Saturday, September 29, 2018

Rich is Right

(ditulis oleh Isnanti Sulistiohadi, berdasarkan Seminar oleh Ippho Right dalam acara Milad ke-4 PT Indo Tata Graha)

Dalam Islam, Kaya itu Mubah = BOLEH.
Kenapa bukan wajib? Karena jika ternyata kita tidak kaya, jadinya berdosa kan?

Terus gimana jika kita BLM KAYA? Maka IKHTIARKAN, UPAYAKAN.

Kenapa kita HARUS KAYA?

Karena dengan kaya, kita bisa membahagiakan orang lain & banyak orang. Banyak contoh orang miskin tapi mereka bisa naik haji. Karena mereka ikhtiarkan, mereka upayakan untuk bisa naik haji. Mereka bisa naik haji sendirian. Tapi apakah mereka bisa menaikkan haji orang lain?

Nah kalau kita kaya, kita bisa menaikkan haji ORANG TUA kita, istri/anak kita, saudara kita. Banyak orang yang bisa kita bahagiakan.

Persentase Muslim di dunia ini sebenarnya LEBIH BESAR dibanding non-Muslim. Tapi kenapa justru yang kaya lebih banyak non-muslim? "Sebaik-baiknya kekayaan adalah pada mereka yang beriman".

Rasulullah SAW adalah teladan, contoh yang paling komplit, paling lengkap untuk kita teladani dalam tata cara kehidupannya. Beliau pernah jadi miskin ketika masih kecil. Beliau pun pernah jadi orang kaya dari perdagangannya.


POWERFUL DREAM
1. Spiritual
'Niat'kan yg benar

2. Massive
Libatkan orang banyak. Mungkin kuenya 1, dibagi banyak orang porsinya dapat lebih sedikit. Tapi lihatlah bahwa kue itu bisa berkembang nantinya.

3. Sensitive
Harus bisa dirasakan 4 panca indera. Ingin punya mobil mewah Mercy misalnya. Coba dilihat secara langsung. Disentuh langsung. Jika bisa test drive lakukan. Rasakan pengalamannya. Atau contoh simple ketika kita makan enak, PASTI kita ingin mengulangi lagi untuk makan makanan tersebut.
Mimpi kita bisa bekerja lebih baik jika pengalaman rasa itu sudah kita rasakan sendiri.

4. Progressive
Impian boleh besar, tapi bertahap. Contoh dengan mobil mercy di atas. Belum sanggup beli? Bertahap saja. Mampunya avanza 2nd. Nanti bisa ganti beli yang baru. Terus naik lagi bisa beli yang Pajero. Terus naik sampai mimpi bisa terwujud.

5. Proaktif
Jika suatu kebaikan belum bisa kita lakukan, JANGAN tinggalkan. Lakukan yang kita bisa, yang kita sanggup, yang kita mampu. Contohnya dengan anak yatim piatu. Sebuah kebaikan kita bisa mengadopsi seorang anak di rumah kita. Tapi kalau belum bisa, nafkahi saja dulu, bisa melalui yayasan/rumah yatim piatu. Awalnya 1 anak, bisa jadi 2, dst.

Lama kelamaan AKAN ADA JALAN menuju kepada kebaikan itu sendiri.


POWERFUL PRAYERS

1. Makanan
Jaga makanan. Hati-hati atas apa yang kau bawa pulang ke rumah untuk istri/anakmu.

2. Abaikan
Abaikan yang ragu-ragu, yang abu-abu.


KUNCI KEKAYAAN

1. Saving
Hemat BUKAN NABUNG. Dalam AlQuran tidak ada anjuran menabung. Yang ada anjuran BERHEMAT! Rasul mencontohkan kesederhanaan dalam berpakaian, dalam makanan. Tidak berlebih-lebihan. Tapi ada kalanya kita tahu mana yang harus dimiliki terbaik. Rasul hanya memilih jenis kuda TERBAIK untuk dikendarai. Rasul mempunyai pedang TERBAIK untuk dipakainya berperang. Contoh bisa dilihat di Museum Topkapi Turki bahwa pedang Rasul sangat indah dengan bertabur permata.

Dalam hal ini kita bisa adopsi ketika memilih gadget. Sebagai sarana berjualan, pilih yang kameranya bagus. Atau pilih kendaraan yang terbaik dalam menemani bekerja.

2. SELLING
Berdaganglah atau berinvestasilah! Rasul mencontohkan diri sebagai pedagang yang sukses. Sahabat Rasul juga ada yang kaya raya dengan property-nya. Sudah wakaf tanah dimana-mana, tapi sampai beliau meninggal pun masih menyisakan banyak sekali warisan property.

Ibaratnya :
Saving = REM
Selling = GAS
Harus sinkron.
Selling terus tapi ga saving = bocor. 
Mau kaya, ya harus mau selling.

3. Shelter
Bagi yang sudah berumah tangga, suami wajibnya memberikan tempat berlindung untuk istri & anaknya. Memberikan perlindungan kepada istri akan mententramkan hatinya. Hati tentram akan bahagia. Istri bahagia, anak juga akan bahagia.



Konsultasi lebih lanjut silahkan WA ke +62 838-1515-9724

No comments:

Post a Comment