murah boleh-boleh saja tetapi jangan murahan. Untuk itu sebelum membeli barang-barang tersebut tidak ada salahnya Anda mencari informasi melalui internet atau dari kerabat. Pilih peralatan dapur yang berkualitas dari segi bahan sampai fungsinya.
Kalau pun Anda masih ragu mencari informasi melalui datang saja langsung ke store atau outlet yang menjual peralatan dapur tersebut.
Beragam peralatan dapur bisa Anda temukan di sini. Mulai dari pisau, spatula, sendok sup, cobe ulekan, pemukul daging, parutan, sendok, pengocok telur, alat peniris, sudip, sendok, garpu, capitan masak dan masih banyak lagi peralatan lainnya.
Dengan kelengkapan dan produk yang berkualitas takkan membuat Anda ragu.
Sumber :
https://today.line.me/id/pc/article/Beli+Rumah+Baru+Ini+Tips+Beli+Perabot+Dapur+yang+Tepat-QE1lrg
Sebagai pengantin baru dan mempunyai rumah baru tentu bakal disibukkan dengan mengisi peralatan rumah tangga. Peralatan yang biasa dipilih berdasarkan fungsi, model, warna, bentuk dan mampu memperindah bagian dalam rumah.
Yap, salah satu peralatan rumah tangga yang tidak boleh dilupakan ialah peralatan dapur. Namun, sebelum itu jangan sampai membeli peralatan yang dapat menguras kantong. Tidak mau juga kan membeli peralatan yang mahal dan nanti malah tidak terpakai.
Maka dari itu, cermati dahulu peralatan dapur yang bakal Anda butuhkan. Perhatikan juga dengan seksama jenis peralatan dapur dan fungsinya. Ingat, bukan yang diinginkan ya. Berikut tips sebelum Anda membeli peralatan dapur.
Budget
Ini adalah hal pertama yang harus Anda cermati sebelum membeli peralatan rumah tangga. Anda bisa tentukan budget yang bakal Anda pakai untuk membeli peralatan dapur. Ingat, jangan sampai melewati batas budget yang sudah ditentukan.
Anda boleh saja membayar dengan uang tunai atau menggunakan cicilan. Namun, jangan sampai over budget yaa.
Catat peralatan yang diperlukan
Setelah menetukan budget yang akan dialokasikan ke peralatan dapur, Anda bisa mencatat peralatan apa saja yang bakal Anda beli. Catat dengan seksama merek sampai harganya. Pastikan juga Anda mengetahui dengan benar peralatan dapur dan fungsinya, sehingga peralatan tersebut benar tepat guna.
Dengan mencatat daftar barang yang akan dibeli bisa ditentukan skala prioritas barang kebutuhan yang benar-banar penting dan meminimalisir keinginan yang tak perlu.
Setelah itu, dari barang urutkan prioritas barang-barang yang akan dibeli. Tentunya dimulai dengan barang-barang yang memang amat diperlukan sehari-hari Anda bakal pakai.
Untuk peralatan dapur, mulai dari pisau, wajan penggorengan, pengupas kentang, pembuka kaleng, centong nasi sampai pengocok telur. Pilih mana yang bakal Anda beli.
Pilih kualitas terbaik
Murah boleh-boleh saja tetapi jangan murahan. Untuk itu sebelum membeli barang-barang tersebut tidak ada salahnya Anda mencari informasi melalui internet atau dari kerabat. Pilih peralatan dapur yang berkualitas dari segi bahan sampai fungsinya.
Kalau pun Anda masih ragu mencari informasi melalui datang saja langsung ke store atau outlet yang menjual peralatan dapur tersebut.
Beragam peralatan dapur bisa Anda temukan di sini. Mulai dari pisau, spatula, sendok sup, cobe ulekan, pemukul daging, parutan, sendok, pengocok telur, alat peniris, sudip, sendok, garpu, capitan masak dan masih banyak lagi peralatan lainnya.
Dengan kelengkapan dan produk yang berkualitas takkan membuat Anda ragu.
Sumber :
https://today.line.me/id/pc/article/Beli+Rumah+Baru+Ini+Tips+Beli+Perabot+Dapur+yang+Tepat-QE1lrg
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Sunday, October 21, 2018
Tukul Arwana jadi Juragan Kos-Kosan
Jadi Juragan Kos-Kosan, Rumah Tukul Arwana Jauh Dari Kesan Mewah
Karir Tukul Arwana di dunia presenting yang cemerlang berhasil mengantarkannya menjadi milyarder.
Meski kini jadi juragan kos-kosan, siapa sangka Tukul Arwana tinggal di hunian yang sederhana dan jauh dari kesan mewah.
Melansir dari tayangan YouTube Eksis, Tukul Arwana memperlihatkan rumahnya.
Dalam tayangan tersebut, Tukul memperlihatkan rumah yang ia tinggali dengan sang istri saat pertama kali ke Jakarta.
Kala itu Tukul mengontrak di rumah tersebut dengan biaya Rp 150.000,00 per bulan.
Tarif kontrakannya bahkan lebih besar dibandingkan penghasilan Tukul Arwana saat itu.
Namun berkat keuletan dan kerja kerasnya, Tukul dan Susi berhasil melewati masa-masa sulit tersebut.
Kemudian Tukul Arwana membeli sebuah rumah di samping bekas rumah kontrakannya.
Rumah tersebut masih terkesan sederhana, hanya saja ukurannya jauh lebih luas.
Dinding ruang tamu Tukul Arwana dipenuhi dengan frame berisi potret keluarganya.
Dinding berwarna biru itu dipadukan dengan sofa hijau tua dan gorden cokelat sehingga berhasil menonjolkan kesan luas.
Di sisi tembok lainnya terdapat kolase foto dalam sebuah bingkai yang besar.
Dinding ruang tamu Tukul Arwana dipenuhi dengan frame berisi potret keluarganya.
Dinding berwarna biru itu dipadukan dengan sofa hijau tua dan gorden cokelat sehingga berhasil menonjolkan kesan luas.
Di sisi tembok lainnya terdapat kolase foto dalam sebuah bingkai yang besar.
Di lantai dua rumah Tukul, terdapat ruang olahraga.
Di bagian ruang tamu terdapat sebuah sofa bergaya modern berwarna putih dengan cushion motif tribal.
Di bagia carport, terdapat deretan koleksi moge milik Tukul yang berharga fantastis.
Di bagian belakang rumah Tukul juga terdapat kebun duriannya loh.
Kekayaan Tukul ini rupanya diwujudkan dalam usaha kos-kosan dan kontrakan yang berada dekat dengan rumahnya.
Sumber :
http://www.grid.id/read/04955989/jadi-juragan-kos-kosan-rumah-tukul-arwana-jauh-dari-kesan-mewah?page=all
Karir Tukul Arwana di dunia presenting yang cemerlang berhasil mengantarkannya menjadi milyarder.
Meski kini jadi juragan kos-kosan, siapa sangka Tukul Arwana tinggal di hunian yang sederhana dan jauh dari kesan mewah.
Melansir dari tayangan YouTube Eksis, Tukul Arwana memperlihatkan rumahnya.
Dalam tayangan tersebut, Tukul memperlihatkan rumah yang ia tinggali dengan sang istri saat pertama kali ke Jakarta.
Kala itu Tukul mengontrak di rumah tersebut dengan biaya Rp 150.000,00 per bulan.
Tarif kontrakannya bahkan lebih besar dibandingkan penghasilan Tukul Arwana saat itu.
Namun berkat keuletan dan kerja kerasnya, Tukul dan Susi berhasil melewati masa-masa sulit tersebut.
Kemudian Tukul Arwana membeli sebuah rumah di samping bekas rumah kontrakannya.
Rumah tersebut masih terkesan sederhana, hanya saja ukurannya jauh lebih luas.
Dinding ruang tamu Tukul Arwana dipenuhi dengan frame berisi potret keluarganya.
Dinding berwarna biru itu dipadukan dengan sofa hijau tua dan gorden cokelat sehingga berhasil menonjolkan kesan luas.
Di sisi tembok lainnya terdapat kolase foto dalam sebuah bingkai yang besar.
Dinding ruang tamu Tukul Arwana dipenuhi dengan frame berisi potret keluarganya.
Dinding berwarna biru itu dipadukan dengan sofa hijau tua dan gorden cokelat sehingga berhasil menonjolkan kesan luas.
Di sisi tembok lainnya terdapat kolase foto dalam sebuah bingkai yang besar.
Di lantai dua rumah Tukul, terdapat ruang olahraga.
Di bagian ruang tamu terdapat sebuah sofa bergaya modern berwarna putih dengan cushion motif tribal.
Di bagia carport, terdapat deretan koleksi moge milik Tukul yang berharga fantastis.
Di bagian belakang rumah Tukul juga terdapat kebun duriannya loh.
Kekayaan Tukul ini rupanya diwujudkan dalam usaha kos-kosan dan kontrakan yang berada dekat dengan rumahnya.
Sumber :
http://www.grid.id/read/04955989/jadi-juragan-kos-kosan-rumah-tukul-arwana-jauh-dari-kesan-mewah?page=all
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Seleb Jadi Juragan Kost dengan Omzet 700 Juta per Bulan
5 Seleb Ini Berhasil Jadi Juragan Kost dengan Omzet Fantastis hingga 700 Juta per Bulan
Berkarier sebagai seorang selebriti diektahui memang menghasilkan banyak pendapatan. Terlebih jika seorang selebriti tersebut banyak membintangi sejumlah, iklan, sinetron, hingga film.Namun, tak selamanya seorang selebriti selalu bersinar di dunia entertainment, adakalanya mereka akan meredup seiring berjalannya waktu.
Untuk itu, banyak selebriti yang mulai menyambi profesi untuk menjadi pengusaha. Salah satu usaha yang banyak digandrungi selebriti, yakni properti.
Banyak selebriti yang membangun rumah kost hingga beromzet ratusan juta rupiah per bulannya.
Berikut Grid.ID rangkum melalui lansiran YouTube infotainment Selebrita Pagi.
1. Naysilla Mirdad
Artis Naysilla Mirdad memang sudah dikenal sebagai ratu sinetron stripping.
Beberapa sinetron pun sudah banyak ia bintangi. Rasanya tak menjadi rahasia jika pemasukan Naysilla Mirdad cukup banyak dari pekerjaannya di dunia entertainment ini.
Naysilla Mirdad diketahui juga memiliki usaha di bidang properti, yakni kamar kost yang berada di kawasan Bandung, Jawa Barat.
Awalnya Naysilla Mirdad hanya memiliki 23 kamar kost, tetapi siapa sangka penghasilan yang ia dapatkan begitu menggiurkan hingga akhirnya Nay mengembangkan kamar kost-nya menjadi 50 kamar dengan peghasilan Rp75 juta per bulannya.
2. Cita Citata
Pedangdut Cita Citata mulai dikenal publik lantaran lagu yang berjudul Sakitnya tuh di Sini berhasil memuncaki deretan tangga lagu di Indonesia.
Ia pun tak jarang menjadi bintang tamu baik di acara on air maupun off air untuk bernyanyi.
Dari pekerjaan menyanyinya tersebut, Cita Citata berhasil membangun 50 kamar kost di Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan usaha properti kamar kost tersebut, Cita Citata berhasil meraup uang hingga Rp100 juta per bulannya.
3. Zaskia Gotik
Siapa yang tidak kenal dengan pedangdut Zaskia Gotik, pelantun lagu 1000 Alasan ini memang tidak pernah sepi job untuk menyanyi.
Untuk itu, tak heran jika pemasukan yang didapatkan Zaskia Gotik cukup melimpah. Zaskia Gotik akhirnya mewujudkan cita-citanya sejak dulu, yakni menjadi juragan kost.
Sejak 2015, Zaskia Gotik resmi menjadi juragan kost di kawasan Cikarang. Di atas tanah 10 hektare, Zaskia Gotik berhasil membangun sepuluh bangunan, dimana setiap bangunannya terdiri dari 20 kamar kost.
Dari kamar kost tersebut, Zaskia Gotik mendapatkan omzet Rp140 juta per bulan.
4. Citra Kirana
Artis Citra Kirana juga dikenal sebagai ratu sinetron stripping, setelah berhasil menjadi pemeran Rumana dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang menembus 2000 episode lebih.
Tak heran jika pendapatan Citra Kirana terbilang cukup melimpah, untuk itu kekasih Ali Syakieb ini juga mencoba peruntungannya usaha di bidang properti.
Citra Kirana diketahui memiliki puluhan kamar kost di Bandung, ia juga mendapatkan omzet per bulannya dengan kisaran ratusan juta rupiah.
5.Cynthiara Alona
Artis film horor Cynthiara Alona juga rupanya berhasil menjadi juragan kost yang terbilang sangat sukses.
Cynthiara Alona diketahui memiliki kost mewah terdiri dari 97 kamar yang berkonsepkan hotel, dilengkapi fasilitas kolam berenang, tempat biliar, dan karaoke.
Dari bisnis kamar kost tersebut, ia berhasil meraup Rp700 juta itupun kalau dalam kondisi sepi.
Sekarang Cynthiara Alona sudah mengembangkan bisnisnya tersebut ke perusahaan properti developer, dalam 5 tahun terakhir, dia berhasil membangun perumahan cluster dari hasil uang kost.
Sumber :
https://today.line.me/id/pc/article/5+Seleb+Ini+Berhasil+Jadi+Juragan+Kost+dengan+Omzet+Fantastis+hingga+700+Juta+per+Bulan-QEDeop/?utm_source=oa&utm_medium=all&utm_campaign=1810210116&utm_term=6
Berkarier sebagai seorang selebriti diektahui memang menghasilkan banyak pendapatan. Terlebih jika seorang selebriti tersebut banyak membintangi sejumlah, iklan, sinetron, hingga film.Namun, tak selamanya seorang selebriti selalu bersinar di dunia entertainment, adakalanya mereka akan meredup seiring berjalannya waktu.
Untuk itu, banyak selebriti yang mulai menyambi profesi untuk menjadi pengusaha. Salah satu usaha yang banyak digandrungi selebriti, yakni properti.
Banyak selebriti yang membangun rumah kost hingga beromzet ratusan juta rupiah per bulannya.
Berikut Grid.ID rangkum melalui lansiran YouTube infotainment Selebrita Pagi.
1. Naysilla Mirdad
Artis Naysilla Mirdad memang sudah dikenal sebagai ratu sinetron stripping.
Beberapa sinetron pun sudah banyak ia bintangi. Rasanya tak menjadi rahasia jika pemasukan Naysilla Mirdad cukup banyak dari pekerjaannya di dunia entertainment ini.
Naysilla Mirdad diketahui juga memiliki usaha di bidang properti, yakni kamar kost yang berada di kawasan Bandung, Jawa Barat.
Awalnya Naysilla Mirdad hanya memiliki 23 kamar kost, tetapi siapa sangka penghasilan yang ia dapatkan begitu menggiurkan hingga akhirnya Nay mengembangkan kamar kost-nya menjadi 50 kamar dengan peghasilan Rp75 juta per bulannya.
2. Cita Citata
Pedangdut Cita Citata mulai dikenal publik lantaran lagu yang berjudul Sakitnya tuh di Sini berhasil memuncaki deretan tangga lagu di Indonesia.
Ia pun tak jarang menjadi bintang tamu baik di acara on air maupun off air untuk bernyanyi.
Dari pekerjaan menyanyinya tersebut, Cita Citata berhasil membangun 50 kamar kost di Tasikmalaya, Jawa Barat. Dengan usaha properti kamar kost tersebut, Cita Citata berhasil meraup uang hingga Rp100 juta per bulannya.
3. Zaskia Gotik
Siapa yang tidak kenal dengan pedangdut Zaskia Gotik, pelantun lagu 1000 Alasan ini memang tidak pernah sepi job untuk menyanyi.
Untuk itu, tak heran jika pemasukan yang didapatkan Zaskia Gotik cukup melimpah. Zaskia Gotik akhirnya mewujudkan cita-citanya sejak dulu, yakni menjadi juragan kost.
Sejak 2015, Zaskia Gotik resmi menjadi juragan kost di kawasan Cikarang. Di atas tanah 10 hektare, Zaskia Gotik berhasil membangun sepuluh bangunan, dimana setiap bangunannya terdiri dari 20 kamar kost.
Dari kamar kost tersebut, Zaskia Gotik mendapatkan omzet Rp140 juta per bulan.
4. Citra Kirana
Artis Citra Kirana juga dikenal sebagai ratu sinetron stripping, setelah berhasil menjadi pemeran Rumana dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji yang menembus 2000 episode lebih.
Tak heran jika pendapatan Citra Kirana terbilang cukup melimpah, untuk itu kekasih Ali Syakieb ini juga mencoba peruntungannya usaha di bidang properti.
Citra Kirana diketahui memiliki puluhan kamar kost di Bandung, ia juga mendapatkan omzet per bulannya dengan kisaran ratusan juta rupiah.
5.Cynthiara Alona
Artis film horor Cynthiara Alona juga rupanya berhasil menjadi juragan kost yang terbilang sangat sukses.
Cynthiara Alona diketahui memiliki kost mewah terdiri dari 97 kamar yang berkonsepkan hotel, dilengkapi fasilitas kolam berenang, tempat biliar, dan karaoke.
Dari bisnis kamar kost tersebut, ia berhasil meraup Rp700 juta itupun kalau dalam kondisi sepi.
Sekarang Cynthiara Alona sudah mengembangkan bisnisnya tersebut ke perusahaan properti developer, dalam 5 tahun terakhir, dia berhasil membangun perumahan cluster dari hasil uang kost.
Sumber :
https://today.line.me/id/pc/article/5+Seleb+Ini+Berhasil+Jadi+Juragan+Kost+dengan+Omzet+Fantastis+hingga+700+Juta+per+Bulan-QEDeop/?utm_source=oa&utm_medium=all&utm_campaign=1810210116&utm_term=6
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Friday, October 19, 2018
Mari Hidup Hemat
Dulu waktu gaji 1.2jt an. Hp cukup Nokia 3310, yg penting bisa kring. Motor bebek Honda Astrea sudah hebat bisa nganter kemana mana. Meski ngontrak dirumah petak 300rb perbulan serasa surga dunia. Istri rajin masak dirumah, kalo pulang sayur sop dan kopi tubruk dah siap dimeja.
Hidup tetap berjalan dan tetap happy meski sederhana.
Setahun kemudian gaji sudah 5jt an. Istri minta hp juga biar tik tok lebih enak, kalo ada apa gampang telpon. Honda astrea mesti dijual karna kurang keren ganti mega pro, ngangsur 500rb perbulan gapapa biar trendi dikit. Ngontrak mesti pindah kerumah yang bulanan bujet 700rb alih alih perabot mulai banyak gak muat kalo rumah petakan. Istri dah mulai malas masak karna KFC dan Mc Donal lebih enak dan praktis.
Hidup tetap berjalan, happy dan mulai timbul angan angan pingin ini pingin itu kalo gaji papa naik lagi.
Lima tahun kemudian gaji dah 8jt an. Hp jadul mesti diganti dgn yg touchscreen, nokia melayang ganti sony ericson keluaran terbaru Experia. Mega pro gak cocok lagi wajib ganti Ninja biar ngacir, ngutang gak apa apa kan gaji naek terus. Rumah dah pindah di cluster meski KPR 20 th perbulan 1.8jt.
Pola makan dan ngikut artis wisata kuliner,,,KFC gak kelas, sekarang minimal solaria, steak 21, kopi TM yg menu nya aneh aneh. Ada chiken mozarela, chiken cordonblue ada juga ikan asin keju ha ha ha
Hidup terus berjalan, happy tapi agak nyut nyutan bayar hutang,,,dulu yg gak pernah ribut ma istri sekarang dah mulai cek cok urusan ngatur duit. Dah mulai punya visi hidup sebagai orang kaya baru,,,,,jiahhh
Sepuluh tahun kemudian gaji 15jt.
Digarasi udah ada XENIA ... sstttt kabarnya utang di Lesing 3,1jt per bln x 4th, mesti istri keberatan tapi kata papa "gak pa pa ma, papa butuh challenge/tantangan yg lebih biar semangat kerja" cie cie ...
Hmmm dompet mama sekarang tebal isinya mandiri credit card, BNI credit card, BCA credit card dan kartu pegadaian,,,, heeeee...
Ternyata makin tinggi gaji kita makin banyak yg kita mau.
Ternyata uang bisa merubah segalanya.
Ternyata berapapun uang yang kita punya gak akan pernah mampu mencukupi nafsu duniawi.
Padahal meski uang kita banyak, pilihan untuk dikendalikan atau mengendalikan uang tetap ada pada diri kita.
Padahal kita bisa tetap punya penghasilan tinggi namun tetap sederhana.
Padahal kita masih bisa tetap tercukupi meski dengan gadget yg sederhana sekalipun.
Padahal kita juga tahu bahwa apapun yag kita makan produk yg dikeluarkan tidak akan pernah berubah dan pasti terbuang di lubang toilet.
Jangan malu hidup sederhana karena sederhana itu sikap hidup BUKAN pelit.
Jangan malu makan masakan istri karena lebih sehat, bersih dan bergizi.
Jangan malu tidak punya kartu kredit. Karna pengguna kartu kredit kebanyakan dipakai karna gak punya uang cash.
Jangan diperbudak oleh trend, hp, motor dan mobil jika engkau turuti gak akan pernah habis engkau beli.....
Ingat,,,
berlebih lebihan itu temannya setan
INGAT ...
Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan berbagi.
Jadi biasakanlah untuk membagi kebahagian yang engkau peroleh dengan keluarga dan tetanggamu.
(Dikutip dari sebuah sumber / artikel)
Hidup tetap berjalan dan tetap happy meski sederhana.
Setahun kemudian gaji sudah 5jt an. Istri minta hp juga biar tik tok lebih enak, kalo ada apa gampang telpon. Honda astrea mesti dijual karna kurang keren ganti mega pro, ngangsur 500rb perbulan gapapa biar trendi dikit. Ngontrak mesti pindah kerumah yang bulanan bujet 700rb alih alih perabot mulai banyak gak muat kalo rumah petakan. Istri dah mulai malas masak karna KFC dan Mc Donal lebih enak dan praktis.
Hidup tetap berjalan, happy dan mulai timbul angan angan pingin ini pingin itu kalo gaji papa naik lagi.
Lima tahun kemudian gaji dah 8jt an. Hp jadul mesti diganti dgn yg touchscreen, nokia melayang ganti sony ericson keluaran terbaru Experia. Mega pro gak cocok lagi wajib ganti Ninja biar ngacir, ngutang gak apa apa kan gaji naek terus. Rumah dah pindah di cluster meski KPR 20 th perbulan 1.8jt.
Pola makan dan ngikut artis wisata kuliner,,,KFC gak kelas, sekarang minimal solaria, steak 21, kopi TM yg menu nya aneh aneh. Ada chiken mozarela, chiken cordonblue ada juga ikan asin keju ha ha ha
Hidup terus berjalan, happy tapi agak nyut nyutan bayar hutang,,,dulu yg gak pernah ribut ma istri sekarang dah mulai cek cok urusan ngatur duit. Dah mulai punya visi hidup sebagai orang kaya baru,,,,,jiahhh
Sepuluh tahun kemudian gaji 15jt.
Digarasi udah ada XENIA ... sstttt kabarnya utang di Lesing 3,1jt per bln x 4th, mesti istri keberatan tapi kata papa "gak pa pa ma, papa butuh challenge/tantangan yg lebih biar semangat kerja" cie cie ...
Hmmm dompet mama sekarang tebal isinya mandiri credit card, BNI credit card, BCA credit card dan kartu pegadaian,,,, heeeee...
Ternyata makin tinggi gaji kita makin banyak yg kita mau.
Ternyata uang bisa merubah segalanya.
Ternyata berapapun uang yang kita punya gak akan pernah mampu mencukupi nafsu duniawi.
Padahal meski uang kita banyak, pilihan untuk dikendalikan atau mengendalikan uang tetap ada pada diri kita.
Padahal kita bisa tetap punya penghasilan tinggi namun tetap sederhana.
Padahal kita masih bisa tetap tercukupi meski dengan gadget yg sederhana sekalipun.
Padahal kita juga tahu bahwa apapun yag kita makan produk yg dikeluarkan tidak akan pernah berubah dan pasti terbuang di lubang toilet.
Jangan malu hidup sederhana karena sederhana itu sikap hidup BUKAN pelit.
Jangan malu makan masakan istri karena lebih sehat, bersih dan bergizi.
Jangan malu tidak punya kartu kredit. Karna pengguna kartu kredit kebanyakan dipakai karna gak punya uang cash.
Jangan diperbudak oleh trend, hp, motor dan mobil jika engkau turuti gak akan pernah habis engkau beli.....
Ingat,,,
berlebih lebihan itu temannya setan
INGAT ...
Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan berbagi.
Jadi biasakanlah untuk membagi kebahagian yang engkau peroleh dengan keluarga dan tetanggamu.
(Dikutip dari sebuah sumber / artikel)
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Thursday, October 18, 2018
BI Luncurkan Dua Instrumen Keuangan Syariah
BI Luncurkan Dua Instrumen Keuangan Syariah, Apa Saja?
Bank Indonesia (BI) meluncurkan Waqf Core Principal dalam rangka memanfaatkan potensi wakaf untuk menggeliatkan perekonomian nasional.
Waqf Core Principal merupakan dokumen lengkap yang berisi tentang tata kelola dan arah wakaf di masa depan sebanyak 17 butir, yang diharapkan ke depannya bisa memenuhi pembiayaan melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan ekonomi konvensional. Ini memicu kita mencari pendekatan baru mendukung pencapaian pertumbuhan berkelanjutan," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rangkaian IMF-WB Annual Meetings di Nusa Dua, Bali, Ahad (14/10/2018).
"Salah satu solusi yang tersedia adalah memanfaatkan ekonomi dan keuangan Islam," katanya.
BI, bersama dengan IRTI-IDB dan Baznas sejatinya sudah menginisasi Waqf Core Principal sejak 2014, yang memang akan menjadi referensi utama untuk pengelolaan zakat di lebih dari 14 ngara.
Prinsip ini, sambung dia, pun menetapkan enam bidang dasar yang dikembangkan mencakup pengaturan hukum, tata kelola yang baik, manajemen risiko, pengawasan, dan integritas keuangan.
"Selain itu kami juga telah mengembangkan wakaf yang memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam proyek sosial yang akan difasilitasi oleh Badan Wakaf Indonesia dan Kementerian Keuangan," katanya.
Selain meluncurkan Waqf Core Principal, bank sentral pun meluncurkan uang tunai Waqf Linked Sukuk senilai Rp 12 miliar, yang sumber dananya akan digunakan untuk pembiayaan kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam.
"Salah satunya mungkin sebagian akan digunakan untuk pendanaan korban bencana yang ada di Lombok dan ada di Palu. Jumlahnya masih akan terus bertambah, tapi ini sebagaian dari Islamic Financing Instrument," kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo.
Potensi besar
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengemukakan, potensi keuangan syariah, terutama zakat memang besar. Berdasarkan catatan Bappenas, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp 100 triliun hingga Rp 200 triliun.
"Tetapi, yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran dulu. Karena sebenarnya zakat itu sesuatu yang wajib dilakukan. Setiap tahun 2,5% dari aset atau dari penghasilan kita," kata Bambang.
"Sehingga perlu didorong terus menerus, sehingga kesadaran itu timbul. Sudah ada fasilitas yang membuat zakat itu mengurangi kewajiban kita membayar pajak. Jadi sebenarnya tinggal peningkatan kesadaran," ujarnya.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20181014164528-29-37313/bi-luncurkan-dua-instrumen-keuangan-syariah-apa-saja
Bank Indonesia (BI) meluncurkan Waqf Core Principal dalam rangka memanfaatkan potensi wakaf untuk menggeliatkan perekonomian nasional.
Waqf Core Principal merupakan dokumen lengkap yang berisi tentang tata kelola dan arah wakaf di masa depan sebanyak 17 butir, yang diharapkan ke depannya bisa memenuhi pembiayaan melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan ekonomi konvensional. Ini memicu kita mencari pendekatan baru mendukung pencapaian pertumbuhan berkelanjutan," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rangkaian IMF-WB Annual Meetings di Nusa Dua, Bali, Ahad (14/10/2018).
"Salah satu solusi yang tersedia adalah memanfaatkan ekonomi dan keuangan Islam," katanya.
BI, bersama dengan IRTI-IDB dan Baznas sejatinya sudah menginisasi Waqf Core Principal sejak 2014, yang memang akan menjadi referensi utama untuk pengelolaan zakat di lebih dari 14 ngara.
Prinsip ini, sambung dia, pun menetapkan enam bidang dasar yang dikembangkan mencakup pengaturan hukum, tata kelola yang baik, manajemen risiko, pengawasan, dan integritas keuangan.
"Selain itu kami juga telah mengembangkan wakaf yang memungkinkan orang untuk berpartisipasi dalam proyek sosial yang akan difasilitasi oleh Badan Wakaf Indonesia dan Kementerian Keuangan," katanya.
Selain meluncurkan Waqf Core Principal, bank sentral pun meluncurkan uang tunai Waqf Linked Sukuk senilai Rp 12 miliar, yang sumber dananya akan digunakan untuk pembiayaan kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam.
"Salah satunya mungkin sebagian akan digunakan untuk pendanaan korban bencana yang ada di Lombok dan ada di Palu. Jumlahnya masih akan terus bertambah, tapi ini sebagaian dari Islamic Financing Instrument," kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo.
Potensi besar
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengemukakan, potensi keuangan syariah, terutama zakat memang besar. Berdasarkan catatan Bappenas, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp 100 triliun hingga Rp 200 triliun.
"Tetapi, yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran dulu. Karena sebenarnya zakat itu sesuatu yang wajib dilakukan. Setiap tahun 2,5% dari aset atau dari penghasilan kita," kata Bambang.
"Sehingga perlu didorong terus menerus, sehingga kesadaran itu timbul. Sudah ada fasilitas yang membuat zakat itu mengurangi kewajiban kita membayar pajak. Jadi sebenarnya tinggal peningkatan kesadaran," ujarnya.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20181014164528-29-37313/bi-luncurkan-dua-instrumen-keuangan-syariah-apa-saja
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Tuesday, October 16, 2018
Hai Milenial, Simak Tips Ini Sebelum Putuskan Beli Rumah
Membeli rumah sebagai investasi jadi salah satu pilihan para milenial untuk mengelola keuangannya. Tapi benarkah sektor properti masih layak dan jadi portofolio investasi?
Pakar keuangan personal dan self made miliuner Ramit Sethi mengatakan bahwa membeli rumah tidak selalu merupakan investasi terbaik yang harus Anda lakukan."Bagaimana jika Anda menemukan bahwa real estat tidak sebagus investasi seperti yang dikatakan semua orang?," ujar Sethi seperti yang dilansir dari CNBC Make It.
Sementara banyak pembeli rumah pertama yang berasumsi bahwa mereka dapat mengubah laba bersih pada setiap pembelian real estat. Namun, Sethi mengatakan bahwa hal itu tidak selalu begitu sederhana.
Bahkan, ada banyak rintangan dan biaya yang dapat mencegah pembelian real estat Anda dan menjadi tidak menguntungkan jika Anda tidak berhati-hati.
"Kebanyakan orang tidak pernah memperhitungkan semua biaya phantom, termasuk pajak dan pemeliharaan. Mereka tidak memperhitungkan inflasi dan bagaimana hal itu mengikis nilai uang dari waktu ke waktu," kata dia.
Kemungkinan penting lainnya yang diabaikan oleh pembeli rumah adalah apakah mereka lebih baik berinvestasi dalam saham daripada real estat. Sethi memaparkan fakta data bahwa pasar saham biasanya meredam kinerja real estat sebagai investasi.
Hal paling penting yang dapat Anda lakukan sebelum membeli rumah adalah memperhatikan angka. Perhitungkanlah keuangan Anda sendiri dan biaya pembelian rata-rata dibandingkan menyewa rumah di daerah Anda.
Tanyakan pula pada diri sendiri apakah membeli rumah masuk akal bagi Anda, di mana Anda tinggal, lebih baik menyewa dan menyimpan uang yang Anda simpan ke pasar saham? Atau pilihan investasi terbaik untuk Anda.
Tentunya, kinerja pasar saham versus apresiasi real estat dapat bergantung pada berbagai faktor, mulai dari membeli rumah di lingkungan yang akan datang hingga berinvestasi tepat sebelum krisis ekonomi atau pasar menguntungkan. Meskipun, saham umumnya melakukan kerja lebih baik daripada real estat.
"Jika Anda menghitung angka-angka, Anda mungkin menemukan bahwa di mana Anda tinggal itu benar-benar tidak masuk akal untuk membeli. Apakah ada alasan lain untuk membeli? Tentu saja. Mungkin Anda ingin membeli karena Anda ingin merobohkan dinding itu. Atau mungkin Anda juga ingin membeli karena Anda ingin anak-anak Anda pergi ke sekolah di tempat tertentu," kata dia.
"Maka Anda ingin pergi sedikit lebih dalam. Kamu ingin berkata, 'Kamu tahu apa, apa yang bisa saya dapatkan di pasar saham sekarang?' Secara umum kita dapat mengasumsikan bahwa dalam jangka panjang, jika kita berinvestasi dalam dana indeks diversifikasi berbiaya rendah, kita mendapatkan sekitar 7 persen [pengembalian tahunan]. Dapatkah Anda mengalahkan itu di wilayah Anda, seiring waktu, dengan apresiasi real estat?," kata Sethi.
Jika Anda melakukan pekerjaan rumah dan itu tidak tampak seperti real estat maka Anda layak di daerah Anda dan menghasilkan yang lebih baik daripada pasar saham selama beberapa tahun. Namun jika Anda tidak keberatan menyewa jangka panjang maka Anda mungkin akan lebih baik tidak menjadi pemilik rumah, kata Sethi.
Yang paling penting, Anda harus melakukan perhitungan sebelum membuat keputusan besar. "Untuk pembelian terbesar dalam hidup Anda, Anda harus tahu semua matematika dan bagaimana memainkannya 20 tahun di masa depan," kata dia.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20181016141033-25-37599/hai-milenial-simak-tips-ini-sebelum-putuskan-beli-rumah
Pakar keuangan personal dan self made miliuner Ramit Sethi mengatakan bahwa membeli rumah tidak selalu merupakan investasi terbaik yang harus Anda lakukan."Bagaimana jika Anda menemukan bahwa real estat tidak sebagus investasi seperti yang dikatakan semua orang?," ujar Sethi seperti yang dilansir dari CNBC Make It.
Sementara banyak pembeli rumah pertama yang berasumsi bahwa mereka dapat mengubah laba bersih pada setiap pembelian real estat. Namun, Sethi mengatakan bahwa hal itu tidak selalu begitu sederhana.
Bahkan, ada banyak rintangan dan biaya yang dapat mencegah pembelian real estat Anda dan menjadi tidak menguntungkan jika Anda tidak berhati-hati.
"Kebanyakan orang tidak pernah memperhitungkan semua biaya phantom, termasuk pajak dan pemeliharaan. Mereka tidak memperhitungkan inflasi dan bagaimana hal itu mengikis nilai uang dari waktu ke waktu," kata dia.
Kemungkinan penting lainnya yang diabaikan oleh pembeli rumah adalah apakah mereka lebih baik berinvestasi dalam saham daripada real estat. Sethi memaparkan fakta data bahwa pasar saham biasanya meredam kinerja real estat sebagai investasi.
Hal paling penting yang dapat Anda lakukan sebelum membeli rumah adalah memperhatikan angka. Perhitungkanlah keuangan Anda sendiri dan biaya pembelian rata-rata dibandingkan menyewa rumah di daerah Anda.
Tanyakan pula pada diri sendiri apakah membeli rumah masuk akal bagi Anda, di mana Anda tinggal, lebih baik menyewa dan menyimpan uang yang Anda simpan ke pasar saham? Atau pilihan investasi terbaik untuk Anda.
Tentunya, kinerja pasar saham versus apresiasi real estat dapat bergantung pada berbagai faktor, mulai dari membeli rumah di lingkungan yang akan datang hingga berinvestasi tepat sebelum krisis ekonomi atau pasar menguntungkan. Meskipun, saham umumnya melakukan kerja lebih baik daripada real estat.
"Jika Anda menghitung angka-angka, Anda mungkin menemukan bahwa di mana Anda tinggal itu benar-benar tidak masuk akal untuk membeli. Apakah ada alasan lain untuk membeli? Tentu saja. Mungkin Anda ingin membeli karena Anda ingin merobohkan dinding itu. Atau mungkin Anda juga ingin membeli karena Anda ingin anak-anak Anda pergi ke sekolah di tempat tertentu," kata dia.
"Maka Anda ingin pergi sedikit lebih dalam. Kamu ingin berkata, 'Kamu tahu apa, apa yang bisa saya dapatkan di pasar saham sekarang?' Secara umum kita dapat mengasumsikan bahwa dalam jangka panjang, jika kita berinvestasi dalam dana indeks diversifikasi berbiaya rendah, kita mendapatkan sekitar 7 persen [pengembalian tahunan]. Dapatkah Anda mengalahkan itu di wilayah Anda, seiring waktu, dengan apresiasi real estat?," kata Sethi.
Jika Anda melakukan pekerjaan rumah dan itu tidak tampak seperti real estat maka Anda layak di daerah Anda dan menghasilkan yang lebih baik daripada pasar saham selama beberapa tahun. Namun jika Anda tidak keberatan menyewa jangka panjang maka Anda mungkin akan lebih baik tidak menjadi pemilik rumah, kata Sethi.
Yang paling penting, Anda harus melakukan perhitungan sebelum membuat keputusan besar. "Untuk pembelian terbesar dalam hidup Anda, Anda harus tahu semua matematika dan bagaimana memainkannya 20 tahun di masa depan," kata dia.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20181016141033-25-37599/hai-milenial-simak-tips-ini-sebelum-putuskan-beli-rumah
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Sejuta Rumah: Program Vital Yang Dinomorduakan
Sandang, pangan, dan papan.
Itulah tiga konsep kebutuhan pokok manusia yang diakui di konstitusi negara ini. Anak bangsa ini baru disebut berhasil memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari jika telah bisa memenuhi kebutuhan pakaian, makanan, dan perumahan.
Di antara ketiga poin tersebut, perumahan menjadi kebutuhan pokok yang paling sulit dipenuhi oleh negara untuk rakyatnya, karena tingginya harga tanah dan rumah. Menurut data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PPDPP), hingga 2015 terdapat 11.459.875 rumah tangga yang belum memiliki rumah.
Artinya, belasan juta keluarga di Indonesia masih tinggal di rumah sewa, kontrakan, atau menumpang di rumah mertua dan kerabat mereka. Penyebabnya, harga rumah (baik rumah tapak maupun rumah susun) yang masih sangat tinggi. Situasi ini berujung pada tingginya selisih pemenuhan dari total kebutuhan rumah (backlog) nasional.
Betul bahwa perbankan menyediakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, problemnya terletak pada penghasilan masyarakat menengah ke bawah, yang belum cukup untuk memenuhi uang muka (down payment/ DP) sebagai syarat utama pengucuran kredit perumahan.
Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai 20 persen dari populasi Indonesia. Dari situ, jumlah backlog perumahan diprediksi mencapai 10 juta hingga 12 juta unit rumah.
"Kebutuhan masyarakat setiap tahun butuh satu juta dan hanya 60% yang bisa dipenuhi," ucapnya di sela Investor Gathering 2017 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF di Jakarta, Senin (27/3).
Undang-Undang Dasar 1945 sebenarnya telah menggariskan tugas pemerintah dalam menjamin ketersediaan rumah di Pasal 28 H ayat (1) yang berbunyi: "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat."
Amanah tersebut selanjutnya diderivasikan dalam Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun yang memperjelas bahwa negara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi setiap orang terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Empat Batu Penjuru Program Rumah Murah
Periode & Milestone
Juli 2010 : Keputusan Menteri Keuangan 290/KMK.05/2010 tentang Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pembiayaan Perumahan (PPP) dirilis
Oktober 2010 : Kementerian Perumahan Rakyat meluncurkan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)
Februari 2011 : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gelar rakor tentang rumah murah untuk mendorong pelaksanan program FLPP
April 2015 : Presiden Joko Widodo meluncurkan program Sejuta Rumah (untuk 5 tahun), yang tak lain adalah versi baru program FLPP
Pada tahun pertama peluncurannya, pemerintah mengambil dana APBN senilai Rp 2,6 triliun yang digulirkan untuk membantu MBR memiliki rumah. Namun pada 2011, program ini tak berjalan optimal dengan realisasi 7.959 unit rumah atau hanya 4,32% dari target yang dipatok sebanyak 184.100 rumah. Pada tahun-tahun selanjutnya, program ini berjalan lebih baik.
Menyusul penggabungan antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat di era Jokowi, program rumah murah ditingkatkan akselerasinya. Pemerintah merilis Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Selanjutnya, melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 112/KMK.05/2016 tanggal 19 Februari 2016 maka PPDPP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Melalui program tersebut, realisasi program FLPP terus meningkat hingga menyentuh rekor tertingginya senilai Rp 6 triliun pada tahun 2015. Namun sayangnya, pertumbuhan tersebut harus terhenti pada tahun lalu karena pemangkasan anggaran dari alokasi semula Rp 9,7 triliun menjadi Rp 3,1 triliun.
Pemangkasan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah menurunkan skala prioritas penyediaan rumah murah dalam program pembangunan politiknya. Sebagaimana jamak diketahui, APBN merupakan instrumen fiskal yang mencerminkan keberpihakan politik dan skala prioritas pemerintah dalam pembangunan.
Pada tahun 2017, pengurangan subsidi untuk FLPP senilai Rp 6,6 triliun tersebut terjadi di tengah penaikan subsidi listrik sebesar Rp24,2 triliun, menjadi Rp 191,5 triliun. Artinya, pemerintah menilai kebutuhan subsidi energi lebih mendesak daripada subsidi rumah. Ini merupakan pilihan sulit di tengah membengkaknya defisit APBN.
BTN Menjadi Agen Utama
Pada awal tahun ini, pelaku industri perumahan sempat dikejutkan oleh kabar raibnya nama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dari daftar bank penyalur KPR di bawah program FLPP. Disebutkan mengejutkan karena BTN pada tahun lalu menjadi bank terbesar dalam penyaluran FLPP dengan kontribusi sebesar 87%.
Hal itu terjadi karena kesalahpahaman mengenai skema KPR subsidi, di mana pemerintah awalnya menilai BTN lebih cocok menyalurkan KPR subsidi dalam skema non-FLPP yakni subsidi selisih bunga (SSB).
Pada akhirnya, BTN yang tak lain adalah bank terbesar dalam hal penyaluran KPR, masuk kembali ke program FLPP. Perseroan akan mengucurkan kembali KPR berskema FLPP pada semester kedua setelah nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) dengan Kementerian PUPR diteken.
Menurut catatan CNBC Indonesia, BTN tahun lalu telah menyalurkan KPR subsidi senilai Rp 75,28 triliun untuk 666.806 unit rumah. Realisasi tersebut tercatat mencapai 100,12% atau melebihi target BTN pada 2017 sebesar 666.000 unit rumah.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa penyaluran FLPP tidak bisa dilepaskan dari bank yang puluhan tahun menancapkan kukunya di pasar KPR dan menjadi spesialis KPR nasional tersebut. Maklum saja, BTN saat ini menguasai 37,3% pasar KPR nasional.
Bank-bank lain belum bisa menggantikan expertise perseroan di pasar KPR ini, di samping nilai marginnya yang kalah menggiurkan dibandingkan dengan kredit berskala besar lainnya, seperti kredit UMKM atau kredit korporasi atau bahkan KPR nonsubsidi.
Untuk tahun ini, Bank BTN menargetkan penyaluran antara 15.000 hingga 20.000 unit hunian dengan skema FLPP. Adapun, untuk penyaluran kredit selisih subsidi bunga (SSB) ditargetkan mencapai 225.000 unit rumah.
Dari target tersebut, sampai dengan triwulan I/2018, nilai penyaluran KPR bersubsidi telah mencapai Rp 9 triliun, untuk membangun 176.208 rumah murah. Capaian tersebut setara dengan 29,37% dari target yang dipatok BTN dalam program Sejuta Rumah yakni 600.000 unit.
Detil KPR BTN Subsidi
1. 1. Uang muka hanya 1% atau Rp 1,4 juta, dari nilai rumah subsidi (sekitar Rp 140 juta)
2. 2. Suku bunga tetap (flat) sebesar 5%
3. 3. Jangka waktu hingga 20 tahun
4. 4. Bebas pajak pertambahan nilai (PPN)
5. 5. Bekerja-sama dengan anggota REI (Real Estate Indonesia)
Sumber: BTN, diolah
Secara umum, BTN menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 20% pada 2018, dengan 90% di antaranya disumbangkan oleh pembiayaan perumahan. Sampai dengan Maret 2018, perseroan telah menyalurkan kredit senilai Rp 202,5 triliun.
Dari capaian tersebut, KPR bersubsidi memimpin dari sisi pertumbuhan maupun kontribusi, yakni tumbuh sebesar 32,96% atau senilai Rp 79,15 triliun (setara dengan 39,09% dari total kredit perseroan).
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180502182026-17-13366/sejuta-rumah-program-vital-yang-dinomorduakan
Itulah tiga konsep kebutuhan pokok manusia yang diakui di konstitusi negara ini. Anak bangsa ini baru disebut berhasil memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari jika telah bisa memenuhi kebutuhan pakaian, makanan, dan perumahan.
Di antara ketiga poin tersebut, perumahan menjadi kebutuhan pokok yang paling sulit dipenuhi oleh negara untuk rakyatnya, karena tingginya harga tanah dan rumah. Menurut data Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PPDPP), hingga 2015 terdapat 11.459.875 rumah tangga yang belum memiliki rumah.
Artinya, belasan juta keluarga di Indonesia masih tinggal di rumah sewa, kontrakan, atau menumpang di rumah mertua dan kerabat mereka. Penyebabnya, harga rumah (baik rumah tapak maupun rumah susun) yang masih sangat tinggi. Situasi ini berujung pada tingginya selisih pemenuhan dari total kebutuhan rumah (backlog) nasional.
Betul bahwa perbankan menyediakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR). Namun, problemnya terletak pada penghasilan masyarakat menengah ke bawah, yang belum cukup untuk memenuhi uang muka (down payment/ DP) sebagai syarat utama pengucuran kredit perumahan.
Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai 20 persen dari populasi Indonesia. Dari situ, jumlah backlog perumahan diprediksi mencapai 10 juta hingga 12 juta unit rumah.
"Kebutuhan masyarakat setiap tahun butuh satu juta dan hanya 60% yang bisa dipenuhi," ucapnya di sela Investor Gathering 2017 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF di Jakarta, Senin (27/3).
Undang-Undang Dasar 1945 sebenarnya telah menggariskan tugas pemerintah dalam menjamin ketersediaan rumah di Pasal 28 H ayat (1) yang berbunyi: "Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat."
Amanah tersebut selanjutnya diderivasikan dalam Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dan UU No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun yang memperjelas bahwa negara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi setiap orang terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Empat Batu Penjuru Program Rumah Murah
Periode & Milestone
Juli 2010 : Keputusan Menteri Keuangan 290/KMK.05/2010 tentang Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pembiayaan Perumahan (PPP) dirilis
Oktober 2010 : Kementerian Perumahan Rakyat meluncurkan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)
Februari 2011 : Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gelar rakor tentang rumah murah untuk mendorong pelaksanan program FLPP
April 2015 : Presiden Joko Widodo meluncurkan program Sejuta Rumah (untuk 5 tahun), yang tak lain adalah versi baru program FLPP
Pada tahun pertama peluncurannya, pemerintah mengambil dana APBN senilai Rp 2,6 triliun yang digulirkan untuk membantu MBR memiliki rumah. Namun pada 2011, program ini tak berjalan optimal dengan realisasi 7.959 unit rumah atau hanya 4,32% dari target yang dipatok sebanyak 184.100 rumah. Pada tahun-tahun selanjutnya, program ini berjalan lebih baik.
Menyusul penggabungan antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat di era Jokowi, program rumah murah ditingkatkan akselerasinya. Pemerintah merilis Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 15 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Selanjutnya, melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 112/KMK.05/2016 tanggal 19 Februari 2016 maka PPDPP ditetapkan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.
Melalui program tersebut, realisasi program FLPP terus meningkat hingga menyentuh rekor tertingginya senilai Rp 6 triliun pada tahun 2015. Namun sayangnya, pertumbuhan tersebut harus terhenti pada tahun lalu karena pemangkasan anggaran dari alokasi semula Rp 9,7 triliun menjadi Rp 3,1 triliun.
Pemangkasan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah menurunkan skala prioritas penyediaan rumah murah dalam program pembangunan politiknya. Sebagaimana jamak diketahui, APBN merupakan instrumen fiskal yang mencerminkan keberpihakan politik dan skala prioritas pemerintah dalam pembangunan.
Pada tahun 2017, pengurangan subsidi untuk FLPP senilai Rp 6,6 triliun tersebut terjadi di tengah penaikan subsidi listrik sebesar Rp24,2 triliun, menjadi Rp 191,5 triliun. Artinya, pemerintah menilai kebutuhan subsidi energi lebih mendesak daripada subsidi rumah. Ini merupakan pilihan sulit di tengah membengkaknya defisit APBN.
BTN Menjadi Agen Utama
Pada awal tahun ini, pelaku industri perumahan sempat dikejutkan oleh kabar raibnya nama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dari daftar bank penyalur KPR di bawah program FLPP. Disebutkan mengejutkan karena BTN pada tahun lalu menjadi bank terbesar dalam penyaluran FLPP dengan kontribusi sebesar 87%.
Hal itu terjadi karena kesalahpahaman mengenai skema KPR subsidi, di mana pemerintah awalnya menilai BTN lebih cocok menyalurkan KPR subsidi dalam skema non-FLPP yakni subsidi selisih bunga (SSB).
Pada akhirnya, BTN yang tak lain adalah bank terbesar dalam hal penyaluran KPR, masuk kembali ke program FLPP. Perseroan akan mengucurkan kembali KPR berskema FLPP pada semester kedua setelah nota kesepahaman (memorandum of understanding/ MoU) dengan Kementerian PUPR diteken.
Menurut catatan CNBC Indonesia, BTN tahun lalu telah menyalurkan KPR subsidi senilai Rp 75,28 triliun untuk 666.806 unit rumah. Realisasi tersebut tercatat mencapai 100,12% atau melebihi target BTN pada 2017 sebesar 666.000 unit rumah.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa penyaluran FLPP tidak bisa dilepaskan dari bank yang puluhan tahun menancapkan kukunya di pasar KPR dan menjadi spesialis KPR nasional tersebut. Maklum saja, BTN saat ini menguasai 37,3% pasar KPR nasional.
Bank-bank lain belum bisa menggantikan expertise perseroan di pasar KPR ini, di samping nilai marginnya yang kalah menggiurkan dibandingkan dengan kredit berskala besar lainnya, seperti kredit UMKM atau kredit korporasi atau bahkan KPR nonsubsidi.
Untuk tahun ini, Bank BTN menargetkan penyaluran antara 15.000 hingga 20.000 unit hunian dengan skema FLPP. Adapun, untuk penyaluran kredit selisih subsidi bunga (SSB) ditargetkan mencapai 225.000 unit rumah.
Dari target tersebut, sampai dengan triwulan I/2018, nilai penyaluran KPR bersubsidi telah mencapai Rp 9 triliun, untuk membangun 176.208 rumah murah. Capaian tersebut setara dengan 29,37% dari target yang dipatok BTN dalam program Sejuta Rumah yakni 600.000 unit.
Detil KPR BTN Subsidi
1. 1. Uang muka hanya 1% atau Rp 1,4 juta, dari nilai rumah subsidi (sekitar Rp 140 juta)
2. 2. Suku bunga tetap (flat) sebesar 5%
3. 3. Jangka waktu hingga 20 tahun
4. 4. Bebas pajak pertambahan nilai (PPN)
5. 5. Bekerja-sama dengan anggota REI (Real Estate Indonesia)
Sumber: BTN, diolah
Secara umum, BTN menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 20% pada 2018, dengan 90% di antaranya disumbangkan oleh pembiayaan perumahan. Sampai dengan Maret 2018, perseroan telah menyalurkan kredit senilai Rp 202,5 triliun.
Dari capaian tersebut, KPR bersubsidi memimpin dari sisi pertumbuhan maupun kontribusi, yakni tumbuh sebesar 32,96% atau senilai Rp 79,15 triliun (setara dengan 39,09% dari total kredit perseroan).
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180502182026-17-13366/sejuta-rumah-program-vital-yang-dinomorduakan
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Pemerintah Targetkan Bangun 267.000 Rumah Murah Tahun Ini
12 July 2018 14:00
Pemerintah menargetkan untuk membangun 267.000 rumah subsidi dengan skema kredit pemilikan rumah (KPR) sepanjang tahun 2018. Dana yang dianggarkan pemerintah mencapai Rp 6 triliun.
Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan bahwa target tersebut dilakukan meyusul program Sejuta Rumah (untuk 5 tahun) Presiden Joko Widodo, yang tak lain adalah versi baru program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
Nantinya, sekitar 42.000 unit disediakan melalui FLPP, sekitar 70.000 unit merupakan perluasan dukungan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) serta sisanya melalui Subsidi Selisih Bunga (SSB).
"Untuk bidang properti khususnya perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rumah (BMR) sudah ada FLPP juga SSB, pembebasan PPN, penurunan PPH dari 5% jadi 1% hingga pemberian insentif pembangunan rumah sederhana tapak serta peraturan pemerintah lainnya mengubah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari 5% menjadi 2,5%," ujar Lana dalam acara Mortgage Forum, di Shangri-La Hotel, Kamis (12/7/2018).
Dirinya menambahkan, relaksasi loan-to-value (LTV) di sektor perumahan yang ditetapkan pemerintah merupakan tahap baru lainnya untuk pembiayaan perumahan di luar subsidi KPR.
Untuk itu, dengan rantai pasok pembiayaan rumah yang sangat panjang mulai dari tata ruang, perizinan hingga pengembangan konstruksi saat ini pihaknya bersama dengan Bank Indonesia (BI) terus melakukan koordinasi terkait pelonggaran LTV tersebut.
"Untuk mendukung LTV Bank Indonesia (BI), pemerintah sedang merivisi Kepmen 403 tentang pedoman teknis pembanhunan rumah sederhana sehat dan juga akan mengatur kualitas rumah berlebih komperhensif," tambah Lana.
Namun, hingga saat ini pihaknya menegaskan belum ada kewajiban bagi pengembang rumah bersubsidi untuk menggunakan jasa konsultan pengawas dalam mengurangi aspek risiko.
Saat ini proses yang dilakukan oleh pengembang rumah ialah dengan melakukan akreditasi kepada Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR.
"Itu upaya yang dilakukan dan memang belum maksimal. Sudah terdaftar 15 asosiasi dan lebih dari 9.500 pengembang saat ini," ungkap Lana.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/news/20180712135727-4-23223/pemerintah-targetkan-bangun-267000-rumah-murah-tahun-ini
Pemerintah menargetkan untuk membangun 267.000 rumah subsidi dengan skema kredit pemilikan rumah (KPR) sepanjang tahun 2018. Dana yang dianggarkan pemerintah mencapai Rp 6 triliun.
Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan bahwa target tersebut dilakukan meyusul program Sejuta Rumah (untuk 5 tahun) Presiden Joko Widodo, yang tak lain adalah versi baru program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
Nantinya, sekitar 42.000 unit disediakan melalui FLPP, sekitar 70.000 unit merupakan perluasan dukungan dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) serta sisanya melalui Subsidi Selisih Bunga (SSB).
"Untuk bidang properti khususnya perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rumah (BMR) sudah ada FLPP juga SSB, pembebasan PPN, penurunan PPH dari 5% jadi 1% hingga pemberian insentif pembangunan rumah sederhana tapak serta peraturan pemerintah lainnya mengubah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari 5% menjadi 2,5%," ujar Lana dalam acara Mortgage Forum, di Shangri-La Hotel, Kamis (12/7/2018).
Dirinya menambahkan, relaksasi loan-to-value (LTV) di sektor perumahan yang ditetapkan pemerintah merupakan tahap baru lainnya untuk pembiayaan perumahan di luar subsidi KPR.
Untuk itu, dengan rantai pasok pembiayaan rumah yang sangat panjang mulai dari tata ruang, perizinan hingga pengembangan konstruksi saat ini pihaknya bersama dengan Bank Indonesia (BI) terus melakukan koordinasi terkait pelonggaran LTV tersebut.
"Untuk mendukung LTV Bank Indonesia (BI), pemerintah sedang merivisi Kepmen 403 tentang pedoman teknis pembanhunan rumah sederhana sehat dan juga akan mengatur kualitas rumah berlebih komperhensif," tambah Lana.
Namun, hingga saat ini pihaknya menegaskan belum ada kewajiban bagi pengembang rumah bersubsidi untuk menggunakan jasa konsultan pengawas dalam mengurangi aspek risiko.
Saat ini proses yang dilakukan oleh pengembang rumah ialah dengan melakukan akreditasi kepada Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR.
"Itu upaya yang dilakukan dan memang belum maksimal. Sudah terdaftar 15 asosiasi dan lebih dari 9.500 pengembang saat ini," ungkap Lana.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/news/20180712135727-4-23223/pemerintah-targetkan-bangun-267000-rumah-murah-tahun-ini
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Milenial Paling Banyak Beli Rumah Pakai KPR
Wah! Milenial Paling Banyak Beli Rumah Pakai KPR
Asisten Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini didominasi kelompok usia 26 tahun hingga usia 35 tahun.
Menurutnya, terjadi perubahan perilaku debitur KPR yang berusia muda untuk membeli tipe rumah KPR tapak 22-70 meter persegi, serta rumah susun atau flat ukuran 22-70 meter persegi dan rumah susun (flat) ukuran kurang dari 21 meter persegi.
Sementara itu, pangsa KPR yang dimiliki oleh debitur usia 36-45 tahun mulai mengalami penurunan sejak 2014.
"Porsi kepemilikan KPR itu usia 26 tahun itu merupakan first time buyer (pembelian pertama) ya yang tadinya ngontrak, ngekos sudah mulai beli rumah. Ada perubahan perilaku dari para debitur yang didominasi oleh usia muda," ujar Filianingsih dalam acara Mortgage Forum, di Shangri-La Hotel, Kamis (12/7/18).
Sementara itu, paska implementasi kebijakan loan-to-value (LTV) atau uang muka oleh Bank Indonesia (BI) pada Agustus 2016, hingga Mei tahun ini terjadi peningkatan KPR sebesar 12,75%.
Angka pertumbuhan KPR tersebut melebihi pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 10,26%. Berdasarkan tipe, pertumbuhan kredit KPR tertinggi terjadi pada jenis apartemen dan flat maupun rumah tapak tipe 22-70 serta diatas tipe 70.
"LTV ini sudah kami lakukan empat kali dan ini kelima. Oleh karena itu BI perlu lakukan penyesuain kebijakan makroprudensial yang akomodatif tapi kami perhatikan dua hal yang perlu dipertimbangkan yaitu aspek kehati-hatian dan perlindungan konsumen," tambah Filianingsih.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180712153156-17-23247/wah-milenial-paling-banyak-beli-rumah-pakai-kpr
Asisten Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini didominasi kelompok usia 26 tahun hingga usia 35 tahun.
Menurutnya, terjadi perubahan perilaku debitur KPR yang berusia muda untuk membeli tipe rumah KPR tapak 22-70 meter persegi, serta rumah susun atau flat ukuran 22-70 meter persegi dan rumah susun (flat) ukuran kurang dari 21 meter persegi.
Sementara itu, pangsa KPR yang dimiliki oleh debitur usia 36-45 tahun mulai mengalami penurunan sejak 2014.
"Porsi kepemilikan KPR itu usia 26 tahun itu merupakan first time buyer (pembelian pertama) ya yang tadinya ngontrak, ngekos sudah mulai beli rumah. Ada perubahan perilaku dari para debitur yang didominasi oleh usia muda," ujar Filianingsih dalam acara Mortgage Forum, di Shangri-La Hotel, Kamis (12/7/18).
Sementara itu, paska implementasi kebijakan loan-to-value (LTV) atau uang muka oleh Bank Indonesia (BI) pada Agustus 2016, hingga Mei tahun ini terjadi peningkatan KPR sebesar 12,75%.
Angka pertumbuhan KPR tersebut melebihi pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 10,26%. Berdasarkan tipe, pertumbuhan kredit KPR tertinggi terjadi pada jenis apartemen dan flat maupun rumah tapak tipe 22-70 serta diatas tipe 70.
"LTV ini sudah kami lakukan empat kali dan ini kelima. Oleh karena itu BI perlu lakukan penyesuain kebijakan makroprudensial yang akomodatif tapi kami perhatikan dua hal yang perlu dipertimbangkan yaitu aspek kehati-hatian dan perlindungan konsumen," tambah Filianingsih.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180712153156-17-23247/wah-milenial-paling-banyak-beli-rumah-pakai-kpr
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
DP Rumah Bisa 0%, Bisnis Properti Tumbuh 10%
Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan relaksasi loan to value (LTV) atau uang muka (DP) oleh Bank Indonesia (BI) kedepannya mampu menumbuhkan bisnis properti hingga 10% selama setahun ke depannya.
Dirinya menambahkan, relaksasi LTV tersebut dinilai mampu memberi ruang yang luas bagi pengembang untuk berkreasi dalam menentukan bisnis penjualannya kepada konsumen.
Sementara itu, terkait dengan respons para pengusaha, dirinya menilai para pengusaha yang juga pengembang properti menilai relaksasi LTV tentunya dapat membantu penjualan di tengah krisis penjualan properti akibat daya beli yang melemah.
Selain itu, diperkirakan penjualan tipe rumah kelas menengah dengan harga Rp 200 juta hingga Rp 500 juta semakin marak dilakukan.
"Pasokan justru lagi banyak di masa krisis seperti ini terutama yang harganya Rp 200-500 juta, kalau yang harganya di atas miliaran baru tersendat karena semakin tinggi market-nya maka semakin kecilkan (bersaing) harga yang ditawarkan," tambah Soelaeman.
Namun dirinya melihat bahwa relaksasi LTV tersebut tentunya dapat memberatkan konsumen dengan skema uang muka (down payment/DP) yang ditetapkan hingga 0%.
Hal tersebut menyusul dengan berbagai skema penangguhan uang muka yang dilakukan oleh pengembang salah satunya uang cicilan kredit yang lebih mahal.
Namun, pihaknya optimis dilihat dari kebiasaan masyarakat bahwa kesulitan dalam melakukan pembayaran cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) tersebut hanya terjadi pada lima tahun pertama paska kepemilikan rumah.
"Beratnya di 3-5 tahun pertama, ya maksimal 10 tahun pasti yang akhirnya dia akan mereduksi gaya hidupnya menjadi lebih rendah. Karena orang misalnya ga punya duit untuk DP ya udah cicilan Rp 4 juta sebulan daripada membayar DP yang besar," ungkap Soelaeman.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180712163653-17-23268/dp-rumah-bisa-0-bisnis-properti-tumbuh-10?fbclid=IwAR0uMg4C-wx4D2y9z_qMXmrIsASMJ2ycVdJ-NS--XUKIaHUJxJNgahUbnr4
Dirinya menambahkan, relaksasi LTV tersebut dinilai mampu memberi ruang yang luas bagi pengembang untuk berkreasi dalam menentukan bisnis penjualannya kepada konsumen.
Sementara itu, terkait dengan respons para pengusaha, dirinya menilai para pengusaha yang juga pengembang properti menilai relaksasi LTV tentunya dapat membantu penjualan di tengah krisis penjualan properti akibat daya beli yang melemah.
Selain itu, diperkirakan penjualan tipe rumah kelas menengah dengan harga Rp 200 juta hingga Rp 500 juta semakin marak dilakukan.
"Pasokan justru lagi banyak di masa krisis seperti ini terutama yang harganya Rp 200-500 juta, kalau yang harganya di atas miliaran baru tersendat karena semakin tinggi market-nya maka semakin kecilkan (bersaing) harga yang ditawarkan," tambah Soelaeman.
Namun dirinya melihat bahwa relaksasi LTV tersebut tentunya dapat memberatkan konsumen dengan skema uang muka (down payment/DP) yang ditetapkan hingga 0%.
Hal tersebut menyusul dengan berbagai skema penangguhan uang muka yang dilakukan oleh pengembang salah satunya uang cicilan kredit yang lebih mahal.
Namun, pihaknya optimis dilihat dari kebiasaan masyarakat bahwa kesulitan dalam melakukan pembayaran cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) tersebut hanya terjadi pada lima tahun pertama paska kepemilikan rumah.
"Beratnya di 3-5 tahun pertama, ya maksimal 10 tahun pasti yang akhirnya dia akan mereduksi gaya hidupnya menjadi lebih rendah. Karena orang misalnya ga punya duit untuk DP ya udah cicilan Rp 4 juta sebulan daripada membayar DP yang besar," ungkap Soelaeman.
Sumber :
https://www.cnbcindonesia.com/market/20180712163653-17-23268/dp-rumah-bisa-0-bisnis-properti-tumbuh-10?fbclid=IwAR0uMg4C-wx4D2y9z_qMXmrIsASMJ2ycVdJ-NS--XUKIaHUJxJNgahUbnr4
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Mahal itu Mindset
Sering gak waktu kita jualan akhirnya gagal closing waktu calon pembeli tau harga produk kita?
Sering?
Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi orang bakal bilang mahal :
1. Pembanding
Orang bilang mahal mungkin karena tau kalau di luar sana ada produk yang serupa dengan produk kita yang harganya lebih murah, atau sebaliknya bisa jadi dia tidak tau kalau di luar sana ada produk yang serupa dengan produk kita yang harganya lebih mahal
2. Belum Tau Manfaat / Benefit
salah satu kenapa orang bilang mahal karena mereka belum tau dengan uang yang mereka keluarkan bisa mendapat manfaat/keuntungan apa saja, mereka belum tau kalau produk kita bisa jadi solusi untuk masalah mereka
3. Memang Gak Punya Uang
Jangan salah, Saya sering banget nemuin yang kayak gini, sebenarnya harga produk kita sudah relatif murah, tapi karena orang memang lagi ga punya uang, jadi dia bilang mahal.
Mungkin ada faktor-faktor lainnya lagi
Tapi yang pasti ketika kita posting jualan kita di Facebook, pastikan semua eleman itu ada di status kita.
Yang menjelaskan tentang pembanding, benefit produk, dan keuntungan yang didapat
Jadi sia-sia gara-gara gak mencantumkan poin-poin di atas. Gak mau kan kayak gitu?
InsyaAllah produk apapun, harga berapapun, semua sudah ada jodohnya, asalkan kita bisa mempertemukannya dengan tepat.
Sepakat?
Sering?
Sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi orang bakal bilang mahal :
1. Pembanding
Orang bilang mahal mungkin karena tau kalau di luar sana ada produk yang serupa dengan produk kita yang harganya lebih murah, atau sebaliknya bisa jadi dia tidak tau kalau di luar sana ada produk yang serupa dengan produk kita yang harganya lebih mahal
2. Belum Tau Manfaat / Benefit
salah satu kenapa orang bilang mahal karena mereka belum tau dengan uang yang mereka keluarkan bisa mendapat manfaat/keuntungan apa saja, mereka belum tau kalau produk kita bisa jadi solusi untuk masalah mereka
3. Memang Gak Punya Uang
Jangan salah, Saya sering banget nemuin yang kayak gini, sebenarnya harga produk kita sudah relatif murah, tapi karena orang memang lagi ga punya uang, jadi dia bilang mahal.
Mungkin ada faktor-faktor lainnya lagi
Tapi yang pasti ketika kita posting jualan kita di Facebook, pastikan semua eleman itu ada di status kita.
Yang menjelaskan tentang pembanding, benefit produk, dan keuntungan yang didapat
Jadi sia-sia gara-gara gak mencantumkan poin-poin di atas. Gak mau kan kayak gitu?
InsyaAllah produk apapun, harga berapapun, semua sudah ada jodohnya, asalkan kita bisa mempertemukannya dengan tepat.
Sepakat?
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Monday, October 15, 2018
Keuntungan Pembatalan Pembelian
JANGAN PERNAH SEBUT CUSTOMER YG GAK JADI BELI ITU PHP, KENAPA??
Bismillah..
Ada beberapa cust. Japri
"Mau coklat ini dunk bro.. Kirim kesini yah... "
Minta ditotalin... Minta no.rek saya...
Minta diskon pula (Masya Allah)
Janji bahwa besok tf (ini artinya sudah ada akad jual beli yah )
Dan selang 1 hari -> Tanpa kabar
Selang 2 hari -> krik krik krik ( suara jangkrik) senyap
Selang 3 hari -> saya sapa lewat chat..
"Assallamuallaikum... Mas.. Mohon.maaf ini coklatnya mau diambil gk yah...?
Jawabanya : oh iya bro.. Maaf.. Gk jdi ambil bro.. Maaf yaa... Soalnya bla bla bla bla bla
Saya jawab " okey Mas "
Dalam hati saya... " Allhamdulillah... Hari ini luntur sudah dosa2ku.. Dari seseorang tersebut.
Selang 1bulan kemudian dia chat lagi.. Tanya hrga coklat nya...
Sya jawab dgn sopan dan baik
Saya gk marah kenapa ?????
Karna 👇👇👇
Nih Hukumnya dalam Syariat Islam
Tadi shubuh denger kajian Ustadz Erwandi, tentang hukum jual beli. Ternyata apabila kita sebagai pedagang mendapatkan pembatalan pembelian dari calbuy atau customer, dosa2 kita akan berguguran, bisa jadi jalan di hapusnya dosa. MasyaAllah indahnya Syariat Islam, semuanya di atur dengan adil, tidak ada yang sia-sia.
‘Iqalah‘ atau ‘menerima pembatalan transaksi’ adalah perbuatan yang sangat dianjurkan, mengingat sabda Nabi,
مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَ اللهُ عَثْرَتَهُ يَوْمَ القِيَامَةِ
‘Barang siapa yang menerima pembatalan transaksi yang diminta oleh seorang muslim maka Allah akan memaafkan kesalahan-kesalahannya pada hari kiamat nanti.’ [(H.r. Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Baihaqi dari Abu Hurairah. Hadis ini dinilai sahih oleh As-Sakhawi dalam Al-Maqashid Al-Hasanah, no. 465; oleh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1333 dan dalam Silsilah Shahihah, no. 2614; dan oleh Muqbil Al-Wadi’i dalam Shahih Musnad, no. 1373).”
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَهُ اللَّهُ عَثْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Siapa yang menerima pengembalian barang dari seorang muslim, maka Allah akan mengampuni kesalahannnya di hari kiamat. (HR. Ahmad 7431, Ibnu Hibban 5030 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)
Jadi jangan marah, uring2an atau pun kecewa kalau ada yang tidak jadi beli produk kita atau membatalkan, insyaAllah akan Allah ganti dari arah yang tidak di sangka-sangka, dan semuanya bernilai pahala.
Jadilah pedagang yang jujur & amanah..
Berdagang bukan masalah untung dan rugi tapi surga dan neraka..
Dan kata ustadz Erwandi bagi umat muslim belajarlah, kalian harus tahu tentang Syariat Islam, sebelum melakukan akad maka pelajari dulu hukumnya..
✍🏻Pedagang Muslim
Bismillah..
Ada beberapa cust. Japri
"Mau coklat ini dunk bro.. Kirim kesini yah... "
Minta ditotalin... Minta no.rek saya...
Minta diskon pula (Masya Allah)
Janji bahwa besok tf (ini artinya sudah ada akad jual beli yah )
Dan selang 1 hari -> Tanpa kabar
Selang 2 hari -> krik krik krik ( suara jangkrik) senyap
Selang 3 hari -> saya sapa lewat chat..
"Assallamuallaikum... Mas.. Mohon.maaf ini coklatnya mau diambil gk yah...?
Jawabanya : oh iya bro.. Maaf.. Gk jdi ambil bro.. Maaf yaa... Soalnya bla bla bla bla bla
Saya jawab " okey Mas "
Dalam hati saya... " Allhamdulillah... Hari ini luntur sudah dosa2ku.. Dari seseorang tersebut.
Selang 1bulan kemudian dia chat lagi.. Tanya hrga coklat nya...
Sya jawab dgn sopan dan baik
Saya gk marah kenapa ?????
Karna 👇👇👇
Nih Hukumnya dalam Syariat Islam
Tadi shubuh denger kajian Ustadz Erwandi, tentang hukum jual beli. Ternyata apabila kita sebagai pedagang mendapatkan pembatalan pembelian dari calbuy atau customer, dosa2 kita akan berguguran, bisa jadi jalan di hapusnya dosa. MasyaAllah indahnya Syariat Islam, semuanya di atur dengan adil, tidak ada yang sia-sia.
‘Iqalah‘ atau ‘menerima pembatalan transaksi’ adalah perbuatan yang sangat dianjurkan, mengingat sabda Nabi,
مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَ اللهُ عَثْرَتَهُ يَوْمَ القِيَامَةِ
‘Barang siapa yang menerima pembatalan transaksi yang diminta oleh seorang muslim maka Allah akan memaafkan kesalahan-kesalahannya pada hari kiamat nanti.’ [(H.r. Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Baihaqi dari Abu Hurairah. Hadis ini dinilai sahih oleh As-Sakhawi dalam Al-Maqashid Al-Hasanah, no. 465; oleh Al-Albani dalam Al-Irwa’, no. 1333 dan dalam Silsilah Shahihah, no. 2614; dan oleh Muqbil Al-Wadi’i dalam Shahih Musnad, no. 1373).”
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَقَالَ مُسْلِمًا أَقَالَهُ اللَّهُ عَثْرَتَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Siapa yang menerima pengembalian barang dari seorang muslim, maka Allah akan mengampuni kesalahannnya di hari kiamat. (HR. Ahmad 7431, Ibnu Hibban 5030 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)
Jadi jangan marah, uring2an atau pun kecewa kalau ada yang tidak jadi beli produk kita atau membatalkan, insyaAllah akan Allah ganti dari arah yang tidak di sangka-sangka, dan semuanya bernilai pahala.
Jadilah pedagang yang jujur & amanah..
Berdagang bukan masalah untung dan rugi tapi surga dan neraka..
Dan kata ustadz Erwandi bagi umat muslim belajarlah, kalian harus tahu tentang Syariat Islam, sebelum melakukan akad maka pelajari dulu hukumnya..
✍🏻Pedagang Muslim
Konsultasi perumahan syariah silahkan kirim WA ke +62 838-1515-9724
Saturday, September 29, 2018
Rich is Right
(ditulis oleh Isnanti Sulistiohadi, berdasarkan Seminar oleh Ippho Right dalam acara Milad ke-4 PT Indo Tata Graha)
Dalam Islam, Kaya itu Mubah = BOLEH.
Kenapa bukan wajib? Karena jika ternyata kita tidak kaya, jadinya berdosa kan?
Terus gimana jika kita BLM KAYA? Maka IKHTIARKAN, UPAYAKAN.
Kenapa kita HARUS KAYA?
Karena dengan kaya, kita bisa membahagiakan orang lain & banyak orang. Banyak contoh orang miskin tapi mereka bisa naik haji. Karena mereka ikhtiarkan, mereka upayakan untuk bisa naik haji. Mereka bisa naik haji sendirian. Tapi apakah mereka bisa menaikkan haji orang lain?
Nah kalau kita kaya, kita bisa menaikkan haji ORANG TUA kita, istri/anak kita, saudara kita. Banyak orang yang bisa kita bahagiakan.
Persentase Muslim di dunia ini sebenarnya LEBIH BESAR dibanding non-Muslim. Tapi kenapa justru yang kaya lebih banyak non-muslim? "Sebaik-baiknya kekayaan adalah pada mereka yang beriman".
Rasulullah SAW adalah teladan, contoh yang paling komplit, paling lengkap untuk kita teladani dalam tata cara kehidupannya. Beliau pernah jadi miskin ketika masih kecil. Beliau pun pernah jadi orang kaya dari perdagangannya.
POWERFUL DREAM
1. Spiritual
'Niat'kan yg benar
2. Massive
Libatkan orang banyak. Mungkin kuenya 1, dibagi banyak orang porsinya dapat lebih sedikit. Tapi lihatlah bahwa kue itu bisa berkembang nantinya.
3. Sensitive
Harus bisa dirasakan 4 panca indera. Ingin punya mobil mewah Mercy misalnya. Coba dilihat secara langsung. Disentuh langsung. Jika bisa test drive lakukan. Rasakan pengalamannya. Atau contoh simple ketika kita makan enak, PASTI kita ingin mengulangi lagi untuk makan makanan tersebut.
Mimpi kita bisa bekerja lebih baik jika pengalaman rasa itu sudah kita rasakan sendiri.
4. Progressive
Impian boleh besar, tapi bertahap. Contoh dengan mobil mercy di atas. Belum sanggup beli? Bertahap saja. Mampunya avanza 2nd. Nanti bisa ganti beli yang baru. Terus naik lagi bisa beli yang Pajero. Terus naik sampai mimpi bisa terwujud.
5. Proaktif
Jika suatu kebaikan belum bisa kita lakukan, JANGAN tinggalkan. Lakukan yang kita bisa, yang kita sanggup, yang kita mampu. Contohnya dengan anak yatim piatu. Sebuah kebaikan kita bisa mengadopsi seorang anak di rumah kita. Tapi kalau belum bisa, nafkahi saja dulu, bisa melalui yayasan/rumah yatim piatu. Awalnya 1 anak, bisa jadi 2, dst.
Lama kelamaan AKAN ADA JALAN menuju kepada kebaikan itu sendiri.
POWERFUL PRAYERS
1. Makanan
Jaga makanan. Hati-hati atas apa yang kau bawa pulang ke rumah untuk istri/anakmu.
2. Abaikan
Abaikan yang ragu-ragu, yang abu-abu.
KUNCI KEKAYAAN
1. Saving
Hemat BUKAN NABUNG. Dalam AlQuran tidak ada anjuran menabung. Yang ada anjuran BERHEMAT! Rasul mencontohkan kesederhanaan dalam berpakaian, dalam makanan. Tidak berlebih-lebihan. Tapi ada kalanya kita tahu mana yang harus dimiliki terbaik. Rasul hanya memilih jenis kuda TERBAIK untuk dikendarai. Rasul mempunyai pedang TERBAIK untuk dipakainya berperang. Contoh bisa dilihat di Museum Topkapi Turki bahwa pedang Rasul sangat indah dengan bertabur permata.
Dalam hal ini kita bisa adopsi ketika memilih gadget. Sebagai sarana berjualan, pilih yang kameranya bagus. Atau pilih kendaraan yang terbaik dalam menemani bekerja.
2. SELLING
Berdaganglah atau berinvestasilah! Rasul mencontohkan diri sebagai pedagang yang sukses. Sahabat Rasul juga ada yang kaya raya dengan property-nya. Sudah wakaf tanah dimana-mana, tapi sampai beliau meninggal pun masih menyisakan banyak sekali warisan property.
Ibaratnya :
Saving = REM
Selling = GAS
Harus sinkron.
Selling terus tapi ga saving = bocor.
Mau kaya, ya harus mau selling.
3. Shelter
Bagi yang sudah berumah tangga, suami wajibnya memberikan tempat berlindung untuk istri & anaknya. Memberikan perlindungan kepada istri akan mententramkan hatinya. Hati tentram akan bahagia. Istri bahagia, anak juga akan bahagia.
Dalam Islam, Kaya itu Mubah = BOLEH.
Kenapa bukan wajib? Karena jika ternyata kita tidak kaya, jadinya berdosa kan?
Terus gimana jika kita BLM KAYA? Maka IKHTIARKAN, UPAYAKAN.
Kenapa kita HARUS KAYA?
Karena dengan kaya, kita bisa membahagiakan orang lain & banyak orang. Banyak contoh orang miskin tapi mereka bisa naik haji. Karena mereka ikhtiarkan, mereka upayakan untuk bisa naik haji. Mereka bisa naik haji sendirian. Tapi apakah mereka bisa menaikkan haji orang lain?
Nah kalau kita kaya, kita bisa menaikkan haji ORANG TUA kita, istri/anak kita, saudara kita. Banyak orang yang bisa kita bahagiakan.
Persentase Muslim di dunia ini sebenarnya LEBIH BESAR dibanding non-Muslim. Tapi kenapa justru yang kaya lebih banyak non-muslim? "Sebaik-baiknya kekayaan adalah pada mereka yang beriman".
Rasulullah SAW adalah teladan, contoh yang paling komplit, paling lengkap untuk kita teladani dalam tata cara kehidupannya. Beliau pernah jadi miskin ketika masih kecil. Beliau pun pernah jadi orang kaya dari perdagangannya.
POWERFUL DREAM
1. Spiritual
'Niat'kan yg benar
2. Massive
Libatkan orang banyak. Mungkin kuenya 1, dibagi banyak orang porsinya dapat lebih sedikit. Tapi lihatlah bahwa kue itu bisa berkembang nantinya.
3. Sensitive
Harus bisa dirasakan 4 panca indera. Ingin punya mobil mewah Mercy misalnya. Coba dilihat secara langsung. Disentuh langsung. Jika bisa test drive lakukan. Rasakan pengalamannya. Atau contoh simple ketika kita makan enak, PASTI kita ingin mengulangi lagi untuk makan makanan tersebut.
Mimpi kita bisa bekerja lebih baik jika pengalaman rasa itu sudah kita rasakan sendiri.
4. Progressive
Impian boleh besar, tapi bertahap. Contoh dengan mobil mercy di atas. Belum sanggup beli? Bertahap saja. Mampunya avanza 2nd. Nanti bisa ganti beli yang baru. Terus naik lagi bisa beli yang Pajero. Terus naik sampai mimpi bisa terwujud.
5. Proaktif
Jika suatu kebaikan belum bisa kita lakukan, JANGAN tinggalkan. Lakukan yang kita bisa, yang kita sanggup, yang kita mampu. Contohnya dengan anak yatim piatu. Sebuah kebaikan kita bisa mengadopsi seorang anak di rumah kita. Tapi kalau belum bisa, nafkahi saja dulu, bisa melalui yayasan/rumah yatim piatu. Awalnya 1 anak, bisa jadi 2, dst.
Lama kelamaan AKAN ADA JALAN menuju kepada kebaikan itu sendiri.
POWERFUL PRAYERS
1. Makanan
Jaga makanan. Hati-hati atas apa yang kau bawa pulang ke rumah untuk istri/anakmu.
2. Abaikan
Abaikan yang ragu-ragu, yang abu-abu.
KUNCI KEKAYAAN
1. Saving
Hemat BUKAN NABUNG. Dalam AlQuran tidak ada anjuran menabung. Yang ada anjuran BERHEMAT! Rasul mencontohkan kesederhanaan dalam berpakaian, dalam makanan. Tidak berlebih-lebihan. Tapi ada kalanya kita tahu mana yang harus dimiliki terbaik. Rasul hanya memilih jenis kuda TERBAIK untuk dikendarai. Rasul mempunyai pedang TERBAIK untuk dipakainya berperang. Contoh bisa dilihat di Museum Topkapi Turki bahwa pedang Rasul sangat indah dengan bertabur permata.
Dalam hal ini kita bisa adopsi ketika memilih gadget. Sebagai sarana berjualan, pilih yang kameranya bagus. Atau pilih kendaraan yang terbaik dalam menemani bekerja.
2. SELLING
Berdaganglah atau berinvestasilah! Rasul mencontohkan diri sebagai pedagang yang sukses. Sahabat Rasul juga ada yang kaya raya dengan property-nya. Sudah wakaf tanah dimana-mana, tapi sampai beliau meninggal pun masih menyisakan banyak sekali warisan property.
Ibaratnya :
Saving = REM
Selling = GAS
Harus sinkron.
Selling terus tapi ga saving = bocor.
Mau kaya, ya harus mau selling.
3. Shelter
Bagi yang sudah berumah tangga, suami wajibnya memberikan tempat berlindung untuk istri & anaknya. Memberikan perlindungan kepada istri akan mententramkan hatinya. Hati tentram akan bahagia. Istri bahagia, anak juga akan bahagia.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Wednesday, September 26, 2018
Biaya Sertifikat Tanah
Laporkan Jika Biaya Sertifikat Tanah Lebih dari Rp 150 Ribu
Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agraria, dan Tata Ruang Kabupaten Garut, Jawa Barat, menargetkan pembuatan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) hingga 61 ribu hingga akhir tahun ini.
"Kita targetkan Oktober-November 2018 selesai," ujar Kepala BPN Garut Hayu Susilo, selepas apel bersama Pemda Garut, Senin (24/8/2018).
Menurutnya, program sertfikat tanah berbiaya murah yang dikeluarkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendapat respon positif dari masyarakat. Tak ayal jumlah peminatnya pun cukup tinggi.
"Makanya kita batasi tahun ini hingga 61 ribu, kalau bebas mengeluarkan peminatnya lebih dari itu," tegas Susilo.
Dia menambahkan, dari jumlah target awal, sebagian besar sertifikat yang sudah didaftarkan warga sudah selesai. "Soal pembagiannya kami menunggu intruksi Presiden," kata dia.
Namun untuk beberapa kasus dengan tingkat kebutuhan mendesak, seperti butuh biaya pengobatan, biaya masuk sekolah, ia mengaku lembaganya telah memberikan beberapa sertifikat tanah pengajuan warga.
"Memang ada pengecualian, masa sangat butuh harus nunggu presiden," papar dia.
Hayu menyatakan, berdasarkan aturan, biaya pengajuan pembuatan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) hanya dikenakan biaya Rp 150 ribu, angka itu pun dikoordinasi pihak desa bukan lembaganya.
"Jika ada yang lebih (Rp 150 ribu), laporkan saja, aturan memang sebesar itu," ujarnya.
Saat pengukuran di lapangan, lembaganya berharap semua data yang diberikan sesuai dengan hasil pengkuran dilapangan.
"Kami juga kerjasama dengan polisi jika ada yang memanipulasi data, kan kami tidak tahu seluruhnya," kata dia.
Untuk itu, ia berharap adanya kerjasama yang baik antara warga dan aparat desa sehingga dihasilkan sertifikat tanah yang akan diterima masyarakat bisa digunakan semestinya.
"Ini soal pendataan tanah, jadi sangat penting tidak bisa dimanipulasi," kata dia mengingatkan.
Sejak pertama kali diluncurkan, program sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) langsung mendapat respon positif warga.
Tahun lalu ada sekitar 5 juta sertifikat tanah yang berhasil dibagikan pemerintah, sementara tahun ini pemerintah menargetkan pemberian sertfikat tanah hingga 7 juta sertifikat tanah secara nasional.
Rencananya, hingga 2024 mendatang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 126 juta bidang tanah milik masyarakat bersertifikat secara nasional. Pemerintah berharap mampu membantu ekonomi masyarakat, dengan agunan sertifikat tanah sebagai modal usaha.
Sumber :
https://www.liputan6.com/regional/read/3650844/laporkan-jika-biaya-sertifikat-tanah-lebih-dari-rp-150-ribu?utm_source=Yahoo&utm_campaign=Facebook&utm_medium=Channel
Badan Pertanahan Nasional (BPN), Agraria, dan Tata Ruang Kabupaten Garut, Jawa Barat, menargetkan pembuatan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) hingga 61 ribu hingga akhir tahun ini.
"Kita targetkan Oktober-November 2018 selesai," ujar Kepala BPN Garut Hayu Susilo, selepas apel bersama Pemda Garut, Senin (24/8/2018).
Menurutnya, program sertfikat tanah berbiaya murah yang dikeluarkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendapat respon positif dari masyarakat. Tak ayal jumlah peminatnya pun cukup tinggi.
"Makanya kita batasi tahun ini hingga 61 ribu, kalau bebas mengeluarkan peminatnya lebih dari itu," tegas Susilo.
Dia menambahkan, dari jumlah target awal, sebagian besar sertifikat yang sudah didaftarkan warga sudah selesai. "Soal pembagiannya kami menunggu intruksi Presiden," kata dia.
Namun untuk beberapa kasus dengan tingkat kebutuhan mendesak, seperti butuh biaya pengobatan, biaya masuk sekolah, ia mengaku lembaganya telah memberikan beberapa sertifikat tanah pengajuan warga.
"Memang ada pengecualian, masa sangat butuh harus nunggu presiden," papar dia.
Hayu menyatakan, berdasarkan aturan, biaya pengajuan pembuatan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) hanya dikenakan biaya Rp 150 ribu, angka itu pun dikoordinasi pihak desa bukan lembaganya.
"Jika ada yang lebih (Rp 150 ribu), laporkan saja, aturan memang sebesar itu," ujarnya.
Saat pengukuran di lapangan, lembaganya berharap semua data yang diberikan sesuai dengan hasil pengkuran dilapangan.
"Kami juga kerjasama dengan polisi jika ada yang memanipulasi data, kan kami tidak tahu seluruhnya," kata dia.
Untuk itu, ia berharap adanya kerjasama yang baik antara warga dan aparat desa sehingga dihasilkan sertifikat tanah yang akan diterima masyarakat bisa digunakan semestinya.
"Ini soal pendataan tanah, jadi sangat penting tidak bisa dimanipulasi," kata dia mengingatkan.
Sejak pertama kali diluncurkan, program sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) langsung mendapat respon positif warga.
Tahun lalu ada sekitar 5 juta sertifikat tanah yang berhasil dibagikan pemerintah, sementara tahun ini pemerintah menargetkan pemberian sertfikat tanah hingga 7 juta sertifikat tanah secara nasional.
Rencananya, hingga 2024 mendatang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 126 juta bidang tanah milik masyarakat bersertifikat secara nasional. Pemerintah berharap mampu membantu ekonomi masyarakat, dengan agunan sertifikat tanah sebagai modal usaha.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://www.liputan6.com/regional/read/3650844/laporkan-jika-biaya-sertifikat-tanah-lebih-dari-rp-150-ribu?utm_source=Yahoo&utm_campaign=Facebook&utm_medium=Channel
Sunday, September 23, 2018
Properti Syariah yang Bodong
Properti Syariah NIPU!
Oleh: Ismat Muharib (praktisi property syariah)
👇👇👇👇
Saya pengen ambil KPR Syariah, tapi takut ditipu.. sekarang banyak banget beredar berita penipuan yang mengatasnamakan PERUMAHAN SYARIAH, Maunya yang ready stock aja.. tapi buat yang ready stock pasti bayarnya CASH atau DP cash, tabunganku belum cukup..
Kalo yang indent, khawatir.. kita udah nabung bener2.. ehh ditipu.. pasti rasanya sakit banget..
Yess betul sekali.
Kalo saya balikin bagaimana?
Apakah yang menanggung resiko ditipu itu hanya developer?
Maksudnya?
Ya, developer properti syariah membangun rumah dengan dana sendiri, tanpa ada pendanaan Bank. Baik yang ready maupun yang indent.
Katakanlah rumah indent selama 2 tahun. Cicilan ambil yang 10 tahun, Dalam 2 tahun rumah sudah bisa ditempati, Jadi, pembeli hanya naggung resiko selama 2 tahun.. sedangkan developer menanggung resiko selama 8 tahun, belum jika telat bayar, atau nunggak, atau kebakaran (amit-amit) yang nggak dicover sama asuransi, pembeli meninggal dunia misalnya dan nggak ada yang mau meneruskan, atau kemungkinan gagal bayar yang nggak pakai sistem sita atau lelang seperti di KPR bank konvensional.. Yakin nggak Antum bakalan lancar bayar cicilan? Nggak telat? Nggak gagal bayar?
SERIUS NIH, YAKIN LANCAR SEMUANYA SAMPAI SELESAI MASA KREDITNYA??
Loh Kang kok malah doain saya nggak Amanah?
Bukan, ini saya lagi ngomongin kenyataan. Saya kasih pahitnya, pembeli ada resiko bertemu developer syariah BODONG, Developer syariah juga ada resiko bertemu pembeli BODONG. Makanya apa-apa harus melihat dari dua sisi, tiga sisi, bahkan sejuta sisi. Jangan hanya melihat dari kerugian diri sendiri. Lagipula, tidak adil rasanya.. Kalau 1-2 developer bodong, jadi menyamaratakan dan takut sama sistem syariah.
Wake up!!
Masih banyak developer JUJUR yang berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat muslim akan hunian syariah BEBAS RIBA..
Tapi kok rumah syariah mahal ya?
Mahal dilihat dari apanya?
Kalau nggak cocok bisa minta dicarikan referensi lain yang lebih sesuai, sudah banyak project Rumah Syariah murah.. tapi tentunya ada harga ada kualitas, ada harga ada lokasi.
Kalau Antum cari RUMAH MURAH LUAS DAN BERKUALITAS DI JAKARTA saya nyerah, silakan nabung, beli tanah dan bangun sendiri sedikit demi sedikit.. agar bisa menghitung sendiri biaya membangun rumah di LOKASI BAGUS dan BERKUALITAS seperti yang diinginkan.
Mahal atau Murah itu relatif, tergantung siapa yang menilai.
Yang jelas, Rumah Syariah Harganya sudah jelas ditetapkan di awal, jadi sampai kapanpun harganya segitu, nggak ada tambahan bunga, denda atau sita.
Mengutip dari pernyataan Ustadz Erwandi Tarmizi..
KPR Syariah memang Mahal tapi itu Halal..sedangkan KPR Konven Terlihat Murah padahal Mahal dan Haram/Riba..
Sama seperti Nikah itu Mahal.. dan Zina itu Murah karena nggak ada Akad..
Lantas Apakah dengan berdalih memilih yang murah kita terbebas dari Dosa?
Silakan dipikirkan.
Oleh: Ismat Muharib (praktisi property syariah)
👇👇👇👇
Saya pengen ambil KPR Syariah, tapi takut ditipu.. sekarang banyak banget beredar berita penipuan yang mengatasnamakan PERUMAHAN SYARIAH, Maunya yang ready stock aja.. tapi buat yang ready stock pasti bayarnya CASH atau DP cash, tabunganku belum cukup..
Kalo yang indent, khawatir.. kita udah nabung bener2.. ehh ditipu.. pasti rasanya sakit banget..
Yess betul sekali.
Kalo saya balikin bagaimana?
Apakah yang menanggung resiko ditipu itu hanya developer?
Maksudnya?
Ya, developer properti syariah membangun rumah dengan dana sendiri, tanpa ada pendanaan Bank. Baik yang ready maupun yang indent.
Katakanlah rumah indent selama 2 tahun. Cicilan ambil yang 10 tahun, Dalam 2 tahun rumah sudah bisa ditempati, Jadi, pembeli hanya naggung resiko selama 2 tahun.. sedangkan developer menanggung resiko selama 8 tahun, belum jika telat bayar, atau nunggak, atau kebakaran (amit-amit) yang nggak dicover sama asuransi, pembeli meninggal dunia misalnya dan nggak ada yang mau meneruskan, atau kemungkinan gagal bayar yang nggak pakai sistem sita atau lelang seperti di KPR bank konvensional.. Yakin nggak Antum bakalan lancar bayar cicilan? Nggak telat? Nggak gagal bayar?
SERIUS NIH, YAKIN LANCAR SEMUANYA SAMPAI SELESAI MASA KREDITNYA??
Loh Kang kok malah doain saya nggak Amanah?
Bukan, ini saya lagi ngomongin kenyataan. Saya kasih pahitnya, pembeli ada resiko bertemu developer syariah BODONG, Developer syariah juga ada resiko bertemu pembeli BODONG. Makanya apa-apa harus melihat dari dua sisi, tiga sisi, bahkan sejuta sisi. Jangan hanya melihat dari kerugian diri sendiri. Lagipula, tidak adil rasanya.. Kalau 1-2 developer bodong, jadi menyamaratakan dan takut sama sistem syariah.
Wake up!!
Masih banyak developer JUJUR yang berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat muslim akan hunian syariah BEBAS RIBA..
Tapi kok rumah syariah mahal ya?
Mahal dilihat dari apanya?
Kalau nggak cocok bisa minta dicarikan referensi lain yang lebih sesuai, sudah banyak project Rumah Syariah murah.. tapi tentunya ada harga ada kualitas, ada harga ada lokasi.
Kalau Antum cari RUMAH MURAH LUAS DAN BERKUALITAS DI JAKARTA saya nyerah, silakan nabung, beli tanah dan bangun sendiri sedikit demi sedikit.. agar bisa menghitung sendiri biaya membangun rumah di LOKASI BAGUS dan BERKUALITAS seperti yang diinginkan.
Mahal atau Murah itu relatif, tergantung siapa yang menilai.
Yang jelas, Rumah Syariah Harganya sudah jelas ditetapkan di awal, jadi sampai kapanpun harganya segitu, nggak ada tambahan bunga, denda atau sita.
Mengutip dari pernyataan Ustadz Erwandi Tarmizi..
KPR Syariah memang Mahal tapi itu Halal..sedangkan KPR Konven Terlihat Murah padahal Mahal dan Haram/Riba..
Sama seperti Nikah itu Mahal.. dan Zina itu Murah karena nggak ada Akad..
Lantas Apakah dengan berdalih memilih yang murah kita terbebas dari Dosa?
Silakan dipikirkan.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Thursday, September 20, 2018
Siap Membeli Rumah?
Sudah Siapkah Anda Membeli Rumah?
Entah sudah siap atau belum, pasti yang menjadi pertanyaan di pikiran Anda adalah apakah Anda bisa atau tidak. Padahal sebenarnya ada banyak alasan bagus untuk memiliki sebuah rumah hunian. Salah satu yang menyenangkan adalah tidak adanya jam malam atau ‘ibu kos’ yang selalu menagih uang sewa tiap bulan. Akan tetapi pasti muncul juga beberapa kendala yang harus Anda hadapi seperti Anda harus mengatasi sendiri jika air keran Anda bermasalah.
Meskipun Anda masih belum bisa meninggalkan apartemen, kosan, atau kontrakan Anda, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sebenarnya Anda sudah siap untuk memiliki rumah sendiri. Apa saja tanda-tandanya? Simak artikel berikut.
1. Anda Mampu Membayar 5%-10% dari Total Harga Rumah Secara Tunai
Ada banyak cara mendapatkan sebuah hunian tanpa harus mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk membayar uang mukanya saja. Bahkan banyak juga yang menawarkan sebuah rumah tanpa harus membayar uang muka. Tetapi hal tersebut bukanlah hal yang baik karena seharusnya Anda membeli sebuah rumah dengan cara yang wajar yaitu dengan membayar uang muka kira-kira sebanyak 3% hingga 20% karena hal tersebut juga penentu utama apakah Anda mampu membeli rumah atau tidak.
Tapi lebih baik jika Anda menunggu sampai Anda bisa membayar setidaknya 5% (sangat disarankan 10% hingga 20%) dari total harga rumah dengan uang tunai. Layaknya bangunan sebuah Rumah, jika Anda tidak memiliki dasar yang baik, maka akan buruk hasilnya suatu saat nanti.
2. Pegang Kendali Terhadap Utang-Utang Anda
Membeli rumah dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tidak lain adalah Anda berutang pada pihak bank. Buat rencana keuangan Anda jangan sampai untuk memenuhi kebutuhan Anda yang lain, Anda terpaksa menggunakan Anggaran yang seharusnya Anda gunakan untuk melunasi cicilan rumah. Sebisa mungkin perkirakan juga seberapa banyak Anda akan berutang pada orang lain, jangan sampai hutang tersebut di luar kendali Anda.
3. Anda Memiliki Pendapatan yang Bisa Diandalkan
Sekali Anda memutuskan untuk membeli sebuah rumah dengan mencicil, maka Anda harus benar-benar bisa membayarnya. Apabila Anda tinggal dengan pasangan Anda, maka salah satu dari Anda sudah harus yakin dengan posisi Anda dan masa depan perusahaan tempat Anda bekerja.
Jika Anda tinggal sendiri, Anda harus sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda memiliki rencana pengeluaran yang besar dalam waktu dekat seperti kelulusan, pernikahan, dan hal-hal yang akan menguras cukup banyak uang Anda, atau mungkin Anda berencana untuk berhenti dari pekerjaan Anda, maka sebaiknya Anda memiliki sebuah tabungan yang mencukupi, serta menekan pengeluaran bulanan sebisa mungkin.
4. Anda Mengetahui Siapa yang Akan Tinggal dengan Anda
Riset menyebutkan bahwa sebagian besar orang yang pertama kali membeli rumah, akan tinggal di rumah tersebut paling tidak selama 12 tahun. Targetkan untuk membeli rumah yang memenuhi kebutuhan Anda paling tidak lima hingga tujuh tahun ke depan, bukan rumah yang Anda butuhkan sekarang.
Jika Anda sendiri, usahakan untuk memiliki ruang lebih yang bisa menampung rekan Anda atau pasangan Anda nanti. Jika Anda sudah menikah, usahakan untuk memiliki ruang bagi sang buah hati. Apabila Anda masih bingung seperti apa rumah yang Anda butuhkan untuk beberapa tahun ke depan, atau Anda masih belum bisa membeli rumah dengan ruang lebih, maka lebih baik Anda menunggu beberapa waktu lagi.
5. Anda Bisa dan Mau Mengurus Rumah Sendiri
Menjaga dan memelihara sebuah rumah selalu menjadi tantangan bagi para penghuni baru. Menurut pengalaman beberapa orang yang baru memiliki rumah, Anda akan menghabiskan uang pada beberapa tahun pertama Anda untuk membetulkan beberapa hal yang rusak di dalam rumah.
Oleh karena hal tersebut menguras uang, Anda tidak akan membeli perlengkapan rumah atau furniture baru hingga tahun ketiga. Kemudian suatu saat nanti Anda akan mulai merenovasi beberapa benda di rumah Anda karena merasa sudah ketinggalan meskipun benda tersebut masih bekerja dengan baik. Anda harus bisa melakukan semua itu sendiri atau pengeluaran Anda akan membengkak untuk membayar tukang-tukang.
6. Anda Sudah Menemukan Tempat yang Tepat
Anda pasti tidak ingin berada jauh dari rumah Anda. Tentunya Anda juga tidak ingin tinggal sebentar di rumah yang baru Anda beli, kemudian harus menjualnya karena tuntutan pekerjaan atau karena keinginan pribadi. Jadi, apabila pekerjaan Anda, pasangan Anda, atau faktor apapun yang membuat Anda harus pindah tempat dalam waktu dekat, maka lebih baik urungkan niat untuk membeli rumah dan tetap tinggal di kontrakan Anda.
Sumber :
https://www.cermati.com/artikel/sudah-siapkah-anda-membeli-rumah
Entah sudah siap atau belum, pasti yang menjadi pertanyaan di pikiran Anda adalah apakah Anda bisa atau tidak. Padahal sebenarnya ada banyak alasan bagus untuk memiliki sebuah rumah hunian. Salah satu yang menyenangkan adalah tidak adanya jam malam atau ‘ibu kos’ yang selalu menagih uang sewa tiap bulan. Akan tetapi pasti muncul juga beberapa kendala yang harus Anda hadapi seperti Anda harus mengatasi sendiri jika air keran Anda bermasalah.
Meskipun Anda masih belum bisa meninggalkan apartemen, kosan, atau kontrakan Anda, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sebenarnya Anda sudah siap untuk memiliki rumah sendiri. Apa saja tanda-tandanya? Simak artikel berikut.
1. Anda Mampu Membayar 5%-10% dari Total Harga Rumah Secara Tunai
Ada banyak cara mendapatkan sebuah hunian tanpa harus mengeluarkan uang yang sangat banyak untuk membayar uang mukanya saja. Bahkan banyak juga yang menawarkan sebuah rumah tanpa harus membayar uang muka. Tetapi hal tersebut bukanlah hal yang baik karena seharusnya Anda membeli sebuah rumah dengan cara yang wajar yaitu dengan membayar uang muka kira-kira sebanyak 3% hingga 20% karena hal tersebut juga penentu utama apakah Anda mampu membeli rumah atau tidak.
Tapi lebih baik jika Anda menunggu sampai Anda bisa membayar setidaknya 5% (sangat disarankan 10% hingga 20%) dari total harga rumah dengan uang tunai. Layaknya bangunan sebuah Rumah, jika Anda tidak memiliki dasar yang baik, maka akan buruk hasilnya suatu saat nanti.
2. Pegang Kendali Terhadap Utang-Utang Anda
Membeli rumah dengan menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tidak lain adalah Anda berutang pada pihak bank. Buat rencana keuangan Anda jangan sampai untuk memenuhi kebutuhan Anda yang lain, Anda terpaksa menggunakan Anggaran yang seharusnya Anda gunakan untuk melunasi cicilan rumah. Sebisa mungkin perkirakan juga seberapa banyak Anda akan berutang pada orang lain, jangan sampai hutang tersebut di luar kendali Anda.
3. Anda Memiliki Pendapatan yang Bisa Diandalkan
Sekali Anda memutuskan untuk membeli sebuah rumah dengan mencicil, maka Anda harus benar-benar bisa membayarnya. Apabila Anda tinggal dengan pasangan Anda, maka salah satu dari Anda sudah harus yakin dengan posisi Anda dan masa depan perusahaan tempat Anda bekerja.
Jika Anda tinggal sendiri, Anda harus sudah menjadi karyawan tetap di perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda memiliki rencana pengeluaran yang besar dalam waktu dekat seperti kelulusan, pernikahan, dan hal-hal yang akan menguras cukup banyak uang Anda, atau mungkin Anda berencana untuk berhenti dari pekerjaan Anda, maka sebaiknya Anda memiliki sebuah tabungan yang mencukupi, serta menekan pengeluaran bulanan sebisa mungkin.
4. Anda Mengetahui Siapa yang Akan Tinggal dengan Anda
Riset menyebutkan bahwa sebagian besar orang yang pertama kali membeli rumah, akan tinggal di rumah tersebut paling tidak selama 12 tahun. Targetkan untuk membeli rumah yang memenuhi kebutuhan Anda paling tidak lima hingga tujuh tahun ke depan, bukan rumah yang Anda butuhkan sekarang.
Jika Anda sendiri, usahakan untuk memiliki ruang lebih yang bisa menampung rekan Anda atau pasangan Anda nanti. Jika Anda sudah menikah, usahakan untuk memiliki ruang bagi sang buah hati. Apabila Anda masih bingung seperti apa rumah yang Anda butuhkan untuk beberapa tahun ke depan, atau Anda masih belum bisa membeli rumah dengan ruang lebih, maka lebih baik Anda menunggu beberapa waktu lagi.
5. Anda Bisa dan Mau Mengurus Rumah Sendiri
Menjaga dan memelihara sebuah rumah selalu menjadi tantangan bagi para penghuni baru. Menurut pengalaman beberapa orang yang baru memiliki rumah, Anda akan menghabiskan uang pada beberapa tahun pertama Anda untuk membetulkan beberapa hal yang rusak di dalam rumah.
Oleh karena hal tersebut menguras uang, Anda tidak akan membeli perlengkapan rumah atau furniture baru hingga tahun ketiga. Kemudian suatu saat nanti Anda akan mulai merenovasi beberapa benda di rumah Anda karena merasa sudah ketinggalan meskipun benda tersebut masih bekerja dengan baik. Anda harus bisa melakukan semua itu sendiri atau pengeluaran Anda akan membengkak untuk membayar tukang-tukang.
6. Anda Sudah Menemukan Tempat yang Tepat
Anda pasti tidak ingin berada jauh dari rumah Anda. Tentunya Anda juga tidak ingin tinggal sebentar di rumah yang baru Anda beli, kemudian harus menjualnya karena tuntutan pekerjaan atau karena keinginan pribadi. Jadi, apabila pekerjaan Anda, pasangan Anda, atau faktor apapun yang membuat Anda harus pindah tempat dalam waktu dekat, maka lebih baik urungkan niat untuk membeli rumah dan tetap tinggal di kontrakan Anda.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://www.cermati.com/artikel/sudah-siapkah-anda-membeli-rumah
Tips Mengajukan KPR ke Bank
Buktikan! 7 Tips Mengajukan KPR Supaya Pengajuan Anda Segera Diterima Bank
Sudah tahukah Anda tips dalam mengajukan KPR agar pengajuan segera diterima bank? Jika Anda berniat untuk mengajukan KPR, jangan asal-asalan! Persiapkan pengajuan Anda agar lebih lancar dan segera diterima bank.
Anda yang sudah pernah mencari rumah tentunya paham suka dukanya. Mulai dari mencari rumah yang lokasinya strategis, harganya pas di kantong, hingga proses pembeliannya. Namanya beli rumah, pastinya tidak bisa disamakan dengan beli gorengan. Karena harganya mahal, Anda harus lebih teliti dan sabar dalam pencarian dan pembeliannya.
Membeli rumah juga pasti ada saja kendalanya, entah harganya yang kurang sesuai, hingga berebut rumah dengan peminat lainnya. Nah, jika Anda tidak mau kecolongan terus karena uang belum cukup, tentunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa jadi solusinya.
Adapun beberapa keuntungan utama menggunakan fasilitas kredit rumah (KPR) adalah:
Kebutuhan dana tunai yang besar teratasi karena peminjam hanya perlu menyediakan uang muka saja dan tidak perlu menyiapkan dana dalam jumlah besar. Adanya keringanan besar angsuran karena ekspektasi peningkatan penghasilan terutama karena KPR umumnya berlangsung dalam jangka panjang.
Tetapi banyak yang bilang proses KPR itu ribet dan panjang. Belum lagi jika pengajuan ditolak dan harus mencari alternatif bank lainnya. Benarkah demikian?
Untuk mengubah anggapan bahwa proses KPR itu ribet dan panjang, Finansialku mengajak Anda untuk melihat beberapa tips mengajukan KPR supaya pengajuan Anda segera diterima bank sebagai berikut:
#1 Kenali Dulu Proses Pengajuan KPR
Sesungguhnya prosedur pengajuan KPR tidaklah sulit, tapi mayoritas pengguna seringkali tidak mempelajarinya terlebih dahulu pada saat mengajukan KPR sehingga malah mengakibatkan proses pengajuan lebih lama.
#2 Lakukan Perbandingan Produk KPR
Jangan sampai membeli rumah layaknya membeli kucing dalam karung, alias pasrah saja dengan apapun yang diterima.
Anda memiliki hak untuk membandingkan beberapa produk KPR berbeda dari bank yang berbeda pula sebelum mengambil keputusan untuk mengajukan KPR pada bank terpilih.
#3 Lengkapi Syarat-Syaratnya
Dalam mengajukan KPR, tiap-tiap bank akan memberikan persyaratan dan ketentuan yang perlu dipenuhi sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.
Walaupun setiap bank biasanya memiliki persyaratan yang berbeda, namun berikut merupakan persyaratan umum yang biasanya muncul dalam pengajuan KPR:
Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap sebagai pegawai tetap/wiraswasta/professional dengan masa kerja minimal 1 tahun (pegawai) atau 2 tahun (professional/wiraswasta).
Usia tidak lebih dari 50 tahun ketika mengajukan permohonan KPR.
Selain persyaratan umum yang perlu dipenuhi, terdapat beberapa syarat berupa dokumen yang perlu disiapkan sebagai syarat pengajuan KPR, yaitu sebagai berikut:
Dokumen pribadi:
Fotokopi KTP/Paspor/KITAS/KITAP suami dan istri (jika sudah menikah)
Kartu keluarga atau bukti nikah (jika sudah menikah)
Slip gaji bulan terakhir atau Surat Keterangan Gaji
NPWP
Fotokopi Akte Perusahaan dan atau SIUP bagi pengusaha atau surat keterangan kerja bagi karyawan
Fotokopi Rekening Koran 3 bulan terakhir
Fotokopi Surat Izin Praktek
Fotokopi Tagihan Bulanan Kartu Kredit 1 Bulan Terakhir
Fotokopi Kartu kredit
Dokumen rumah:
Fotokopi sertifikat tanah.
Fotokopi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Fotokopi surat tanda jadi dari developer/penjual rumah yang menyatakan setuju menjual rumah tersebut.
Seluruh dokumen tersebut dapat Anda berikan kepada pihak bank untuk kemudian dicek secara administratif sebagai langkah awal sebelum masuk ke tahapan KPR selanjutnya.
Pastikan seluruh syarat dan dokumen yang dibutuhkan telah terpenuhi sebelum Anda melanjutkan ke tahap sebelumnya ya!
#4 Perbaiki Keuangan Anda
Seperti telah disebutkan sebelumnya, mencari rumah yang sesuai itu tidak gampang.
Sekalinya ada rumah yang cocok dan bagus kualitasnya, eh harganya tidak pas di kantong.
Ingat untuk selalu mengestimasikan dahulu kemampuan finansial Anda untuk membayar DP rumah sebelum menawar.Jangan sampai sudah capek menawar malah tidak jadi.
Selain mengestimasikan keuangan, sebaiknya Anda juga memperbaiki keuangan jika memang dirasa belum memenuhi kualifikasi untuk mengajukan KPR. Percuma mengajukan jika sudah tahu akan ditolak bukan?
Untuk memperbaiki keuangan, Anda bisa mengaplikasikan beberapa tips mudah berikut:
Jumlah cicilan dan utang harus lebih kecil dari 30% mutasi dan/atau pergerakan uang di tabungan setidaknya 10 – 12 kali jumlah cicilan bulanan. Misal: cicilan bulanan Rp6 juta, maka setidaknya ada uang Rp60 juta – Rp72 juta di tabungan.
Punya kartu kredit dengan limit yang sesuai. Walaupun tidak wajib, tetapi ada nilai tambah jika Anda memiliki kartu kredit. Khususnya jika punya kartu kredit dengan limit minimal Rp20 juta.
Nilai plus jika Anda memiliki deposito dengan jumlah cukup besar
#5 Persiapkan DP, Sebisa Mungkin Lebih dari 20%
Meskipun DP rumah yang umum dijadikan standar adalah 20% hingga 30%, akan lebih baik jika Anda bisa menyiapkan DP lebih besar dari seharusnya.
Dengan demikian, beban cicilan Anda ke depannya akan lebih ringan.
Namun, beda kasusnya jika Anda bisa menemukan sebuah investasi dengan tingkat pengembalian lebih besar dari suku bunga KPR Anda.
Jika kasusnya seperti itu, manfaatkan uangnya untuk diinvestasikan sembari Anda membayar DP minimal saja.
Keuntungan investasi bisa digunakan untuk melunasi KPR tepat waktu, atau bahkan lebih cepat (jika tidak ada denda pelunasan dipercepat).
Untuk dapat mempersiapkan DP dengan maksimal, lagi-lagi Anda harus mengatur keuangan Anda sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.
Jangan ragu untuk meminta bantuan tenaga ahli demi memperoleh rumah idaman Anda.
Misalnya, dengan menghubungi jasa perencana keuangan Finansialku yang selalu memberikan solusi keuangan apa pun, kapan pun, dimana pun.
#6 Gunakan Bank Tempat Anda Beraktivitas
Anda sebenarnya bisa memilih bank manapun untuk mengajukan KPR, seperti telah diungkapkan pada poin sebelumnya, Anda bisa melakukan perbandingan dan memilih produk KPR terbaik.
Namun Jika Anda sudah memiliki bank langganan tempat Anda biasa beraktivitas, Anda bisa mencari produk KPR yang bagus dari bank tersebut.
Misalnya:
Gunakan bank tempat Anda menerima gaji bulanan (payroll).
Gunakan bank tempat transaksi terbesar Anda.
Gunakan bank utama Anda (contoh: Anda berlangganan pada BCA, Mandiri, dan BNI. Tapi bank paling utama dan besar saldonya adalah BCA, maka Anda lebih baik ajukan KPR di BCA).
#7 Tidak Ada Salahnya, Gunakan Promo
Siapa bilang Anda tidak bisa mengandalkan promo pada KPR? Ternyata, bank juga kerap memberikan promo pada produk KPR-nya lho!
Sebagai contoh, bank umumnya memberikan promo KPR tertentu (misal: promo suku bunga, promo bebas biaya) pada ulang tahun bank.
#8 Ikuti Pameran Properti dan Cari Promo KPR
Anda juga bisa memperoleh promo KPR lainnya dengan aktif mengikuti pameran properti.
Anda akan memperoleh kesepakatan yang lebih baik dan menguntungkan jika Anda teliti dalam hal-hal kecil sekalipun. Pelajari dan persiapkan dengan matang demi kelancaran proses kredit rumah Anda mulai dari pengajuannya hingga pelaksanaannya kelak.
Sumber :
https://www.finansialku.com/tips-mengajukan-kpr/
Sudah tahukah Anda tips dalam mengajukan KPR agar pengajuan segera diterima bank? Jika Anda berniat untuk mengajukan KPR, jangan asal-asalan! Persiapkan pengajuan Anda agar lebih lancar dan segera diterima bank.
Anda yang sudah pernah mencari rumah tentunya paham suka dukanya. Mulai dari mencari rumah yang lokasinya strategis, harganya pas di kantong, hingga proses pembeliannya. Namanya beli rumah, pastinya tidak bisa disamakan dengan beli gorengan. Karena harganya mahal, Anda harus lebih teliti dan sabar dalam pencarian dan pembeliannya.
Membeli rumah juga pasti ada saja kendalanya, entah harganya yang kurang sesuai, hingga berebut rumah dengan peminat lainnya. Nah, jika Anda tidak mau kecolongan terus karena uang belum cukup, tentunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa jadi solusinya.
Adapun beberapa keuntungan utama menggunakan fasilitas kredit rumah (KPR) adalah:
Kebutuhan dana tunai yang besar teratasi karena peminjam hanya perlu menyediakan uang muka saja dan tidak perlu menyiapkan dana dalam jumlah besar. Adanya keringanan besar angsuran karena ekspektasi peningkatan penghasilan terutama karena KPR umumnya berlangsung dalam jangka panjang.
Tetapi banyak yang bilang proses KPR itu ribet dan panjang. Belum lagi jika pengajuan ditolak dan harus mencari alternatif bank lainnya. Benarkah demikian?
Untuk mengubah anggapan bahwa proses KPR itu ribet dan panjang, Finansialku mengajak Anda untuk melihat beberapa tips mengajukan KPR supaya pengajuan Anda segera diterima bank sebagai berikut:
#1 Kenali Dulu Proses Pengajuan KPR
Sesungguhnya prosedur pengajuan KPR tidaklah sulit, tapi mayoritas pengguna seringkali tidak mempelajarinya terlebih dahulu pada saat mengajukan KPR sehingga malah mengakibatkan proses pengajuan lebih lama.
#2 Lakukan Perbandingan Produk KPR
Jangan sampai membeli rumah layaknya membeli kucing dalam karung, alias pasrah saja dengan apapun yang diterima.
Anda memiliki hak untuk membandingkan beberapa produk KPR berbeda dari bank yang berbeda pula sebelum mengambil keputusan untuk mengajukan KPR pada bank terpilih.
#3 Lengkapi Syarat-Syaratnya
Dalam mengajukan KPR, tiap-tiap bank akan memberikan persyaratan dan ketentuan yang perlu dipenuhi sebelum melangkah ke tahap selanjutnya.
Walaupun setiap bank biasanya memiliki persyaratan yang berbeda, namun berikut merupakan persyaratan umum yang biasanya muncul dalam pengajuan KPR:
Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap sebagai pegawai tetap/wiraswasta/professional dengan masa kerja minimal 1 tahun (pegawai) atau 2 tahun (professional/wiraswasta).
Usia tidak lebih dari 50 tahun ketika mengajukan permohonan KPR.
Selain persyaratan umum yang perlu dipenuhi, terdapat beberapa syarat berupa dokumen yang perlu disiapkan sebagai syarat pengajuan KPR, yaitu sebagai berikut:
Dokumen pribadi:
Fotokopi KTP/Paspor/KITAS/KITAP suami dan istri (jika sudah menikah)
Kartu keluarga atau bukti nikah (jika sudah menikah)
Slip gaji bulan terakhir atau Surat Keterangan Gaji
NPWP
Fotokopi Akte Perusahaan dan atau SIUP bagi pengusaha atau surat keterangan kerja bagi karyawan
Fotokopi Rekening Koran 3 bulan terakhir
Fotokopi Surat Izin Praktek
Fotokopi Tagihan Bulanan Kartu Kredit 1 Bulan Terakhir
Fotokopi Kartu kredit
Dokumen rumah:
Fotokopi sertifikat tanah.
Fotokopi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Fotokopi surat tanda jadi dari developer/penjual rumah yang menyatakan setuju menjual rumah tersebut.
Seluruh dokumen tersebut dapat Anda berikan kepada pihak bank untuk kemudian dicek secara administratif sebagai langkah awal sebelum masuk ke tahapan KPR selanjutnya.
Pastikan seluruh syarat dan dokumen yang dibutuhkan telah terpenuhi sebelum Anda melanjutkan ke tahap sebelumnya ya!
#4 Perbaiki Keuangan Anda
Seperti telah disebutkan sebelumnya, mencari rumah yang sesuai itu tidak gampang.
Sekalinya ada rumah yang cocok dan bagus kualitasnya, eh harganya tidak pas di kantong.
Ingat untuk selalu mengestimasikan dahulu kemampuan finansial Anda untuk membayar DP rumah sebelum menawar.Jangan sampai sudah capek menawar malah tidak jadi.
Selain mengestimasikan keuangan, sebaiknya Anda juga memperbaiki keuangan jika memang dirasa belum memenuhi kualifikasi untuk mengajukan KPR. Percuma mengajukan jika sudah tahu akan ditolak bukan?
Untuk memperbaiki keuangan, Anda bisa mengaplikasikan beberapa tips mudah berikut:
Jumlah cicilan dan utang harus lebih kecil dari 30% mutasi dan/atau pergerakan uang di tabungan setidaknya 10 – 12 kali jumlah cicilan bulanan. Misal: cicilan bulanan Rp6 juta, maka setidaknya ada uang Rp60 juta – Rp72 juta di tabungan.
Punya kartu kredit dengan limit yang sesuai. Walaupun tidak wajib, tetapi ada nilai tambah jika Anda memiliki kartu kredit. Khususnya jika punya kartu kredit dengan limit minimal Rp20 juta.
Nilai plus jika Anda memiliki deposito dengan jumlah cukup besar
#5 Persiapkan DP, Sebisa Mungkin Lebih dari 20%
Meskipun DP rumah yang umum dijadikan standar adalah 20% hingga 30%, akan lebih baik jika Anda bisa menyiapkan DP lebih besar dari seharusnya.
Dengan demikian, beban cicilan Anda ke depannya akan lebih ringan.
Namun, beda kasusnya jika Anda bisa menemukan sebuah investasi dengan tingkat pengembalian lebih besar dari suku bunga KPR Anda.
Jika kasusnya seperti itu, manfaatkan uangnya untuk diinvestasikan sembari Anda membayar DP minimal saja.
Keuntungan investasi bisa digunakan untuk melunasi KPR tepat waktu, atau bahkan lebih cepat (jika tidak ada denda pelunasan dipercepat).
Untuk dapat mempersiapkan DP dengan maksimal, lagi-lagi Anda harus mengatur keuangan Anda sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.
Jangan ragu untuk meminta bantuan tenaga ahli demi memperoleh rumah idaman Anda.
Misalnya, dengan menghubungi jasa perencana keuangan Finansialku yang selalu memberikan solusi keuangan apa pun, kapan pun, dimana pun.
#6 Gunakan Bank Tempat Anda Beraktivitas
Anda sebenarnya bisa memilih bank manapun untuk mengajukan KPR, seperti telah diungkapkan pada poin sebelumnya, Anda bisa melakukan perbandingan dan memilih produk KPR terbaik.
Namun Jika Anda sudah memiliki bank langganan tempat Anda biasa beraktivitas, Anda bisa mencari produk KPR yang bagus dari bank tersebut.
Misalnya:
Gunakan bank tempat Anda menerima gaji bulanan (payroll).
Gunakan bank tempat transaksi terbesar Anda.
Gunakan bank utama Anda (contoh: Anda berlangganan pada BCA, Mandiri, dan BNI. Tapi bank paling utama dan besar saldonya adalah BCA, maka Anda lebih baik ajukan KPR di BCA).
#7 Tidak Ada Salahnya, Gunakan Promo
Siapa bilang Anda tidak bisa mengandalkan promo pada KPR? Ternyata, bank juga kerap memberikan promo pada produk KPR-nya lho!
Sebagai contoh, bank umumnya memberikan promo KPR tertentu (misal: promo suku bunga, promo bebas biaya) pada ulang tahun bank.
#8 Ikuti Pameran Properti dan Cari Promo KPR
Anda juga bisa memperoleh promo KPR lainnya dengan aktif mengikuti pameran properti.
Anda akan memperoleh kesepakatan yang lebih baik dan menguntungkan jika Anda teliti dalam hal-hal kecil sekalipun. Pelajari dan persiapkan dengan matang demi kelancaran proses kredit rumah Anda mulai dari pengajuannya hingga pelaksanaannya kelak.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://www.finansialku.com/tips-mengajukan-kpr/
Tuesday, September 18, 2018
5 Cara Millennial Punya Rumah Sendiri
Millennial Sulit Punya Rumah Sendiri? Tidak dengan 5 Cara Ini
Beberapa waktu belakangan, media sosial dihebohkan dengan adanya studi yang memperkirakan bahwa di masa depan, generasi millennial akan kesulitan untuk memiliki tempat tinggal. Terlebih di kota besar seperti Jakarta. Mengapa? Tentu saja karena meningginya harga properti setiap tahunnya, tidak diiringi dengan pertambahan area yang setimpal. Jadi, peluang untuk mendapatkan hunian pun semakin menipis.
Tapi, kamu gak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa cara yang bisa dipersiapkan untuk menghindari kemungkinan buruk seperti di atas terjadi padamu. Apa saja? Yuk, simak baik-baik berikut ini:
1. Buat perencanaan
Usia muda bukanlah penghalang untuk memiliki tempat tinggal impian. Justru, momen lajang seperti ini wajib dimanfaatkan untuk melakukan perencanaan. Mumpung prioritas hidupmu masih jauh lebih sederhana, dibandingkan dengan mereka yang telah berkeluarga. Tahap pertama yang harus dilakukan ialah membuat perencanaan keuangan, untuk tahu sejauh mana tabungan yang diperlukan.
2. Investasi, investasi, dan investasi
Tempat tinggal impianmu tak akan tercapai apabila kamu tidak memiliki modal yang cukup. Selain tabungan, sisihkan pendapatanmu untuk berinvestasi. Ada banyak cara kok yang bisa dicoba, misalnya dengan membeli reksadana. Atau kamu juga bisa membeli barang dengan nilai investasi baik, seperti misalnya emas.
3. Cari lokasi terbaik
Tentu, kita semua mengharapkan bisa tinggal di daerah yang dekat dengan tempat bekerja. Namun, rasanya hal seperti ini sulit dicapai di kota besar, misalnya seperti Jakarta. Selain keterbatasan lahan, umumnya harga tanah maupun hunian di pertengahan kota sangatlah tinggi. Sehingga, semakin mustahil rasanya bisa mewujudkan impian yang satu ini.
Untuk itu, kamu bisa mempertimbangkan kota penyanggah di sekitaran Jakarta, misalnya ialah Cikarang. Terlebih, kini di Cikarang tengah dikembangkan suatu kawasan kota modern berskala internasional, yakni Meikarta. Lokasinya sangat strategis; dikelilingi oleh kawasan industri serta memiliki akses yang sangat mudah menuju Jakarta. Pilihan yang tepat, bukan?
4. Bangunan vertikal bisa dilirik
Kesulitan mendapatkan rumah tinggal dengan harga terjangkau dan lokasi enak? Kalau begitu, sudah saatnya untuk melirik opsi bangunan vertikal seperti apartemen. Saat ini, apartemen dianggap sebagai solusi untuk tempat tinggal yang nyaman, aman, dan tentunya terjangkau harganya. Contohnya ialah seperti apartemen di Meikarta, Cikarang. Sebanyak 225 ribu unit apartemen tengah digarap saat ini, dan dicanangkan akan rampung pada 2018 mendatang. Anggapan bahwa tinggal di apartemen itu gak nyaman bisa dibilang bisa terpatahkan, karena apartemen di Meikarta menawarkan banyak sekali fasilitas. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan seperti rumah sakit, hingga fasilitas hiburan seperti mal ada di sini. Jika semua kebutuhan itu dapat terpenuhi, maka tinggal di apartemen pun bisa jadi solusi.
5. Pilih tenor yang sesuai dengan kesanggupanmu
Yang terakhir, pastikan kamu memilih tenor yang sesuai dengan kesanggupan, ya. Sesuaikan jangka waktu cicilan yang diambil dengan proyeksi besaran pendapatanmu. Jangan sampai, proses mencicil apartemen justru menyiksamu karena tak memiliki uang pegangan sama sekali.
Nah, sudah jadi lebih jelas dong sekarang? Dengan perencanaan yang matang, punya hunian yang nyaman di masa depan itu tak lagi jadi mimpi. Buat anak muda yang fleksibel dan punya mobilitas tinggi sepertimu, bangunan vertikal seperti apartemen bisa jadi pilihan. Setuju gak, nih?
Sumber :
https://www.idntimes.com/life/inspiration/nadindra/millennial-sulit-punya-rumah-sendiri-tidak-dengan-5-cara-ini-1/full
Beberapa waktu belakangan, media sosial dihebohkan dengan adanya studi yang memperkirakan bahwa di masa depan, generasi millennial akan kesulitan untuk memiliki tempat tinggal. Terlebih di kota besar seperti Jakarta. Mengapa? Tentu saja karena meningginya harga properti setiap tahunnya, tidak diiringi dengan pertambahan area yang setimpal. Jadi, peluang untuk mendapatkan hunian pun semakin menipis.
Tapi, kamu gak perlu khawatir. Pasalnya, ada beberapa cara yang bisa dipersiapkan untuk menghindari kemungkinan buruk seperti di atas terjadi padamu. Apa saja? Yuk, simak baik-baik berikut ini:
1. Buat perencanaan
Usia muda bukanlah penghalang untuk memiliki tempat tinggal impian. Justru, momen lajang seperti ini wajib dimanfaatkan untuk melakukan perencanaan. Mumpung prioritas hidupmu masih jauh lebih sederhana, dibandingkan dengan mereka yang telah berkeluarga. Tahap pertama yang harus dilakukan ialah membuat perencanaan keuangan, untuk tahu sejauh mana tabungan yang diperlukan.
2. Investasi, investasi, dan investasi
Tempat tinggal impianmu tak akan tercapai apabila kamu tidak memiliki modal yang cukup. Selain tabungan, sisihkan pendapatanmu untuk berinvestasi. Ada banyak cara kok yang bisa dicoba, misalnya dengan membeli reksadana. Atau kamu juga bisa membeli barang dengan nilai investasi baik, seperti misalnya emas.
3. Cari lokasi terbaik
Tentu, kita semua mengharapkan bisa tinggal di daerah yang dekat dengan tempat bekerja. Namun, rasanya hal seperti ini sulit dicapai di kota besar, misalnya seperti Jakarta. Selain keterbatasan lahan, umumnya harga tanah maupun hunian di pertengahan kota sangatlah tinggi. Sehingga, semakin mustahil rasanya bisa mewujudkan impian yang satu ini.
Untuk itu, kamu bisa mempertimbangkan kota penyanggah di sekitaran Jakarta, misalnya ialah Cikarang. Terlebih, kini di Cikarang tengah dikembangkan suatu kawasan kota modern berskala internasional, yakni Meikarta. Lokasinya sangat strategis; dikelilingi oleh kawasan industri serta memiliki akses yang sangat mudah menuju Jakarta. Pilihan yang tepat, bukan?
4. Bangunan vertikal bisa dilirik
Kesulitan mendapatkan rumah tinggal dengan harga terjangkau dan lokasi enak? Kalau begitu, sudah saatnya untuk melirik opsi bangunan vertikal seperti apartemen. Saat ini, apartemen dianggap sebagai solusi untuk tempat tinggal yang nyaman, aman, dan tentunya terjangkau harganya. Contohnya ialah seperti apartemen di Meikarta, Cikarang. Sebanyak 225 ribu unit apartemen tengah digarap saat ini, dan dicanangkan akan rampung pada 2018 mendatang. Anggapan bahwa tinggal di apartemen itu gak nyaman bisa dibilang bisa terpatahkan, karena apartemen di Meikarta menawarkan banyak sekali fasilitas. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan seperti rumah sakit, hingga fasilitas hiburan seperti mal ada di sini. Jika semua kebutuhan itu dapat terpenuhi, maka tinggal di apartemen pun bisa jadi solusi.
5. Pilih tenor yang sesuai dengan kesanggupanmu
Yang terakhir, pastikan kamu memilih tenor yang sesuai dengan kesanggupan, ya. Sesuaikan jangka waktu cicilan yang diambil dengan proyeksi besaran pendapatanmu. Jangan sampai, proses mencicil apartemen justru menyiksamu karena tak memiliki uang pegangan sama sekali.
Nah, sudah jadi lebih jelas dong sekarang? Dengan perencanaan yang matang, punya hunian yang nyaman di masa depan itu tak lagi jadi mimpi. Buat anak muda yang fleksibel dan punya mobilitas tinggi sepertimu, bangunan vertikal seperti apartemen bisa jadi pilihan. Setuju gak, nih?
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://www.idntimes.com/life/inspiration/nadindra/millennial-sulit-punya-rumah-sendiri-tidak-dengan-5-cara-ini-1/full
Tips Investasi Rumah untuk Kaum Millenial
Menguntungkan, Ini 5 Tips Investasi Rumah untuk Kaum Millenial!
Harga rumah terus naik, lho!
Investasi rumah adalah salah satu pilihan bisnis di bidang properti yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Peluangnya lebih menjanjikan dan aman dibanding emas, saham, atau mata uang asing. Selain dapat menambah penghasilan, investasi juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal.
Kegagalan investasi disebabkan banyak hal, di antaranya faktor keamanan, baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia, hingga ketertiban hukum. Oleh karena itu, kamu sebagai kaum millenial harus tahu cara atau tips berinvestasi rumah dari sekarang untuk menimalisir kegagalannya.
1. Tentukan tujuanmu dalam berinvestasi rumah.
Apapun kegiatan yang akan kamu lakukan, harus diawali niat yang baik. Kamu harus menentukan tujuan untuk bisa terarah menuju hasil yang diinginkan. Hal tersebut juga bisa sebagai pertimbangan di saat mulai mengembangkan investasi.
Sejauh mana tujuan jangka panjang dalam berbisnis maka menentukan properti mana yang tepat untukmu.
2. Observasi lokasi dengan baik.
Lokasi merupakan poin penting yang harus kamu pertimbangan dengan matang. Kamu wajib mengetahui lokasi tersebut strategis atau tidak. Untuk menemukan lokasi strategis jangan asal melihat iklan, tetapi dibutuhkan observasi. Karena merupakan investasi jangka panjang, di mana keuntungannya akan kamu rasakan di kemudian hari.
3. Harga terjangkau dengan kualitas terbaik.
Setelah menemukan lokasi yang pas, kamu bisa melihat harga pasaran properti di kawasan tersebut. Jangan teralu cepat memutuskan membeli rumah tersebut. Sebagai investor sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu, cari harga yang nilainya wajar dengan nilai pasar.
Kamu juga harus memperhatikan tingkat finansialmu, mau membelinya dengan KPR atau tunai. Semua tergantung pilihanmu, KPR bisa menginvestasikan uang secara berangsur tapi ada konsekuensi suku bunga bank. Sedangkan, membayar tunai membutuhkan modal besar di awal transaksi.
4. Perhatikan harga sewa dan biaya perawatan.
Inilah kelebihan investasi rumah dibandingkan tanah. Harga tanah yang selalu naik, maka harga bangunannya pun otomatis ikut naik situasi terkini. Di samping itu, desain dan perawatan yang apik akan semakin menjaga nilai dari investasi tersebut.
Kamu tak pelu mendiamkan rumah layaknya investasi tanah. Kamu bisa mulai mengembalikan modal awal dengan cara mengkontrakkan, sewa kost, atau lainnya. Kamu harus memperhatikan nilai harga sewa di pasaran, dan berapa lama jangka waktu investasi akan balik modal.
5. Cerdik melihat persaingan pasar properti.
Terus update informasi seputar properti akan membuatmu tetap untung dalam berinvestasi. Kamu harus jeli saat melakukan survei apabila rumahmu disewakan. Pastikan bahwa kamu bisa mengidentifikasi tipe penyewa saat mereka mencari properti sesuai dengan yang diminati.
Ditambah permintaan dari pasar yang cukup tinggi, investasi ini memiliki nilai tinggi dengan waktu relatif. Selain itu, pastikan jenis rumah yang kamu tawarkan tidak banyak di pasaran, sehingga kamu lebih unggul dalam menciptakan jumlah permintaan sesuai rumah yang kamu miliki. Dengan mengetahui trik atau tips dalam investasi rumah pada saat ini, tentu kamu para kaum millenial akan merasakan manfaat serta keuntungannya di masa depanmu nanti.
Sumber :
https://www.idntimes.com/business/economy/reza-iqbal/tips-investasi-rumah-kaum-millenial/full
Harga rumah terus naik, lho!
Investasi rumah adalah salah satu pilihan bisnis di bidang properti yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Peluangnya lebih menjanjikan dan aman dibanding emas, saham, atau mata uang asing. Selain dapat menambah penghasilan, investasi juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal.
Kegagalan investasi disebabkan banyak hal, di antaranya faktor keamanan, baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia, hingga ketertiban hukum. Oleh karena itu, kamu sebagai kaum millenial harus tahu cara atau tips berinvestasi rumah dari sekarang untuk menimalisir kegagalannya.
1. Tentukan tujuanmu dalam berinvestasi rumah.
Apapun kegiatan yang akan kamu lakukan, harus diawali niat yang baik. Kamu harus menentukan tujuan untuk bisa terarah menuju hasil yang diinginkan. Hal tersebut juga bisa sebagai pertimbangan di saat mulai mengembangkan investasi.
Sejauh mana tujuan jangka panjang dalam berbisnis maka menentukan properti mana yang tepat untukmu.
2. Observasi lokasi dengan baik.
Lokasi merupakan poin penting yang harus kamu pertimbangan dengan matang. Kamu wajib mengetahui lokasi tersebut strategis atau tidak. Untuk menemukan lokasi strategis jangan asal melihat iklan, tetapi dibutuhkan observasi. Karena merupakan investasi jangka panjang, di mana keuntungannya akan kamu rasakan di kemudian hari.
3. Harga terjangkau dengan kualitas terbaik.
Setelah menemukan lokasi yang pas, kamu bisa melihat harga pasaran properti di kawasan tersebut. Jangan teralu cepat memutuskan membeli rumah tersebut. Sebagai investor sebaiknya lakukan survei terlebih dahulu, cari harga yang nilainya wajar dengan nilai pasar.
Kamu juga harus memperhatikan tingkat finansialmu, mau membelinya dengan KPR atau tunai. Semua tergantung pilihanmu, KPR bisa menginvestasikan uang secara berangsur tapi ada konsekuensi suku bunga bank. Sedangkan, membayar tunai membutuhkan modal besar di awal transaksi.
4. Perhatikan harga sewa dan biaya perawatan.
Inilah kelebihan investasi rumah dibandingkan tanah. Harga tanah yang selalu naik, maka harga bangunannya pun otomatis ikut naik situasi terkini. Di samping itu, desain dan perawatan yang apik akan semakin menjaga nilai dari investasi tersebut.
Kamu tak pelu mendiamkan rumah layaknya investasi tanah. Kamu bisa mulai mengembalikan modal awal dengan cara mengkontrakkan, sewa kost, atau lainnya. Kamu harus memperhatikan nilai harga sewa di pasaran, dan berapa lama jangka waktu investasi akan balik modal.
5. Cerdik melihat persaingan pasar properti.
Terus update informasi seputar properti akan membuatmu tetap untung dalam berinvestasi. Kamu harus jeli saat melakukan survei apabila rumahmu disewakan. Pastikan bahwa kamu bisa mengidentifikasi tipe penyewa saat mereka mencari properti sesuai dengan yang diminati.
Ditambah permintaan dari pasar yang cukup tinggi, investasi ini memiliki nilai tinggi dengan waktu relatif. Selain itu, pastikan jenis rumah yang kamu tawarkan tidak banyak di pasaran, sehingga kamu lebih unggul dalam menciptakan jumlah permintaan sesuai rumah yang kamu miliki. Dengan mengetahui trik atau tips dalam investasi rumah pada saat ini, tentu kamu para kaum millenial akan merasakan manfaat serta keuntungannya di masa depanmu nanti.
Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724
Sumber :
https://www.idntimes.com/business/economy/reza-iqbal/tips-investasi-rumah-kaum-millenial/full
Subscribe to:
Comments (Atom)